
Hari yang cerah dengan terik matahari menyinari Kota Kronoz.
Anginpun berhembus pelan menerpa pepohonan dan bunga-bunga yang ada ditepi jalan.
Ya, meskipun begitu suasana hati Arashi sedang tak baik. Kelopak matanya menghitam bagaikan mata pada karena ia kurang tidur semalaman.
Saat inipun ia sedang berjalan dengan agak kelelahan sebab dipunggungnya ia membawa sebuah kotak besar yang didalamnya ada empat anak kecil.
Keempatnya tak bisa lari dari dalam kotak tersebut karena diikat dengan tali erat-erat.
"Keluarkan kami dari sini, papa...!!!" Teriak Yuuki.
"Benar sekali, papa...!!" Teriak Yuzuru.
"Kak Arashi, disini mulai sesat..." ucap Isla.
"Ikatan ini membuat tubuh kami sakit..." teriak Yuuka juga.
Keempatnya berteriak dengan lantang sehingga menarik semua perhatian orang-orang yang mendengarnya.
Meskipun begitu Arashi tetap mengabaikan orang-orang yang menatapnya, iapun tetap berjalan meski dipunggunya keempat anak itu terus berteriak-teriak, "Aku pasti dikira penculik..." gumamnya dalam hati.
Keempatnya berteriak secara serentak, "Pokoknya kami tak ingin bergabung dengan Red Eagle!! Kami akan selalu bersamamu...!!!!!"
"Berisik!!!!" Bentak Arashi yang kesal dan iapun terus saja berjalan.
Mereka didalam kotak besar itu meronta-ronta ingin keluar akan tetapi Arashi tetap saja berjalan meski agak terasa berat.
Ya, pada akhirnya Arashi sampai diruangan Master Izumi dan iapun langsung saja menjatuhkan kotak besar itu.
"Apa itu?" Tanya Master Izumi dengan sorot mata tajam.
"Aku tak mau kerepotan lagi!!! Didalam kotak ini ada empat anak asuhku dan aku ingin mereka bergabung dengan Red Eagle..." jelas Arashi.
Master Izumi terlihat cuek dengan kata-kata Arashi itu, "Lupakan saja!!"
"Apa maksudmu, Master?"
"Apa kau pikir Red Eagle adalah taman bermain? Ya, aku tak akan pernah membiarkan anak-anak kecil bergabung dengan Red Eagle!! Mereka masalahmu jadi urusi saja sendiri..." ucap Master Izumi yang seolah tak peduli.
Arashi terlihat kesal dengan sikap lawan bicaranya itu, "Apapun yang terjadi kau harus menerima mereka di Red Eagle!!!"
"Katakan padaku satu saja alasan mengapa aku harus menerima anak-anakmu..." ucap Master Izumi.
"Hmm..." Arashi berfikir sejenak, "Ya, alasannya simpel saja karena anak-anak ini selalu saja mengganggu ketenangan hidupku dan juga mereka adalah anak-anak spesial dengan kemampuan yang luar biasa..."
"Kau pasti tertarik mendengarnya Master..."
"Memangnya kemampuan apa yang mereka miliki..." ucap Master Izumi yang mulai sedikit tertarik.
Arashi mampu membaca ekspresi lawan bicaranya dan menyimpulkan bahwa Master Izumi mulai tertarik pada keempatnya, "Yuuki si anak iblis dia bisa berubah menjadi dewasa dan juga memiliki elemen langka yaitu elemen kegelapan..."
"Yuuka si anak siluman rubah putih dengan elemen langkanya yaitu elemen cahaya lalu yang paling spesial darinya adalah mampu menggabungkan tubuh dari beberapa orang..."
"Isla si anak setengah siluman kelinci hitam yang memiliki sihir unik berupa memanipulasi ingatan..."
"Dan terakhir adalah Yuzuru yang memiliki energi stabil dan energinya tak akan pernah habis meski dibagikan pada semua orang, iapun tercipta secara tak sengaja dari sumber energi tak terbatas yaitu 'cahaya surga'..."
"Bagaimana Master, apa kau mau merekrut mereka sebagai anggota Red Eagle sekarang?" Tanya Arashi dengan tersenyum lebar dan bersemangat.
"Hmm..." Master Izumi berfikir sejenak lalu berkata, "Baiklah, setelah mempertimbangkan potensi mereka yang luar biasa maka ku biarkan anak-anak ini bergabung dengan Red Eagle...!!!"
"Siipp...!!!! Terima kasih...!!!" Teriak Arashi dengan semangat.
"Jangan berterima kasih padaku!! Ya, aku punya pemikiran lain..."
"Apa maksudmu, Master?"
"Cih..." Arashi terlihat kesal seakan diremehkan, "Ya, sudahlah!!! Aku tak peduli pada alasanmu tapi yang jelas sekarang ini keempat anak ini ada dalam tanggung jawabmu..." ucapnya yang kemudian pergi.
Dari dalam kotak tersebut keempatnya berteriak secara serentak, "Keluarkan kami dari dalam sini, papa...!!!!!!"
Ya, secara perlahan kotak tersebut terbuka dan terlihat sorot mata tajam dari Master Izumi, "Selamat datang di Red Eagle dan mulai dari sekarang kalian dibawah bimbinganku langsung...!!!!"
"Eeehh...!!!" Keempatnya terkejut dan tak mengerti akan apa yang dikatakannya akan tetapi mereka punya firasat buruk.
*****
Disuatu tempat yang sangat gelap tepatnya disebuah dasar jurang mereka yang sangat tak diharapkan dunia telah berkumpul.
Ya, mereka adalah para raja iblis.
Leonidas atau dikenal dengan julukan 'raja iblis gempa' karena mampu memporak-porandakan segala apa yang ada dihadapannya.
Guts si iblis bertubuh kekar besar setinggi 10 meter, ia memiliki julukan 'si raja iblis bumi' karena kemampuannya dapat menyatu dengan tanah.
Rafathar atau dikenal dengan 'raja iblis pelahap' yang akan terus menjadi kuat jika memakan iblis lainnya dan entah berapa iblis yang telah ia makan akan tetapi ia memiliki 10.000 kemampuan.
Blast, iblis dengan kemampuan mutlak memanipulasi api bahkan ia memiliki kemampuan logia dan julukannya adalah 'si raja iblis api'
Excel atau 'si raja iblis es' yang tentu saja memiliki kemampuan pembekuan dan mampu mengatur suhu suatu daerah.
Silka, iblis wanita dengan delapan sayap dan ia memiliki kemampuan menembakan laser.
Eden 'sang raja iblis duri' yang mampu memunculkan duri-duri tajam diseluruh tubuh.
Lindouw, iblis yang memiliki kekuatan Dewa Kematian.
Karma 'sang raja iblis petir'
Va'al, iblis yang juga merupakan si pewaris dari Penguasa Hutan.
Venom, sesosok iblis besar, kekar dan berkulit hitam yang mampu memanipulasi otot dan tulang.
Tesla si iblis dengan kemampuan memanipulasi gravitasi.
Juzo, iblis pengguna pedang dengan julukan 'raja iblis lautan'
Mogura, si iblis buas dan brutal yang mampu memunculkan lengan-lengan.
Belial si iblis tiga mata yang memiliki kemampuan telekinesis.
Dante 'sang raja iblis senjata'
Kamui 'sang raja iblis cahaya'
Ya, 17 raja iblis itupun berdiri berjajar menjadi dua bagian saling berhadapan.
"Tap... tap... tap..." lalu terdengarlah suara langkah kaki perlahan menuju ke arah mereka.
Ia berjalan tepat dihadapan 17 raja iblis itu, "Wah, jarang sekali aku bisa melihat 17 raja iblis berkumpul disatu tempat..." ucapnya dengan nada santai.
"Aku tau apa yang kalian inginkan..." iblis itu adalah sang legenda yang mampu mengalahkan 10.000 petarung dan dia tak lain adalah 'si akhir'
"Ya, mari taklukan dunia bersama-sama..." ucap iblis agung itu dengan tersenyum menyeringai.
17 RAJA IBLIS DAN IBLIS LEGENDA TELAH BERKUMPUL DAN MEREKA SIAP MENAKLUKAN DUNIA.
YA, AKAN JADI SEPERTI APAKAH PERTARUNGAN MEREKA NANTINYA?
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 941 : Dua Wanita Buas