Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 954 : Kami Iblis


"Aku akan membunuhmu, dewa sialan!!!" Venom tak peduli pada kedua gadis yang sedang merawat Mizorogi.


Iapun mengepalkan tangan dan dengan kemampuannya memanipulasi otot kepalan tangannya perlahan mengembang berubah membesar yang ukurannya sebesar truk.


"Akan ku hancurkan kau!!!!" Ucapnya yang tanpa ragu memukul meski dihadapannya ada dua gadis tak mengerti apapun.


"Yuzuru, kau harus lari!!!" Teriak Hinowa akan tetapi Yuzuru tetap terdiam karena bagaimanapun ia terlalu takut.


Arashi melesat dengan cepat, ia mengepalkan tangan dan tanpa ragu memukul wajah 'si iblis' itu, "Jbbllast...!!" Venom terlempar beberapa langkah karena tak menyadari datangnya serangan.


"Kalian tak apa?"


"Emm..." jawab Yuzuru dan Hinowa dengan mengangguk.


Arashi lalu menatap tajam ke arah 'si iblis'


Dilain sisi Venom juga nampak kesal karena terganggu, "Sialan, mengapa kau menggangguku!!"


"Aku tak tau apa yang kau inginkan tapi mengapa kau menyerang orang yang berharga untukku..." ucap Arashi dengan tatapan tajam.


Venom melirik ke arah punggung Arashi dan baru menyadari bahwa ada dua gadis kecil disana, "Khehehe... maaf kalau begitu!! Aku tak menyadari keberadaan dua gadis kecil itu..."


"Ya, aku tak berniat menyerang mereka yang ku inginkan hanyalah menghabisi nyawa dewa yang terbaring disana itu..." jelas Venom dengan entengnya.


Arashi melirik kebelakang dan menyadari keberadaan Mizorogi, "Aku mengenalnya!! Dia pernah bertarung denganku tapi apa yang terjadi saat ini?" Pikirnya dalam hati.


Venom tersenyum menyeringai, "Aku dapat merasakannya kau memiliki kekuatan ras naga!! Yang ku inginkan hanyalah dewa itu dan ku yakin para naga juga membenci para dewa jadi jika aku membunuhnya maka tak masalah, 'kan?"


Arashi tersenyum menyeringai juga, "Sayang sekali!! Ras naga sangat hobi bertarung dan mengalahkanmu akan mendapatkan kesenangan tersendiri bagiku jadi bagaimana kalau nanti bila aku dapat mengalahkanmu maka biarkan dewa itu hidup!!"


"Hahahahaha...!!!" Venom malah tertawa lepas, "Ya, menarik sekali!!! Bila kau dapat mengalahkanku maka semua nyawa yang ada ditempat ini akan selamat tapi jika kau kalah maka aku akan membunuh semua orang ditempat ini...!!!!!"


Arashi meningkatkan energi dan mengembangkan sepasang sayap api, ia dengan sorot mata tajam berkata, "Kau benar-benar iblis..."


"Ya, aku memang iblis..." ucap Venom yang merasa tertantang.


Arashi memulai gerakan lebih dulu, ia melompat dan langsung memukul wajah Venom, "Jbbuuak...!!!" Iblis bertubuh besar itu sedikit condong kebelakang akan tetapi ia tak bergerak dari tempatnya berdiri.


"Lumayan!!" Venom mengangkat tangan kanannya dan memukul dari atas, "Jbbuuak!!" Arashi jatuh ke tanah dengan keras.


"Senpai, aku akan membantumu!!!" Teriak Rikie dari kejauhan.


Arashi segera berdiri tegak dan berteriak, "Tunggu disana, Rikie!!!"


Rikie berhenti, "Kenapa?"


"Iblis yang mencapai tingkatan 'raja iblis' sangatlah kuat dan mereka setara dengan 3 Penjaga!! Aku mungkin mampu mengalahkan salah satu mereka tapi jika melawan 3 raja iblis sekaligus bisa dipastikan aku akan kalah..."


"Diamlah disana saja dan pikirkan cara untuk lari nanti..." ucap Arashi dengan serius.


Rikie merasa tak berguna akan tetapi ia mengerti apa yang dikatakan Arashi, iapun segera pergi mendekat pada Hinowa dan Yuzuru, "Ayo pergi dari sini!!"


"Emm..." keduanya juga mengerti dan mereka juga membawa Mizorogi menjauh.


*


Arashi menatap tajam lawannya akan tetapi Venom malah tertawa lepas, "Hahahaha...!! Sudah ku duga kau kuat!! Biasanya lawanku akan mati dalam sekali pukul!!"


Darah mengalir dari kepala, "Berisik!! Mari mulai saja iblis!!" Ucap Arashi dengan sorot mata tajam.


"Aku tak mengenalmu bocah tapi ku akui kau berani juga..." Venom mengepalkan tangannya dan kepalan tangannya perlahan membesar karena kemampuannya memanipulasi otot.


Arashi mempertajamkan insting dan bersiap.


"Terlalu banyak celah..." ucap Arashi yang menyerang langsung kebagian kepala akan tetapi Venom menyerangnya lebih dulu dengan siku, "Jbbuuak!!!"


Arashi sekali lagi terlempar akan tetapi ia dengan cepat berdiri, "Sial, seranganku terbaca..."


Venom melompat ke atas, iapun menyatukan dua kepalan tangannya yang besar itu lalu menghantam ke bawah sekuat tenaga, "Khehehehe...!!!"


"DYYEESS!!!!" Hantamannya itu membuat tanah terangkat ke atas dan berdampak luar biasa akan tetapi Arashi yang memiliki insting tajam mampu menghindar dengan melompat kebelakang.


"Kekuatannya sungguh luar biasa..." ucap Arashi saat melihat dedebuan tebal yang ada dihadapannya.


Disaat Arashi lengah sejenak, Venom melancarkan pukulan secara langsung menembus dedebuan tebal itu, "Jbbuuak...!!!!" Arashi terlempar jauh karena tak sempat bertahan ataupun menghindar.


"Hahahaha...!!! Bodoh!!" Ucap Venon yang tak berhenti begitu saja, iapun langsung mengejar Arashi.


"Uhuk!!" Serangan telak lawannya berdampak pada Arashi karena sampai membuatnya muntah darah.


"Aku terlalu meremehkannya..." ucap Arashi yang langsung meningkatkan energi dan iapun menarik nafas panjang, "Auman Naga Api...!!!!"


"WUUSS...!!!" Kobaran api yang luar biasa melesat akan tetapi Venom mengepalkan tangan dan dengan mudah menghalau kobaran api itu dengan pukulan.


"Apa!! Tidak mungkin!!" Arashi sampai dibuat terkejut.


"Seranganmu tak berguna untukku...!!!" Teriak Venom yang berlari ke arah Arashi dan langsung saja memukul.


Arashi tak punya waktu untuk menghindar jadi ia memfokuskan energi pada kepalan tangan dan juga memukul, "Jbbllast...!!!"


Keduanya beradu pukulan, "Sialan!!!" Arashi melemparkan energi yang terkumpul dikepalan tangannya sekaligus.


"Hahahaha...!!" Tetapi Venom juga melakukan hal yang sama, ia juga melemparkan energi yang terkumpul dikepalan tangannya sekaligus.


Dua energi yang dilemparkan berbenturan dari jarak dekat, "Tidak mungkin!!! Dia bisa menggunakan teknik yang sama denganku??" Pikir Arashi yang terkejut.


Tekanan energi milik Venom jauh lebih besar dan menjadikannya lebih kuat sehingga Arashi terpental kebelakang, "Ugh!!" Dengan tatapan penuh kekesalan Arashi segera bangkit.


Venom berjalan ke arah Arashi dengan senyuman lebar, "Aku tak kau memiliki insting tajam melebihi diriku akan tetapi dalam hal kefokusan energi aku jauh lebih unggul..."


Arashi yang geram berkata, "Jadi kau juga mengasah insting dan kefokusan energi, ya?"


"Hahahaha...!! Benar sekali!! Untuk menjadi yang terkuat aku harus mengasah segala potensi yang ku miliki...!!!" Ucap Venom dengan tertawa lepas.


Arashi merasa tersudutkan dan iapun bergumam dalam hati, "Sialan, dia memiliki insting yang tajam dan kefokusan energi yang luar biasa!! Mengalahkannya tak akan mudah..."


Keduanya saling menatap tajam lalu secara tak terduga sebuah kilauan cahaya melesat dan jatuh tepat didekat Venom.


Ya, dia adalah Kamui 'sang raja iblis cahaya'


"Hey, Venom!! Berhentilah main-main dan jalankan tugasmu..." ucap Kamui.


"Hahahahaha...!! Aku tak tertarik pada tugas itu karena sekarang aku menemukan lawan yang menarik!!" Jawab Venom.


"Dasar kau ini!!" Ucap Kamui 'raja iblis cahaya' yang agak kesal.


Karma 'sang raja iblis petir' melayang diudara dengan kilatan-kilatan petir dikakinya, "Kalau kau tak mau menjalankan tugas itu maka biarkan aku yang melakuannya..."


"Terserah kau saja..." ucap Venom yang tak peduli.


Arashi terlihat geram dan bergumam dalam hati, "Gawat sekali!! Mereka belum jauh dari tempat ini jadi sebisa mungkin aku harus menahan ketiga 'raja iblis' ini"


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 955 : Melawan Tiga Raja Iblis