Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1028 : Mereka Yang Sangat Tak Diharapkan


Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Guts yang telah menyingkirkan Raizel dan Aogami Hiruma bergerak lagi menuju pemukiman penduduk, iapun tanpa ragu melesatkan pukulan raksasa untuk menghancurkan sebuah bangunan.


"Sialan..." Raizel maupun Aogami Hiruma sangat geram karena tak bisa berbuat apapun.


"Sllash!!! Sllash!!!" Mendadak lengan raksasa tersebut terpotong sebelum sempat menyentuh bangunan.


"Siapa!!!!!" Keduanya terkejut dan bertanya-tanya.


Dua orang berdiri tepat diatas bangunan yang akan dihancurkan oleh 'sang raja iblis bumi'.


Keduanya adalah anggota Red Eagle dan mereka adalah Tatsumi Saburo 'si tinju penghancur' dan Amagiri Tsuruna.


"Gyahahaha...!!!" Si brutal tertawa lepas.


"Yah, kebetulan sekali kita bisa bertemu dengan raja iblis ditempat ini..." ucap si gadis buta.


Aogami Hiruma dan Raizel bergumam dalam hati saat melihat keduanya dari kejauhan, "Mereka dari daerah selatan jadi apa yang mereka lakukan ditempat ini?"


Saburo yang baru sampai langsung saja meledakan energi hebat dan seluruh tubuhnya terlapisi berlian putih yang menyilaukan, "Gyahahahaha...!!!!! Majulah, iblis!!!!! Akan ku cincang kau!!!!" Teriaknya dengan semangat dan penuh hasrat.


Guts yang berukuran besar menatap ke bawah dan menyadari keberadaan Tsuruna dan Saburo, "Muncul lagi dua nyamuk tak berguna..." ia dengan cepat meregenerasi lengan batunya yang putus dan memukul keduanya dengan genggaman tangan besarnya.


"Gyahahahaha...!!! Dengan tawa lepas Saburo melompat ke atas dan malah menyambut pukulan raksasa itu, ia menggenggam erat dua pedangnya, "Sllash!! Sllash!!"


"Jbbuuakk...!!" Saburo terkena pukulan itu dan jatuh ke tanah dengan keras sementara lengan batu Guts tercincang-cincang.


Saburo segera bangkit lagi setelah jatuh tetapi Guts juga segera meregenerasi lengan batunya, "Gyahahaha...!! Dia pulih lagi dan hal itu semakin membuatku bersemangat!!!" Ucap pria dengan lapisan berlian diseluruh tubuh itu.


Tsuruna berjalan ke arah Aogami Hiruma, "Saburo akan baik-baik saja!! Jadi katakan padaku situasi saat ini!!"


Aogami Hiruma menjadi sangat kesal karena dirinya yang merupakan pangeran Avalon tak dapat menyelesaikan semua masalah yang ada seorang diri, "Dalam rangka mengumpulkan pasokan makanan kami diserang oleh dua iblis kelas atas..."


"Dua?"


"Ya, dua!! Selain iblis raksasa batu itu ada iblis lain yang kemampuannya mengerikan..."


"Mengerikan? Memang kemampuannya itu apa?"


Aogami Hiruma berkata, "Kau yang pernah mengikui Festival Raja Pedang pasti tau betul kekuatannya!! Dia adalah 'raja iblis gempa' yang mampu menghancurkan segalanya..."


Tsuruna merespon dengan tenang, "Begitu, ya? Aku sudah mengetahui garis besar dari kondisi ditempat ini jadi ada dimana 'raja iblis gempa' itu sekarang?"


"Dia ada dilepas laut dan sekarang Shiki bersama dengan Yashiru sedang menahannya..."


"Baik, aku akan ke sana..." jawab Tsuruna tanpa pikir panjang, iapun menoleh ke belakang dan berkata, "Dari pada 'raja iblis' itu, kalian malah harus mewaspadai kebrutalan dari Saburo..."


Aogami Hiruma tak mengerti apa yang dikatakan Tsuruna akan tetapi ia tau bahwa yang dikatakannya itu serius dan bukan candaan.


*****


Pertarungan satu lawan satu antara Saburo dan Guts sedang berlangsung.


"Gyahahaha...!!!" Saburo berulang kali berdiri lagi meski sudah berulang kali dijatuhkan dan hal itu membuat Guts marah.


"Sialan!!! Aku tak datang untuk bermain-main denganmu...!!" Teriak Guts dengan menjatuhkan Saburo lagi akan tetapi meskipun begitu pria dari Red Eagle itu bangkit lagi juga.


"Gyahahaha...!! Bertarung dengan 'raja iblis' memang sangat menyenangkan!!" Saburo meningkatkan energi dan menggenggam erat satu pedang ditangan kanannya, "Sllash!!" Dari permukaan tanah ia melesatkan angin pomotong ke dada raksasa batu Guts.


Serangan itu hanya mampu menggoresnya saja dan iapun semakin kesal, raksasa batu 500 meter itupun mengangkat kaki kanannya dan menginjak Saburo, "DYYEESS...!!"


Setiap kali kakinya menghantam membuat tanah terhempas ke atas dan Guts melakukannya berulang kali.


"Enyahlah kau..." ucap 'sang raja iblis bumi itu yang kakinya menimpa Saburo.


Raksasa batu dengan tinggi 500 meter dan memiliki berat berton- ton itupun kehilangan keseimbangan karena tak memiliki satu kaki dan iapun berakhir jatuh ke tanah menimpa bangunan-bangunan.


"DYYEESS...!!" Tanah berguncang hebat karena Guts jatuh.


Saburo berdiri ditenah-tengah cekungan yang sebelumnya tercipta dari hentakan kaki Guts, ia menyeringai lalu berkata, "Sudah lama aku tak merasakan sensasi seperti ini!!!! Aku sangat suka pertarungan!!"


'Si tinju penghancur' itupun melompat ke atas tubuh Guts dan menyeret pedangnya diatas tubuhnya, "Gyahahaha...!!! Buat aku lebih senang lagi!!!!!"


*


Aogami Hiruma yang telah sampai didekat Raizel berkata, "Dia petarung yang gila!! Apa dia berniat membelah tubuh raksasa itu!!"


Raizel 'si tinju petir' tak menanggapi akan tetapi ia kemudian berkata, "Aku mengenalnya dan tau betul bagaimana caranya dia bertarung!!"


"Apa maksudmu?"


"Dulu kami pernah berhadapan dalam pertarungan!! Saat itu aku sedang menjalankan misi menghabisi Kosuke Arashi yang diincar oleh anak-anak dewa..."


"Ya, namanya Tatsumi Saburo..."


"Dia kuat dan gila akan pertarungan..." jelas Raizel dengan tatapan serius.


*****


Dilautan Shiki 'si penyihir merah' sedang bertarung seorang diri melawan Leonidas 'sang raja iblis gempa'


"Konyol sekali!! Kau tetap berdiri lagi meski telah berulang kali jatuh!! Ya, apa kau berfikir dapat mengalahkanku, bocah?"


Shiki menjadi sangat geram akan tetapi dirinya yang telah lelah memilih tak menanggapi, "Aku sama sekali tak mungkin bisa mengalahkannya tetapi setidaknya aku harus bertahan dan menahannya..." pikir Shiki yang terpojok.


Leonidas menjadi kesal karena lawannya diam saja, "Aku tak ada waktu untuk meladenimu, bocah!!!!" Iapun mengepalkan tangan dan melapisinya dengan kemampuan gempa.


"Jbbuuak...!!"


"Krak!! Krak!!" Tercipta retakan-retakan diudara tempat ia memukul dan gelombang penghancur melesat bersama air laut lalu terciptalah tsunami.


Shiki mengarahkan dua telapak tangannya ke depan lalu mulai fokus, ia mengendalikan air laut yang telah berubah warna menjadi merah dan membentuk sebuah dinding.


"DYYEESS...!!" Dengan susah payah tsunami itu dapat ditahan.


"Hah... hah... hah..." Nafas Shiki tak beraturan dan ia terlihat sangat lelah, "Sial, energiku hampir habis aku tak akan bisa menahan serangannya lagi..." gumamnya dalam hati.


Leonidas berkata, "Hebat juga kau bisa menahan seranganku terus menerus..."


"Omong kosong!!!!" Teriak Shiki yang geram, "Jujur saja aku tak mampu bertahan lagi dalam menghadapi seranganmu dan jika aku kalah maka secara otomatis sihirku akan hilang lalu kau dan aku akan tenggelam..."


Leonidas tersenyum menyeringai, "Sekalipun aku tenggelam hal itu tak akan membunuhku..."


*


Dipesisir pantai Yashiru yang mengamati pertarungan keduanya terkejut dengan kemunculan Tsuruna.


"Kenapa kau bisa ada disini?"


Tsuruna menjawab dengan datar, "Aku bisa disini karena kebetulan saja akan tetapi aku disini untuk mengalahkan 'raja iblis' itu...!!!!"


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1029 : Mereka Yang Sangat Tak Diharapkan II


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****