Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 966 : Kegelapan Vs Cahaya


Misaki mengambil tinta, kuas dan darah lalu iapun mulai melukis, "Teknik Sihir Lukisan : Clon"


Ya, seseorang muncul dari kertas terakhir dari grimoire Misaki itu dan dia adalah Yamanaka Ashura 'si hantu'


Kamui malah tertawa lepas saat lawannya mulai menunjukan kemampuannya, "Hahahaha...!! Dasar gadis bodoh!! Memangnya apa yang bisa dilakukan pria itu!!" Ucapnya dengan meremehkan akan tetapi 'sang raja iblis cahaya' itu merasakan bahaya didekatnya.


"Apa? Kapan bergerak?" Gumamnya yang terkejut saat melihat Ashura telah berada disampingnya.


Ashura segera mengambil sebuah senapan dari grimoire hitamnya dan menembak kepala lawan tanpa ragu, "DOORR...!!"


Meskipun kejadiannya sangat cepat tapi Kamui dengan pergerakan cahaya dapat menghindar, "Cih, yang tadi nyaris saja..." gumamnya dalam hati.


Ashura berkata dengan datar, "Kurasa kecepatan cahaya benar-benar merepotkan..."


Diudara keduanya saling berhadapan lalu dibawah Misaki memberikan perintah, "Rikie, bawalah yang lainnya menjauh dari tempat ini sementara aku akan tinggal untuk mengulur waktu..."


"Apa kau akan baik-baik saja, senpai?" Rikie agak khawatir.


Misaki tersenyum, "Kau tak perlu khawatir!! Aku kuat dan kau juga tak perlu meremehkan kemampuanku..."


"Baiklah kalau begitu..." ucap Rikie dan iapun berteriak pada yang lainnya, "Semuanya, ayo tinggalkan tempat ini!!!"


"Baik...!!" Jawab semuanya serentak.


Merekapun bergerak pergi akan tetapi Kamui yang ada diudara berteriak, "Kalian tak akan kemanapun!!!!" Teriaknya dengan kecepatan cahaya melesat ke bawah akan tetapi secara mendadak Misaki berdiri menghadang.


Iapun menarik belati dipunggungnya dan menebas, "Cthing!!!" Tebasannya itu ditahan Kamui dengan dua jari.


"Aku tak akan membiarkanmu mendekati mereka lagi..." ucap Misaki dengan sorot mata tajam.


"Benar, lawanmu adalah aku..." ucap Ashura yang perlahan turun.


Kamui menatap keduanya dan merasakan energi yang spesial dari keduanya, "Gadis itu memiliki grimoire sihir yang spesial dan elemen cahaya lalu kemampuan lukisannya merupakan penciptaan..."


"Tetapi yang tak ku mengerti adalah bagaimana bisa kemampuan dengan elemen cahaya menciptakan sebuah clon dengan elemen kegelapan..."


"Dan juga kegelapan yang dimiliki pria itu bukan kegelapan biasa melainkan kegelapan dari Dewa Kematian..." pikir Kamui yang heran.


Ashura dengan sikap tenangnya berkata, "Apa kau sudah selesai melamunnya?"


"Cih!!" Kamui merasa diremehkan, "Ya, aku tak tau bagaimana bisa kau memiliki kemampuan Dewa Kematian akan tetapi kau hanya clon dari gadis itu jadi jangan sombong!!!"


Kamui meningkatkan energi dan kedua kakinya terlapisi kilauan cahaya, "Sllash!!" Dengan pergerakan secepat cahaya Kamui melesat dan menendang kepala Ashura dari arah samping.


Ashura masih berdiri tegak meski diserang dengan kecepatan cahaya, "Bagaimana bisa dia masih berdiri tegak? Apa seranganku meleset atau dia mampu menghindar?" Pikir Kamui yang terkejut.


"Payah..." ejek Ashura.


Kamui yang kesal melesat lagi dan menendang dengan kecepatan cahaya secara bertubi-tubi, "Sllash!! Sllash!!" Tendangan-tendangan super cepat itupun sampai menciptakan dedebuan tebal.


"Seharusnya ia tak dapat menghindar lagi..." pikir Kamui dengan melompat ke belakang akan tetapi ia tetap waspada karena merasakan ada hal yang aneh.


Ya, secara mendadak Ashura muncul dibelakang punggung Kamui dan langsung menodongkan senapan menembak dadanya dari belakang, "DOORR!!!!"


"Ugh!!" Kamui yang tak menyadari pergerakan lawannya tertembak dan iapun langsung menjaga jarak, darah mengalir dari dadanya dan iapun terlihat sangat geram, "Bagaimana bisa kau menghindari seranganku yang secepat cahaya?"


"Aku sama sekali tak menghidari seranganmu dan juga seranganmu sama sekali tak mengenaiku..."


"Apa maksudmu?" Ucap Kamui dengan sorot mata tajam.


"Ya, daripada menjelaskannya lebih baik aku menunjukannya padamu..." ucap Ashura dengan mengarahkan senapan pada kepalanya sendiri lalu tanpa ragu menarik pelatuknya, "DOORR...!!"


"Aku memiliki kemampuan menembus dan dengan cara itulah aku mengatasi serangan secepat cahaya..." jelas Ashura


"Sialan!!!" Gumam Kamui yang kesal pada penjelasan lawannya, ia merasa dipermainkan.


Dilain sisi, Misaki terlihat kesal, "Hey, Ashura!! Berhenti main-main dan cepat habisi dia!! Aku memilih bukan tanpa alasan karena kemampuanmu paling cocok dengannya jadi seriuslah lawan kita adalah 'raja iblis'..."


"Aku mengerti!!" Jawab Ashura dengan datar, "Mulai sekarang aku akan bersungguh-sungguh..." iapun mengambil dua buah pistol dari grimoire hitamnya.


"Bersiaplah, iblis!! Aku akan menghabisimu..." iapun langsung menembak lawannya dengan beberapa tembakan akan tetapi bagi Kamui menghindari serangan itu bukanlah hal yang sulit.


"Kau terlalu meremehkanku, bocah!!!" Teriak Kamui yang benar-benar geram, iapun melesat ke angkasa dan langsung saja menciptakan pedang-pedang dari elemen cahaya.


"HIIAA...!!!" iapun melemparkan pedang-pecang cahaya itu sekaligus sehingga bagaikan hujan saja.


Meskipun begitu Ashura cukup mengatasi serangan yang tanpa celah itu dengan kemampuan menembusnya, "Percuma!!" Ucapnya dengan santai meski dihujani pedang cahaya.


"Cih..." Kamui menghentikan serangannya dan menatap ke bawah dengan ekspresi kesal lalu bergumam dalam hati, "Pria dengan kemampuan menembus itu sungguh merepotkan karena secepat apapun dan sebanyak mungkin aku menyerangnya tetap tak berpengaruh..."


Kamui berfikir, "Dia adalah clon yang meskipun terlihat sangat sempurna tapi pasti ada kekurangannya!! Teknik gadis itu adalah meniru..."


"Benar sekali!! Kalau aku tak bisa mengalahkan clonnya maka aku cukup menghabisi sang pencipta clon itu..." pikir Kamui yang telah mendapatkan ide.


Dibawah Ashura yang melihat lawannya terdiam dan merasakan ada hal yang aneh, "Apa yang dia rencanakan?" Iapun memutuskan mendekat dengan perlahan melayang ke atas.


"HIIAA...!!!!!" Secara mendadak Kamui meledakan energi yang sangat kuat, tanduknya memanjang, tumbuh sepasang sayap, muncul ekor dan sorot matanya berubah menjadi tajam, "Mode : Devil"


Ashura terkejut dan menjadi geram, "Dia menggunakan wujud iblis akan tetapi hal itu percuma saja..." ucapnya yang berusaha mendekati Kamui


Kamui menyeringai, iapun melesat ke arah Ashura dan langsung memukul akan tetapi secepat apapun kecepatannya tetap saja tak mampu memukul Ashura.


"Sudah ku bilang percuma..."


"Khi..." Kamui menyeringai dan setelah menembus lawannya, ia melesat ke bawah secepat cahaya.


"Apa!!!! Dia mengincar Misaki!!!" Ucap Ashura yang seketika panik.


Misakipun menjadi sangat terkejut begitu Kamui melesat ke arahnya.


"Matilah kau, gadis sialan!!!" Teriak Kamui dengan mengepalkan tangan berlapiskan kilauan cahaya.


Misaki tak tau harus berbuat apa karena serangan itu sangat cepat akan tetapi sesosok bayangan hitam mendadak muncul dihadapannya, "Cthing!!!!" Pukulan Kamui yang secepat cahaya itu ditahan dengan pedang.


"Apa!!!!" Semuanya terkejut dengan kemunculannya.


"Khehehehe... 'sang pahlawan hitam' telah muncul!!!" ucapnya dengan tersenyum menyeringai


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 967 : Kegelapan Vs Cahaya II


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****