Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 936 : Perang Diera Lampau


Setelah mendapatkan rumah baru merekapun berpesta pora lalu setelahnya mereka kelelahan dan tertidur pulas disegala tempat diruang tamu.


"Klontang...!!"


"Ugh!!" Arashi membuka satu mata kanannya ketika mendengar sebuah suara digelapnya malam, "Duh, suara apa itu? Kucing, 'kah?" Ucapnya dengan melihat kanan kiri tapi semuanya tertutup kegelapan bayangan.


"Hmm... Misaki ada disana, Yuuka ada, Yuzuru juga ada, Isla juga ada disana lalu Hikari dan Hima juga ada..." ucap Arashi dengan menghitung teman-temannya.


"Ryuzaki tak ada yang artinya penyebab suara tadi mungkin dia..." Arashi yang duduk kemudian berdiri lalu berjalan menuju tangga, "Kurasa ini waktunya memeriksa keadaan Yuuki..."


Kondisi rumah besar itu saat ini gelap gulita karena lampu dimatikan dan hal itupun membuat Arashi dan Masamune bertabrakan, "Brruuk...!!!" Keduanya terjatuh.


"Duh, Ryuzaki!! Kalau jalan lihat-lihat dong!!"


"Maaf dan maklum keadaan gelap gulita dan akupun tak dapat melihat apa-apa..."


Arashi kemudian berdiri secara perlahan setelah jatuh, "Ngomong-ngomong kau sendiri darimana sih?"


"Aku kebelet jadi aku pipis..."


"Cih..." Arashi agak jijik ketika mendengar jawaban itu.


"Kau sendiri memang mau kemana, Arashi?"


"Aku hanya mau memeriksa keadaan Yuuki..." jelas Arashi.


"Kalau begitu aku ikut..."


"Tidak perlu, kau kembali tidur saja sana...!!"


"Tidak, aku juga khawatir pada kondisi Yuuki..." ucap Masamune yang berjalan dibelakang Arashi.


Arashi melirik kebelakang dan berkata acuh, "Terserah kau saja deh..."


Keduanya lalu berjalan ditangga menuju lantai dua tempat Yuuki yang sakit berada akan tetapi keduanya terkejut ketika melihat pintu kamar tempat Yuuki dirawat terbuka, "Dia tak ada!!" Ucap keduanya yang kembali terkejut.


"Kemana!! Kita harus segera mencarinya!!" Teriak Arashi yang langsung saja panik.


Masamune mengepalkan tangan dan langsung saja memukul wajah Arashi, "Jbbuuak...!!" Arashi jatuh tersungkur.


"Tenanglah, Arashi!! Saat ini Yuuki sedang sakit jadi dia tak mungkin pergi jauh..."


"Oh, benar juga ya?" Arashi kemudian berdiri tegak lagi dan jadi tenang kembali, "Tapi kenapa kau mendadak memukulku?"


"Yah, biar terlihat keren saja..."


"Menyebalkan!!" Gumam Arashi yang jadi agak jengkel.


Mendadak keduanya merasakan tekanan energi kuat yang berasal dari atap, "...!!"


"Arashi...!!!"


"Ya, aku tau!! Dia ada diatas kita...!!" Ucap Arashi.


Keduanya dengan cepat segera bergegas menuju atap rumah untuk memastikan energi milik siapa itu.


Diatas atap keduanya melihat Yuuki dalam wujud dewasa yang memiliki tanduk mencuat diatas kepala, dada besar, rambut hitam panjang lalu sebuah ekor panjang.


Meski sudah sering melihat wujud itu tapi Masamune tetap saja terpesona, "Sedang apa kau malam-malam diatas atap, Yuuki?"


"Dasar bodoh!!!" Teriak Arashi dengan memukul kepala rekannya itu sekuat tenaga, "Tyeng!!" Kepala Masamune sampai benjol.


"Kenapa kau memukulku??"


"Buka matamu lebar-lebar, Jones!! Dia bukan Yuuki dia orang lain!!" Bentak Arashi.


Yuuki dewasa yang semula menatap ke arah bulan memalingkan muka dan tersenyum ke arah keduanya, "Malam ini terasa hening, ya?"


Arashi menatap tajam, "Siapa kau?"


Yuuki dewasa tersenyum, "Matamu jeli sekali, Arashi!! Meski tubuh ini milik Yuuki tapi saat ini aku telah mengambilnya..."


"Jangan bertele-tele!! Katakan siapa dirimu!!" Arashi mengulangi pertanyaannya.


"Hmm... tak sabaran sama sekali!! Yap, baiklah akan ku katakan padamu siapa diriku..."


Arashi menatap tajam sementara itu Masamune terlihat tak mengerti.


"Aku adalah inkranasi dari Yuuki dikehidupan sebelumnya, aku hidup diera lampau sekitar 2.000 tahun yang lalu dan namaku adalah Utsugi Reina..."


Masamune terdiam dan menjadi sedikit mengerti lalu dilain sisi Arashi menjadi serius, "Mungkin ini ketiga kali kita bertemu jadi apa urusan hantu dari 2.000 tahun diera ini?"


"Benar juga, ini ketiga kalinya kita bertemu tapi pertemuan kita yang kali ini bukan atas keinginanku sendiri..."


"Hey, katakan lebih jelas!! Aku jadi semakin tak mengerti..." ucap Masamune yang menjadi bingung.


Yuuki dewasa atau Utsugi Reina mulai menjelaskan, "Dulu aku bisa menemuimu karena kotak putih ingatan merespon keadaan Yuuki dan keinginanku sendiri akan tetapi sekarang ini aku dapat menemuimu lagi karena ada alasan yang berbeda..."


"Ya, aku secara spontan saja bisa bangkit karena sesuatu yang berhubungan dengan hal dimasa lalu telah kembali..."


Masamune semakin tak mengerti akan tetapi Arashi sedikit paham dan iapun mengajukan sebuah pertanyaan, "Jadi apanya yang telah kembali dari 2.000 yang lalu?"


"Yang telah kembali adalah iblis terkuat yang pernah ada dan dialah iblis yang memiliki julukan 'si akhir'..."


Arashi menatap tajam dan terlihat serius sementara itu Masamune yang plonga-plongo akhirnya mengajukan sebuah pertanyaan, "Hey, sebenarnya apa yang kalian bicarakan itu?"


"Ryuzaki, mungkin semuanya ini adalah takdir bisa berbicara secara tatap muka denganmu..."


"Takdir?? Takdir apa yang kau bicarakan?" Masamune semakin tak mengerti.


"Kau adalah memiliki pecahan kekuatan Dewa Kematian yang berupa Pedang Suci dan senjata itu berhubungan dengan 'si akhir' dimasa lalu..."


"Gleg..." Masamune menelan ludah dan merasa merinding meski tak mengerti, iapun bergumam dalam hati, "Pedang yang ku dapatkan memiliki hubungan dengan iblis terkuat? Ya, aku tak mengerti akan tetapi aku ingin tahu hubungan seperti apa itu?"


Arashi yang serius bertanya, "Cih, lagi-lagi 'si akhir'!!! Memangnya sekuat apakah dia sampai-sampai banyak orang dimasa lalu khawatir atas kemunculannya?"


"Dia sangatlah kuat karena mampu mengguncang dunia seorang diri..."


"2.000 tahun yang lalu adalah awal terbentuknya Kekaisaran Dewa yang dimana pemerintahan itu dibentuk oleh Pendiri Enam Jalan, Dewa Kematian, Naga Emas, Penguasa Hutan dan Pemilik Ilmu..."


"Lalu aku sendiri dan 'si akhir' itupun sendiri juga merupakan bagian dari Kekaisaran Dewa..."


Masamune terdiam akan tetapi Arashi berkata,"Berarti Kekaisaran Dewa saat itu sangatlah kuat karena dibelakangnya ada sosok-sosok kuat..."


"Ya, meskipun begitu tetap saja Kekaisaran Dewa memiliki masalah..."


"Orang bodoh mana yang mau menantang Kekaisaran Dewa saat itu? Maksudku Kekaisaran Dewa sangatlah kuat jadi melawannya sama saja bunuh diri..." ucap Masamune yang mampu membayangkan betapa hebatnya petarung yang disebutkan oleh Utsugi Reina.


Yuuki masa lalu atau Utsugi Reina tertunduk dan terlihat murung, iapun berkata, "Ya, benar!! Kekaisaran Dewa sangatlah kuat akan tetapi akan tetapi ada orang bodoh yang berani menentangnya dan dia adalah pengguna Pedang Suci yang kau gunakan saat ini..."


"Dia dengan tindakan bodohnya mengumpulkan 10.000 pengguna Pedang Suci untuk melawan Aera dan disaat itulah 'si akhir' terpaksa harus melawan 10.000 petarung..."


"Perang itu adalah perang terbesar 2.000 tahun yang lalu dan menjadikan 'si akhir' sebagai petarung terkuat yang membuat dunia takut padanya..."


"Ialah kekhawatiran terbesar saat ini karena tak terhentikan...!!!!!!"


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 937 : Kami Akan Mengalahkannya!!