
Setelah acara persidangan keluarga selesai, malam ini mereka akan mengadakan makan malam bersama.
Iya Kinan dan Aftar sudah menyiapkan pesta barbequean malam ini di taman belakang rumahnya, malam ini Melly, Kimmy, Kalandra dan Kenzo juga menghias taman belakang rumah itu dengan lampu-lampu kecil agar terlihat lebih cantik.
"Para orang tua kita kemana?" Tanya Melly sambil melihat Kenzo yang sedang sibuk memasang lampu-lampu cantik.
"Mereka sedang makan malam bersama, ya sekalian reunian sayang," jawab Kenzo yang masih sibuk dengan pekerjaannya.
Kimmy dan Kalandra baru saja selesai, sekarang mereka sedang menyiapkan alat-alat bakar-bakaran.
"Kalan, apa kamu yakin mau menikah denganku? Jika aku seusia Kenzo dan Melly, maka artinya aku lebih tua dari kamu," kata Kimmy. Dia agak tidak yakin, apalagi Kimmy lebih tua dari Kalandra.
"Yakin, tidak usah kawatir. Aku terlalu bosan dengan yang lebih muda, jadi aku lebih suka dengan yang lebih tua," jawab Kalandra yang memang dia mencari istri yang lebih tua dari dirinya.
"Dasar, berati kamu ini suka gonta-ganti pacar ya?" Kimmy menatap kesal Kalandra.
"Itu dulu, sekarang tidak lagi, karena aku sudah menentukan pilihan yaitu kamu calon istriku." Kalandra berusaha meyakinkan Kimmy, membuat Kimmy akhirnya tersenyum.
Mungkin Kalandra adalah laki-laki terbaik pilihan kedua orang tuanya, jadi biarpun Kimmy saat ini tidak menyukai Kalandra tapi Kimmy akan berusaha, karena Kimmy percaya dengan apa yang di katakan oleh mamanya kalau cinta itu bisa tumbuh di saat kita sering bersama.
Setelah selesai, Melly dan Kenzo ikut bergabung dengan Kalandra dan Kimmy.
"Kalian serius sekali," kata Kenzo yang gini sudah ikut duduk di tengah-tengah Kimmy dan Kalandra.
"Apa sih gangguin orang pacaran saja," omel Kalandra.
"Pacaran, memangnya kalian sudah jadian?" Ledek Kenzo dengan jail. "Kalau kita jadian jadi ya kita pacaran," sambung Melly dengan jail.
Dalam hati Kenzo, dasar Kak Kenzo menyebalkan sekali. Untung saja aku tidak memrebut Kak Melly dari kamu.
"Sudahlah Ken, kamu mending siapkan api untuk membakar semua ini!" Omel Kimmy, dia berpihak pada Kalandra, yang tidak lain adalah calon suaminya.
"Kimmy, panggil aku Kak Ken!" Tegas Kenzo, membuat Kalandra tertawa kecil.
"Iya sayang, panggil Kak Ken, karena dia lebih tua dari kamu!" Sambung Kalandra, yang tidak sadar memangil Kimmy dengan sebutan kata sayang.
"Cie.. cie.....sayang..." ledek Melly dengan jail.
Setelah selesai dengan perdebatan kecil mereka, akhirnya Kalandra dan Kenzo mulai membuat api, mereka juga sudah membakar-bakar aneka sosis, sate ayam, sate daging yang Kinan sudah siapkan.
*****
Di ruang makan, Kinan, Caca dan Vira asik berbincang mereka sangat bahagia karena akhirnya impian mereka untuk besanan akhirnya terwujud.
"Biarpun Kimmy tidak mendapatkan Kenzo, tapi Kimmy mendapatkan Kalandra, takdir tidak ada yang tahu ya Kin, Ca," kata Vira sambil tersenyum.
"Iya Vir, aku juga dulu mengira kalau Melly sukanya dengan Kalandra. Tapi tidak tahu, tiba-tiba sudah pacaran dengan Kenzo, aku saja terkejut." Jawab Caca, sambil tertawa kecil.
Kini Arga dan Aftar terlihat lucu, biarpun mereka sudah sama-sama tua tapi masih saja koplak, Vino juga menjadi pelengkap untuk mereka berdua.
"Akhirnya, aku besanan juga dengan mantan kekasih istriku," keluh Aftar membuat Vino dan Arga tertawa lepas.
"Karena takdir tidak ada yang tahu," sahut Arga dengan begitu senang.
"Aftar, yang penting calon mantu kamu cantik." Timpal Vino sambil tertawa.
Ya mungkin Aftar masih tidak menyangka, dulu dia begitu menentang tapi kalau anak mereka sudah jodoh, Aftar bisa apa? Hanya bisa menerima keadaan dan kenyataan yang ada saja.
******
Setelah beberapa lama akhirnya berbagai macam sate yang Kalandra dan Kenzo bakar, akhirnya matang juga.
Melly dan Kimmy begitu nikmat, menikmati berbagai macam sate yang ada.
"Kimmy, kamu yakin mau menikah dengan Kalandra? Dia dulu sering di porotin sama gadis muda, kasian dia." Cerita Melly sambil tertawa, Kimmy juga ikut tertawa.
"Apa sesadis itu kakak ipar? Pantesan, dia tidak mau dengan gadis yang lebih muda," jawab Kimmy. Sungguh, ingin rasanya tertawa lepas tapi tidak sampai hati takut Kalandra marah padanya.
"Entahlah, mungkin dia trauma." Celetuk Melly, sambil memakan sate ayam.
Kimmy dan Melly terlihat begitu akrab, bahkan Kimmy juga menyebut Kimmy dengan sebutan kakak ipar.
"Kalian, kerjaan bergosip dan makan saja! Masa kita cuma bakar-bakar doang, bukannya di suapin." Modus Kalandra, yang sebenarnya ingin di suapin oleh Kimmy.
"Aku dengar kalian membicarakan aku dari tadi," sambung Kalandra membuat Kimmy buru-buru mendekati Kalandra.
Kimmy mengambil satu tusuk sate, lalu dia menyuapkan ke mulut Kalandra.
"Makanlah jangan bawel!" Omel Kimmy, tapi suappannya begitu mesra.
Melly juga tidak mau kalah, dia malah sudah duluan main suap-suappan dengan Kenzo.
"Sayang, kamu akan menjadi istriku." Kata Kenzo sambil tersenyum, membuat Melly juga tersenyum malu.
"Aku tahu, kamu makanlah ya banyak!" Jawab Melly, dengan mesra Melly kembali menyuapi Kenzo.
Malam semakin larut, akhirnya acara malam ini selesai.
Takdir tidak ada yang tahu, berharap mudah-mudahan semuanya berakhir bahagia.
BERSAMBUNG 😁
Terimakasih para pembaca setia 😊