
Senju Rain putus asa karena tak mampu menggapai Va'al yang berada diatas awan.
Tetapi ditengah-tengah keputusasaannya itu sebuah keajaiban yang luar biasa hebat terjadi yaitu seperlima bagian pulau langit yang sebelumnya dipotong 'si akhir' jatuh menimpa Va'al, Lindouw dan Rafathar yang berada diangkasa.
Ya, potongan pulau langit itu tak hanya mengenai dan menjatuhkan ketiganya akan tetapi begitu jatuh ke tanah dampak kerusakan yang luar biasa terjadi.
Semua hancur luluh lantah dan semua petarung baik dari pihak iblis maupun Red Eagle terhempas entah kemana.
Ashura yang berhasil selamat dan tak terkena dampak sedikitpun karena kemampuan menembus miliknya muncul dari dalam tanah tepat didekat Senju Rain.
"Sekarang saatnya!! Kau punya kesempatan untuk mendekati 'sang raja iblis hutan'...!!" Teriak Ashura.
Senju Rain masih tak percaya akan apa yang terjadi, ia masih terdiam ditempat.
Misaki yang berada didekatnya dan tengah terluka karena jatuhnya seperlima pulau langit berkata, "Rain!! Keajaiban sudah datang jadi jangan menyerah dan bangkitlah!!!"
Senju Rain yang mendengarnya agak kesal, "Cih!! Ya, aku tau!!" Iapun segera berlari ke arah musuh bersama dengan Ashura.
Yami yang juga terluka berkata pada Misaki, "Apakah kau pikir kita akan mampu memenangkan perang ini?"
"Selama kita tidak menyerah maka keajaiban akan terus muncul sampai kita memenangkan perang ini!!" Jawab Misaki tanpa ragu.
"Sialan..." ucap Yami, "Padahal sebelumnya aku berfikir untuk menyerah akan tetapi sekarang tak lagi..."
Yami dan Misaki menarik nafas panjang lalu berteriak dengan lantang memberikan semangat pada kedua rekan mereka, "Majulah!!!!!"
Senju Rain yang telah mendapatkan kembali semangatnya menyeringai, "Dasar!! Sekarang aku merasa dapat melakukan apapun!!"
"Ya, jangan buat aku kecewa..." ucap Ashura dengan perlahan menarik dua buah senapan dari grimoire hitam kematian miliknya.
Ketiga raja iblis kelas tertinggi yang ukuran tubuhnya raksasa masih tertimpa potongan pulau langit dan mereka kesulitan bergerak.
Ular-ular naga Rafathar membuka mulutnya lalu menembakan laser-laser ke arah ketiganya yang sedang berlari mendekat.
Senju Rain menyatukan dua telapak tangannya ke depan dada lalu meningkatkan energi sehingga muncul kuncup bunga dipunggungnya, bunga itupun mekar dan lima clon Senju Rain melompat keluar dari dalam bunga.
Dua clon Senju Rain berhenti dan meletakan dua telapak tangannya pada permukaan tanah, "Elemen Bumi : Dinding Batu"
"DYYEESS...!!" Dari dalam tanah muncul 10 lapis dinding yang terbuat dari batu untuk menahan serangan laser-laser dari Rafathar.
Dinding-dinding batu tersebut hancur dalam sekali serang akan tetapi Senju Rain dan Ashura tetap berlari ke arah musuh tanpa hambatan.
"Cerdik sekali!!" Pikir Ashura yang melihat cara Senju Rain mengatasi serangan.
Ular-ular naga yang gagal dengan tembakan-tembakan laser memanjang dan berniat menerkam Senju Rain akan tetapi Ashura maju untuk membukakan jalan, "Biar aku saja!!" Teriaknya dengan memegang dua senapan.
"DOORR...!! DOORR...!!" Iapun menembaki setiap kepala ular-ular naga yang mendekat, "Mereka tiada habisnya karena dapat beregenerasi akan tetapi aku tak menyerah..." pikir Ashura dengan terus menembaki.
Si pemilik kekuatan hantu itupun mulai kuwalahan dengan jumlah ular-ular naga yang datang, "Sial..."
Tiga clon Senju Rain berlari maju dan ikut membantunya menyingkirkan setiap kepala ular-ular naga yang melesat.
Ashura dan tiga clon Senju Rain bertugas membukakan jalan sementara Senju Rain yang asli berlari dibelakang dengan pemikiran harus menyimpan energinya untuk nanti melawan Va'al.
Lindouw yang masih dalam wujud raksasa sebagian tubuh bagian bawahnya tertimpa pulau langit dan ia mencoba membebaskan diri meskipun begitu ia tak bisa lepas, "Sial, sebagian pulau langit mendadak jatuh jadi sebenarnya apa yang terjadi diatas sana? Apa yang telah dilakukan oleh Kosuke Arashi 'si pengacau'?"
"Ya, itu tak penting lagi!! Kami harus mengurus masalah yang ada disini..." ucap 'sang raja iblis kematian' yang melihat Ashura dan Senju Rain terus bergerak ke arah Va'al.
Iapun mengangkat tangan kanannya ke atas lalu mengumpulkan energi kegelapan pekat, kegelapan pekat memadat lalu membentuk sebuah tombak yang sama seperti yang mengenai Yami dan Fusion anak-anak Arashi.
"HIIAA...!!" Lindouw sekuat tenaga melemparkan tombak tersebut ke arah Senju Rain.
Ashura yang melihat serangan mengarah pada rekannya bergerak, "Jika Senju Rain terkena serangan itu maka ia akan kehilangan kekuatannya dan kami akan kalah perang..."
"Aku tak boleh membiarkan hal itu terjadi..." pemilik kekuatan hantu itupun berdiri tepat pada laju tombak dan ia membuka grimoire kematian miliknya
Ashura mengarahkan grimoire kematian ke depan dan secara perlahan menelan tombak milik Lindouw
"Apa!!!" Lindouw terkejut.
Ashura tersenyum menyeringai, "Wah, wah, wah, sekarang aku punya senjata baru..." ucapnya dengan menarik sebuah tombak dari grimoire kematian miliknya dan iapun tanpa ragu melemparkan tombak tersebut, "WUUSS...!!"
"Jleebb...!!" Tombak tersebut mengenai kening Lindouw dan membuatnya terkena efek kutukan, ia untuk sementara tak bisa menggunakan energinya dalam pertarungan.
"Tap... tap... tap..." Senju Rain terus berlari melewati sulur-sulur yang berusaha menghentikannya dan pada akhirnya ia sampai ditubuh utama Va'al yang berwujud pohon raksasa.
Senju Rain menyeringai, "Tak pernah ku sangka kau akan jatuh dari langit karena tertimpa potongan pulau langit..." iapun meletakan telapak tangan kanannya pada pohon raksasa perwujudan Va'al yang tumbang karena tertimpa pulau langit.
Senju Rain secara perlahan berubah menjadi pohon juga lalu ia menempel pada pohon raksasa bagaikan benalu yang tumbuh dipohon lain.
Ashura yang melihat hal itu berkata, "Kemenangan kami ada padamu!! Kami benar-benar mengandalkanmu!!" Ucapnya yang kemudian menatap ke arah yang lain yaitu ke arah 'sang raja iblis pelahap' dan 'sang raja iblis kematian'
"Ya, aku akan mengurus kalian berdua..."
*****
Senju Rain masuk ke sistem jaringan pohon raksasa yang merupakan perwujudan dari Va'al.
Ia tanpa sadar sudah berada disebuah kota modern yang dimana terdapat gedung-gedung pencakar langit, "Dimana ini?" Pikir 'si jenius' itu.
Meskipun tempat itu seperti kota modern tapi tempat itu tak memiliki penduduk satupun.
"Yap, benar!! Aku ada dipikiran Va'al..." ucap Senju Rain yang dengan cepat memahami keadaan
"Tap..." 'sang raja iblis hutan' berdiri diatas salah satu bangunan yang menjulang tinggi, ia terlihat kesal saat melihat Senju Rain, "Cih, tak ku sangka dia akan sampai ditempat ini juga..."
"Ya, ini adalah kesempatan terbaikku untuk menghabisinya dan setelah itu aku akan jadi satu-satunya pewaris kekuatan hutan..." ucap Va'al dengan sorot mata tajam.
Ya, pertarungan 'si jenius' melawan sang iblis segera dimulai
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1163 : Rahasia Keabadian Musuh.