Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 992 : Tamu Tak Terduga


Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Kembali ke pertarungan Arashi melawan Akira yang sudah berjalan cukup lama.


"HIIAA...!!!" Akira mengangkat sebilah pedang yang ia genggam dan memfokuskan seluruh energinya dalam sekali serang, "Badai Api!!!"


"Sllash!!" Iapun menebas dan sebuah kobaran api yang sangat tinggi melesat.


Arashi berdiri tegak dengan tersenyum menyeringai, "Khihihi..." iapun mengarahkan dua telapak tangan ke depan lalu meluapkan elemen kegelapan dari dua telapak tangannya itu dan segera membuat dinding kegelapan.


"DYYEESS...!!!" Serangan kobaran api yang luar biasa itupun membentur dinding kegelapan lalu secara perlahan tertelan.


"Sial, tidak berhasil rupanya..." ucap Akira yang kesal ingin mencoba sebuah teknik baru tetapi mendadak Gakuma berdiri tepat dihadapannya.


"Sudah, hentikan pertarungan yang sia-sia ini!! Kalian berdua bisa saja menghancurkan Lembah Bayangan..." ucap Gakuma dengan tegas.


Keduanya melihat sekitar dan menyadari bahwa dampak pertarungan mereka sangat luar biasa merusak.


Akira mulai sadar, "Kau benar, pertarunganku sia-sia saja dan malah menghancurkan tempat ini..." ucapnya dengan menyarungkan pedang.


Sementara itu Arashi malah mengejek lawannya, "Hey, apa kau mau lari? Atau hanya sebatas itu kekuatanmu?"


"Hey, ayolah!! Aku bahkan belum bersungguh-sungguh..."


Akira terdiam tetapi Gakuma berkata, "Jangan terpancing olehnya, Akira!!"


"Hahahahaha... ayolah, kau sudah mewarisi kekuatan 'raja api' jadi jangan lari..." ejek Arashi.


Akira mendadak meluapkan energi hebat dan kembali menarik pedangnya, "Sialan, ku habisi kau!!!" Teriaknya dengan ledakan api, iapun melesat cepat dan keduanya kembali bertarung lagi.


Gakuma menjadi menjadi jengkel, "Sial, dua orang bodoh itu akan menghancurkan tempat ini!! Aku harus melerai mereka berdua..." iapun melompat dan langsung saja melesatkan dua kepalan tinju yang berlapiskan angin peruntuh.


"Jbbllast...!!" Gakuma memukul wajah keduanya sesaat sebelum keduanya saling beradu serangan.


Keduanya terlempar karena terkena tinju peruntuh itu.


"Aduh, sialan!! Mengapa kau memukulku!!" Protes Akira yang sepertinya ia kehilangan satu gigi.


"Kau hanya akan menghancurkan tempat ini..." ucap Gakuma dengan sorot mata tajam.


Akira sedikitpun tak merasa bersalah, "Bukan aku yang menghancurkan tempat ini!! Salahkan dia dan seharusnya kau membantuku bukan malah memukulku!!"


"Berisik!!!" Bentak Gakuma, "Akira, kau mendapatkan kekuatan dari Tuan Masamune Kanzaki dan digunakan bukan untuk main-main!! Camkan itu!!"


Seketika Akira terdiam.


Gakuma lalu menatap Arashi dengan sorot mata tajam, "Dan kau, 'si pengacau'..."


"Ah, maaf..." Arashi segera berdiri tegak, "Sepertinya mendadak aku harus pergi ke kamar kecil..." iapun terburu-buru pergi.


Gakuma yang berniat memarahi Arashi semakin jengkel akan tetapi ia menahan emosinya dan tetap tenang, "Hah..." ia menghembuskan nafas panjang.


Pemilik angin peruntuh itupun menatap ke segala kerusakan yang diakibatkan oleh pertarungan Akira dan Arashi dan iapun berteriak pada pasukannya, "Semuanya!!! Sesi latihan selesai dan sekarang waktunya membereskan kekacauan ini!!!!"


"Yah, merepotkan sekali!!" Gerutu mereka yang harus kebagian bersih-bersih kekacauan.


Merekapun merapikan tempat itu dan tak butuh waktu lama semuanya kembali ke sedia kala.


"Fiuh, akhirnya semua beres..." ucap Akira dengan nafas lega.


"Semua ini terjadi karena dirimu..." ucap Gakuma.


"Hey, jangan hanya salahkan diriku!! Salahkan juga Kosuke Arashi, ia juga terlibat dalam kerusakan ini!!" Protes Akira.


"Aku tau tetapi segala kerusakan tak akan terjadi bila kau tak meladeninya..."


"Anu... emm... benar juga sih..." Akira kebingungan dalam beralasan.


Mereka telah selesai membersihkan tanah lapang itu akan tetapi mendadak sebuah energi kuat terasa.


"Akira, waspada!!"


"Cih, tiga orang!! Sepertinya akan sangat merepotkan..." gumam Gakuma yang terlihat geram, iapun segera memberikan perintah pada para pasukan yang ada disana, "Semuanya!! Angkat senjata kalian dan bersiaplah berperang!!"


"Dimengerti!!!" Jawab mereka serentak.


Semuanya menatap ke atas langit yang gelap karena tertutup oleh awan akan tetapi secara mendadak angin dingin berhembus lalu mereka semua dikejutkan dengan seekor gagak hitam raksasa.


Terlihat Tiga Raja Iblis berada diatas gagak hitam raksasa itu.


"Kita hampir sampai..." ucap Va'al 'sang raja iblis hutan'


"Apa benar disini tempatnya?" Tanya Excel 'sang raja iblis es'


"Kau tak perlu meragukanku!! Aku pernah ke tempat ini sebelumnya..." ucap Va'al.


Excel menatap ke bawah dan melihat Pasukan Bayangan yang telah bersiaga, "Kurasa kau benar, mereka sembunyi ditempat ini..."


"Sudah ku bilang aku pernah kemari dan ditempat inilah tempat paling cocok untuk sembunyi..." sahut Va'al 'sang raja iblis hutan'


Mogura 'si raja iblis lengan' nampak bersemangat, "Hahahaha... aku tak sabar untuk memulai perburuan!!" Iapun langsung saja melompat dari tubuh gagak hitam raksasa itu.


"DYYEESS...!!!" Mogura jatuh dengan hant.gaman yang sangat kjuat sampai-sampai membuaat tanah terhempas ke atas, "Hahahahaha..."


"Si Mogura itu tak sabaran sekali..." ucap Excel 'sang raja iblis es'


Va'al tersenyum menyeringai, "Apa boleh buat!! Cepat atau lambat kita juga akan bertarung dengan mereka!! Aku suka gaya Mogura itu!!"


*****


Akibat jatuhnya Mogura membuat sebagian dari pasukan itu terhempas jauh.


"Akira, hati-hati!!"


"Ya, aku tau!! Jika kita lengah sedikit saja hanya ada kematian yang menunggu kita..." ucap Akira dengan serius.


"Setelah latihan tadi berapa persen sisa kekuatanmu?"


"Tinggal tersisa 40 persen saja..."


"Dasar bodoh!! Pertarungan dengan 'si pengacau' itu sia- sia saja..."


"Aku tau dan sekarang aku menyesal karena tak dapat bertarung dengan musuh menggunakan kekuatan penuhku..." ucap Akira dengan ekspresi kesal.


Kabut tebal menyelimuti tempat jatuhnya si iblis tetapi secara perlahan angin berhembus lalu si iblis tertawa lepas, "Hahahahaha...!!" Iapun berjalan perlahan.


Akira dan Gakuma nampak waspada begitu melihat wujud Mogura yang tinggi besar tertutup oleh kepulan debu.


"Hahahaha...!!" Mogura menatap keduanya, "Ternyata hanya dua bocah!!! Ku tanya pada kalian..."


"Dimana Kosuke Arashi 'si pengacau'...!!!!!" Teriaknya dengan suara keras dengan diiringi luapan energi hebat.


Akira dan Gakuma menjadi sedikit takut akan tetapi keduanya masih berdiri tegak dengan niat bertarung.


"Sllash!!!" Dengan kecepatan tinggi Tuan Kai melesat dari atas dan berdiri tepat dihadapan Gakuma dan Akira, ia segera menarik sebilah pedang dipunggungnya, "Menjauhlah sejauh mungkin!! Dia bukan tandingan kalian berdua!!" Ucapnya dengan melirik ke belakang.


Secara perlahan Excel dan Va'al terbang turun, keduanya berdiri tepat disamping Mogura.


"Dia iblis yang waktu itu..." ucap Excel yang teringat pada iblis yang membantu pelarian Arashi dan rekan-rekannya sewaktu di Aera.


"Hati-hati, sepertinya dia lumayan kuat..." ucap Va'al.


Mogura tak menghiraukan, iapun langsung saja mengambil kapak besar yang ada dipunggungnya, "Sllash!!!" Ia menebas akan tetapi Tuan Kai menahan dengan pedangnya, "Cthing!!!!!" Kilatan-kilatan energi terpancar ke segala arah akibat benturan dari dua senjata mereka.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 993 : Pasukan Bayangan Vs Tiga Raja Iblis


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****