
Dalam tubuhnya sendiri akhirnya Senju Rain menjadi mimpi buruk bagi Va'al 'sang raja iblis hutan'
"Apa maksudmu?" Va'al masih tak mengerti, "Kenapa muncul sayap dipunggungmu?"
Senju Rain menjelaskan dengan ekspresi malas, "Singkatnya aku bagaikan kanker dalam tubuhmu yang perlahan menggrogoti tubuhmu dari dalam dan intinya sekarang kita setara..."
"Kau dapat mewujudkan apa yang kau pikirkan dan sekarang aku juga dapat mewujudkan apa yang ku pikirkan...." ucap Senju Rain dengan sorot mata tajam.
Va'al tak mengerti akan apa yang dikatakan lawannya tetapi ia menyadari bahwa mengalahkan 'si jenius' sekarang jauh lebih susah dari pada sebelumnya.
"Sialan!!!" Iapun menggerakan seluruh puing-puing lagi.
Senju Rain menatap tajam dan dalam sekejap mata saja puing-puing itu lenyap, "Akan ku ajari cara mewujudkan pikiran yang benar..." ucap Senju Rain yang dengan sekali pijakan terbang melesat
Ia tak terhentikan dan ia menyerang dengan melemparkan Tombak Poseidon, "WUUSS...!!"
Va'al berusaha menghindar akan tetapi tanpa disadarinya ia sudah berada dikurungan semacam penjara, "Apa-apaan ini?" Iapun terkejut.
"Jleebb...!!" Tombak itupun menusuk tubuh Va'al hingga menembus punggungnya.
"Jika kau bisa maka aku juga bisa!!!" Teriak Va'al dengan memfokuskan pikirannya sehingga kurungan yang ada disekitarnya sekejap saja menghilang.
Akan tetapi Senju Rain melesat mendekat dan menusuk lalu bahkan mendorong hingga ia terseret ke belakang, "Ugh!! ARRGGH..!!" Va'al meringis kesakitan akan tetapi ia mencoba memfokuskan pikirannya.
Iapun berhasil sehingga Tombak Poseidon yang menusuk dan digenggam Senju Rain hilang.
"Hahahaha...!! Lihatlah, aku juga bisa melakukan apa yang kau bisa!!" Ucap Va'al penuh rasa bangga.
Senju Rain tersenyum menyeringai dan berkata, "Kau terlambat menyadari satu hal..."
"Aku telah memikirkan sesuatu hal yang tak bisa kau tiru dan akan mengakhiri pertarungan ini..." Senju Rain perlahan memejamkan matanya dan memfokuskan pikirannya.
Va'al merasa mampu mengatasi apapun yang akan dilakukan oleh lawannya dan iapun berkata dengan sombongnya, "Apapun yang kau lakukan tak membuat takut bocah..."
Sebuah kabut secara perlahan tercipta disekitar keduanya, awalnya kabut tersebut tipis akan tetapi secara perlahan menebal hingga sekeliling mereka tak terlihat apapun.
Va'al berteriak, "Akan ku hapus kabut ini..." iapun memfokuskan pikirannya sehingga mendadak saja kabut tersebut hilang tak bersisa, "Apa!!!" Tetapi ia kembali terkejut begitu melihat apa yang ada setelah kabut hilang.
Ya, Va'al telah dikepung oleh seluruh anggota Red Eagle.
"Mereka ku ciptakan dari pikiran terdalamku!! Seluruh anggota Red Eagle yang ada disini memiliki teknik, karakter, kekuatan dan juga semangat sama persis yang aslinya..."
"Ya, aku menciptakan mereka dengan sangat detail lewat pikiranku..."
Va'al geram dan iapun masih tak percaya akan apa yang dilakukan Senju Rain, "Mana mungkin kau bisa menciptakan mereka sama persis dengan aslinya!!!"
"Kenyataannya memang begitu dan sekarang menyerahlah!!"
Va'al tak mau mengakui kekalahannya, iapun memfokuskan seluruh pikirannya, "Benar sekali!!! Ini tubuhku jadi akan ku hapuskan saja keberadaanmu!!" Teriaknya dengan lantang.
Tubuh Senju Rain perlahan menghilang dari bawah akan tetapi ia malah tersenyum menyeringai, "Sebuah pilihan yang konyol!!"
"Semuanya serang!!!!" Ucapnya sebelum menghilang.
"HIIAA...!!!" Seluruh anggota Red Eagle menyerang 'sang raja iblis hutan' secara bersamaan dengan kemampuannya masing-masing.
Serangan mereka begitu kompak dan kuat, hal itu membuat Va'al tak dapat melawan ataupun sekedar menghindar, 'sang raja iblis hutan' dibuat tak berdaya dan dihajar sampai babak belur.
"Yang benar saja..." ucap Va'al sebelum jatuh tak sadarkan diri.
*****
Senju Rain asli secara perlahan membuka matanya dan iapun menyadari berada didalam pohon raksasa yang merupakan wujud Va'al.
"Aku ada didalam perutnya" gumamnya dengan suara pelan, "Yah, dan sekarang aku harus segera menemukan jiwa para raja iblis dan membebaskan mereka..."
Senju Rain terus berjalan menyusuri lorong dan tak butuh waktu lama iapun sampai pada sebuah ruangan yang dimana disana tumbuh 14 pohon dengan pancaran energi yang berbeda-beda.
"Ketemu..." ucap Senju Rain dengan tersenyum menyeringai.
'Si jenius' meningkatkan energi yang sangat kuat dan ia menggenggam Tombak Poseidon dengan kedua tangan, "Kami akan menang apapun yang terjadi...!!!"
"HIIAA...!!!" Senju Rain mengayunkan senjatanya sekuat tenaga, "Sllash!!" Dalam sekali serang 14 pohon yang menyimpan jiwa para raja iblis tumbang.
Didunia luar pohon raksasa yang merupakan wujud dari Va'al mendadak meledak, "DHHUUAARR...!!!" Ledakan tersebut berupa cahaya putih yang membumbung tinggi ke angkasa.
Diangkasa yang tinggi cahaya putih yang merupakan jiwa-jiwa raja iblis terpencar ke berbagai sisi dan melesat cepat ke tubuh raja iblis masing-masing.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Ucap Yami.
Misaki yang men.dongak ke atas bergumam dengan suara pelan, "Dia berhasil!! Rain berhasil melepaskan jiwa-jiwa raja iblis dan sekarang mereka tidak abadi lagi..."
"Apa!!!!" Sontak Yami terkejut, "Kau yakin?"
"Hehehehe... hanya firasatku saja..."
"Dari pada menduga-duga lebih baik ku temui dia saja..." ucap Yami yang tak sabaran dan iapun menghilang dengan kemampuan teleport, "Zink!!"
Sekejap mata saja, Yami sampai ke hadapan Senju Rain.
"Yami!! Kebetulan sekali kau muncul..." ucap Senju Rain begitu bertemu rekannya.
"Rain, apa kau berhasil?"
"Ya..."
"Apa para raja iblis tak abadi lagi?" Yami mengulangi pertanyaannya.
"Ya, dan kita selangkah menuju kemenangan..." ucap Senju Rain dan iapun memberikan perintah pada rekannya, "Sekarang Yami bergantilah dengan Yemi..."
"Siap...!!!!!" Jawab Yami dengan semangat.
Yami berganti dengan saudaranya yaitu Yemi sesuai arahan Senju Rain.
Senju Rain meletakan telapak tangannya pada kening Yemi dan berkata, "Dengan kemampuan telepatimu hubungkan diriku dengan semua teman-teman yang sedang bertarung..."
"Baik..." jawab Yemi tanpa pikir panjang dan iapun menghubungkan pikiran semua orang.
Semua telah terhubung dan lewat telepati Senju Rain berkata, "Semuanya apa kalian baik-baik saja?"
"Ya, kalian tak perlu menjawab pertanyaanku itu karena jawabannya sudah pasti..."
"Pasti kalian tertekan melawan para raja iblis yang tak bisa mati..."
"Akan tetapi keadaan sekarang telah berubah!! Mereka para raja iblis tidak abadi lagi jadi sekarang kita satu langkah menuju kemenangan..."
"Teman-temanku dari Red Eagle terima kasih karena sudah bertahan dan sekarang bangkitlah lalu bertarung..."
Senju Rain menarik nafas panjang dan berteriak, "Kemenangan kita sudah dekat!!"
"Ya...!!!!" Jawab semua anggota Red Eagle dengan semangat secara serentak.
"Aku mengandalkan kalian, kawan-kawanku..." ucap Senju Rain dengan tersenyum menyeringai setelah mengetahui semangat rekan-rekannya telah kembali lagi.
Ia pun bergumam dalam hati, "Tenyata keajaiban itu ada..."
Keabadian musuh yang merupakan mimpi buruk bagi Red Eagle telah berakhir dan sekarang waktunya bangun lalu memulai pertarungan yang sesunguhnya!!!
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1166 : Bunuh Raja Iblis