Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 957 : Bantuan


Arashi dibuat tak berdaya melawan tiga 'raja iblis' dan sekarang ia tengkurap ditanah kehilangan dua lengan lalu tak mampu berdiri.


"Sial..." gumam Arashi yang memaksakan diri untuk berdiri.


"Jbbuuak...!!" Kamui menginjak kepala Arashi, "Untuk apa kau berusaha berdiri? Apa kau berniat melawan kami? Lupakan hal bodoh itu karena kau tak mungkin menang, bodoh!!"


Arashi berusaha mengangkat wajahnya yang terbenam ditanah dan hanya bisa membalas dengan sorot mata tajam.


"Hah?? Apa-apaan dengan sorot mata mu itu? Aku tak suka!!!" Teriak Kamui yang kesal lalu tanpa ragu menendang tubuh Arashi.


"Jbbuuak!!!" Arashi yang tak berdaya dan tak bisa melawan terpental.


"Hah... hah... hah..." Arashi terbaring dengan nafas tak beraturan dan hal itupun membuat Kamui makin jengkel, "Kau masih hidup? Baiklah, aku akan membunuhmu!!!"


Kamui berjalan mendekati Arashi akan tetapi Karma berkata, "Kamui, hentikan!!"


"Hah?? Apa maksudmu? Kenapa aku harus berhenti?"


"Apa kau lupa tujuan kita ke dunia permukaan? Tujuan kita adalah menangkap dewa yang kabur..."


"Cih, aku tau!! Tapi aku harus membunuh bocah ini dengan tanganku sendiri...!!"


"Hahahaha...!!" Venom malah tertawa, "Biar aku saja yang membunuhnya..."


"Benar, dengan kecepatan cahaya kau masih bisa mengejar dewa yang lari itu..." ucap Karma.


Kamui terdiam dan berfikir, iapun mempertimbangkan antara kepuasannya sendiri dan kesuksesan dalam misi, "Baiklah, aku akan mengejarnya tapi ingat kalian berdua boleh menyiksa bocah ini tapi bagian membunuhnya hanya untukku..."


"Ya, kami mengerti..." ucap Karma.


Kamui meningkatkan energi dan dua pijakan kakinya bersinar terang, "Sllash!!!" Iapun melesat cepat dengan kecepatan cahaya.


Kamui pergi dan Arashi berusaha berdiri lagi, "Gawat!! Anak-anak itu dalam masalah..." gumamnya dalam hati.


Karma yang melihat perjuangan Arashi berkata, "Tak perlu repot-repot berdiri karena kau akan segera jatuh lagi..."


"Hahahaha...!! Benar sekali!!" Ucap Venom dengan mengepalkan dua tangan dan mulai memukuli Arashi.


"Jbbuuak!! Jbbuuak!!"


Arashi tak berdaya dan tak dapat menghindar yang dilakukannya hanya menjadi samsak tinju Venom.


"Ugh!!!"


"Ini mengenangkan sekali!!" Teriak sang iblis yang terus memukuli.


*****


Dalam perjalanannya, Rikie dalam mode fusion, Hinowa dan Yuzuru terus saja berlari menjauh dari pertarungan.


Ketiganya berhenti sejenak untuk mengatur nafas, "Hah... hah... hah..."


"Kita sudah berlari cukup jauh jadi kurasa kita aman sekarang..." ucap Rikie.


"Aku lelah..." sahut Yuzuru.


Hinowa bertanya pada Rikie yang membawa Mizorogi, "Apa dia baik-baik saja?"


"Entahlah, tapi setelah mendapatkan pertolongan pertama darimu kurasa dia akan selamat..." jawab Rikie.


"Sllash!!" Secara mendadak dengan kecepatan cahaya, Kamui muncul dan berdiri tepat menghadang jalan mereka, "Khehehe... akhirnya kalian terkejar juga!!"


Ketiganya terkejut pada kemunculan Kamui 'sang raja iblis cahaya' itu.


Rikie yang membawa Mizorogi berkata pada Hinowa, "Bawa dia Hinowa!!"


"Baik..."


Rikie menyerahkan Mizorogi pada Hinowa dan dia sendiri maju menghadapi Kamui.


"Aku tak mengenal pria itu akan tetapi aku tak akan menyerahkannya padamu..." ucap Rikie dengan sorot mata tajam pada lawannya, iapun bergumam dalam hati, "Arashi-senpai melarangku bertarung dengan 'raja iblis' tapi apa boleh buat, aku terpaksa harus melawannya!!" Rikie memasang kuda-kuda dan bersiap.


Kamui menjadi geram, "Lagi-lagi ada manusia yang berani menantangku..." iapun memfokuskan energi pada ujung jari telunjuknya dan menembakan laser, "Sllash!!"


"Cthing!!" Rikie dengan sigapnya dapat menepis tembakan laser itu menggunakan telapak tangannya yang merupakan lengan Naga Emas, "Aku akan melawanmu...!!!!"


Ya, mode fusion milik Yuuka hilang, "Khehehe... maaf, sepertinya aku kehabisan energi!!"


"Dasar!! Kau memang tak berguna, Yuuka!!!" Bentak Yuuki yang juga telah berubah menjadi anak kecil karena kehabisan energi.


Rikie menjadi geram karena kemampuan fusionnya pudar, "Sial, mengapa kemampuan fusionnya hilang disaat yang tak tepat?"


Kamui yang berdiri dihadapan mereka tersenyum menyeringai lalu berkata, "Aku tak tau apa yang terjadi padamu akan tetapi aku merasa tekanan energimu mendadak menghilang..."


"Ya, dan sekarang ku putuskan melenyapkan kalian semua tanpa sisa..." ucap Kamui 'sang raja iblis cahaya' yang perlahan terangkat ke atas.


Iapun mengangkat kedua tangannya ke atas lalu perlahan mengumpulkan energi cahaya.


Rikie berteriak pada teman-temannya, "Gawat!! Lari dari sini!!!"


Kamui yang telah menciptakan bola cahaya super besar tersenyum menyeringai, "Percuma saja, kalian semua akan berubah menjadi debu..."


*****


Sementara itu ditempat lain Arashi yang tak berdaya benar-benar dihajar habis-habisan oleh Venom.


"Hahahahaha...!!" Iapun memukuli Arashi tanpa belas kasih meski tak dapat melawan.


"Tak ku sangka setelah dipukuli olehku bocah ini masih hidup juga..." ucap Venom yang sejenak saja berhenti.


Karma 'sang raja iblis petir' berkata, "Venom, bunuh saja dia dan berhenti menyiksanya..."


"Ya, aku mengerti..." ucap Venom dengan tersenyum lebar.


Arashi yang sebagaian tubuhnya hancur dan kehilangan kaki tangannya hanya bisa bergumam penuh kekesal, "Sial, aku tak bisa melakukan apapun bahkan untuk lari saja aku tak bisa..."


Disaat yang tak terduga munculah para petarung yang merupakan peserta Turnament Lima Bintang dan merekapun tanpa ragu mengarahkan senjata pada dua 'raja iblis' itu.


"Kami akan menghabisi kalian!!"


"Benar!! Dengan mengalahkan kalian nama kami akan tenar!!"


Arashi terkejut dan langsung berteriak, "Bodoh!! Kenapa kalian kembali!! Melawan mereka sama halnya buang-buang nyawa...!!"


"Jbbuuak!!" Venom menginjak punggung Arashi dan tersenyum menyeringai, "Manusia itu benar-benar menarik..."


"Venom, kau bunuh saja bocah itu sementara aku akan mengurus orang-orang ini..." ucap Karma yang meningkatkan energi dan kilatan-kilatan petir mulai menyelimuti diri.


"Hentikan!!!" Teriak Arashi akan tetapi Venom menginjaknya lebih kuat, "Kau juga akan segera mati..." iblis itupun mengepalkan tangannya.


Karma meledakan petir ke arah para peserta dan Venom memukul Arashi akan tetapi disaat keadaan kritis itu sesuatu terjadi.


Ya, pukulan Venom ditahan oleh dua orang sementara disekitar Karma muncul pusaran angin sehingga ledakan petir itu tak menyebar ke segala arah.


"Apa!!!!!" Dua raja iblis itupun terkejut.


Yang menahan tinju Venom adalah Torga dan Gora lalu yang menciptakan pusaran angin adalah Ryusuke yang datang bersama dengan Daisuke.


"Ka-kalian..." ucap Arashi dengan terbata-bata.


Torga tersenyum, "Kondisimu menyedihkan sekali, saudaraku!! Ya, tapi tenang saja biar kami yang mengurus mereka..."


*****


Dilain sisi Kamui melemparkan bola cahaya ke arah Rikie, "WUUSS...!!!"


Bola cahaya itu melesat sangat cepat sehingga tak dapat dihindari akan tetapi mendadak sebelum jatuh mengenai Rikie dan kawan-kawannya bola cahaya itu terpotong menjadi dua bagian.


"DHUUAARR...!!"


"Siapa dia!!!" Ucap Kamui yang melihat bayangan hitam.


Ya, bayangan hitam itu adalah Masamune Ryuzaki yang telah menggunakan jubah rajanya.


"Kalian tak apa?" Ucapnya dengan tersenyum lebar pada Rikie dan yang lainnya.


PARA BANTUAN DATANG UNTUK MENGALAHKAN PARA 'RAJA IBLIS'


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 958 : Panitia Turnament