Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 923 : Melawan Empat Raja Iblis


Disaat Arashi bertarung dengan Eden 'raja iblis duri', tiga raja iblis yang lainnya muncul.


Dan ketiga Raja Iblis itu adalah Silka yang merupakan iblis wanita dengan delapan sayap, Juzo 'raja iblis lautan' dan Mogura iblis bertubuh kekar besar dengan empat lengan.


"Cih, para pengganggu!!!" Arashi mengepalkan tangan dengan balutan elemen kegelapan dan ia nekat melesat menyerang.


Juzo 'raja iblis lautan' merespon cepat dengan iapun segera menarik pedangnya yang digunakan untuk menahan kepalan tinju Arashi, "Cthing!!!!"


Arashi melompat kembali kebelakang dengan ekspresi agak jengkel, "Mereka kuat..." pikirnya yang mengetahui keempatnya setara dengan Leonidas 'raja iblis gempa'


Arashi waspada dan iapun menonaktifkan mode iblisnya.


Dilain sisi, bukannya senang tapi saat melihat ketiga iblis itu Eden malah terlihat kesal, "Kenapa kalian bisa ada disini? Bukankah kalian disegel di Aera!!!"


"Khahahaha..." Mogura si iblis berlengan empat malah tertawa lepas, "Jangan berkata seperti itu, kawan lama!!! Ya, seharusnya kau senang bisa melihat kami dan asal kau tau saja kami repot-repot kemari hanya untuk merekrutmu..."


"Merekrut? Apa maksudmu?" Eden tak mengerti.


Mogura mengalihkan pandangan pada Arashi, "Sepertinya kau dalam masalah jadi biarkan aku membantumu..."


"Jangan campuri urusanku...!!" Bentak Eden akan tetapi Mogura yang melihatnya babak belur menjadi sangat tertarik pada Arashi.


Iblis empat lengan itupun berlari ke arah Arashi dengan tertawa lepas, "Khahahaha... aku ingin tau seberapa kuat orang yang telah membuat Eden babak belur...!!!"


Iapun mengepalkan keempat tangannya dan tanpa pikir panjang melesatkan pukulan-pukulan.


"Cih!!" Arashi agak jengkel dan iapun segera mempertajamkan instingnya untuk menghindari serangan lawannya.


Ya, dengan instingnya yang tajam Arashi mampu menghindari setiap pukulan lawannya.


"Sudah ku bilang jangan campuri urusanku!!!" Teriak Eden sekali lagi akan tetapi Mogura terus saja memukuli meski percuma karena Arashi mampu menghindar.


Silka si iblis wanita tersenyum menyeringai dan menjadi sedikit tertarik pada Arashi, "Bocah itu mampu membuat bonyok Eden dan mampu menghindari pukulan-pukulan Mogura jadi bocah itu kuat..."


"Ya, aku juga setuju padamu!! Aku yang barusan menahan pukulannya tahu bahwa kekuatanya setara dengan level kita dan hal itu membuatku tertarik padanya..." ucap Juzo 'raja iblis lautan'


"Khehehe... kalau begitu mari habisi dia!!" Ucap Silka dengan meningkatkan energi dan iapun terbang melesat ke angkasa dengan diikuti oleh pergerakan Juzo.


Eden menjadi jengkel karena merasa mangsa buruannya telah direbut dan berteriak, "Sudah ku bilang jangan ganggu urusanku!!!!"


*****


Arashi terus saja mampu menghindari pukulan Mogura, "Khahahahaha...!! Kau hebat juga bocah karena mampu menghindari seranganku!!"


"Cih, mudah saja bagiku karena seranganmu terlalu lambat..." Arashi yang mempertajamkan insting mengepalkan tangan dan memukul balik dagu lawan, "Jbbuuak...!!!!"


Mogura terlempar akan tetapi Silka yang terbang melayang diudara mengembangkan delapan sayapnya, "Kau hebat juga bocah akan tetapi bagaimana caranya kau mengatasi ini??" Ujung delapan sayapnya terkumpul cahaya dan iapun menembakan laser-laser.


"Sllash!!! Sllash!!" Arashi menatap ke atas dengan sorot mata tajam, "Para iblis ini mulai membuatku kesal..." iapun mempertajamkan instingnya dan meski mengalami kesulitan tapi ia mampu menghindari tembakan laser yang bagaikan hujan itu.


Serangan mereka tak berhenti begitu saja, Juzo menarik kembali pedangnya dan menebaskannya dari jarak yang cukup jauh, "Pisau Air!!!"


Arashi dengan instingnya yang tajam mampu menghindari serangan itu lagi dan hal itu membuat para raja iblis yang ada disana semakin tertarik melawannya.


"Khahahaha...!! Kau lincah sekali, bocah...!!!" Mogura mengarahkan keempat telapak tangannya ke depan lalu dari telapak tangannya muncul lubang dan dari lubang tersebut muncul dua lengan, dua lengan muncul lubang yang menghasilkan empat lengan dan hal itu terjadi secara berulang-ulang sehingga ribuan lengan mengarah pada Arashi.


"Apa-apaan itu!! Menjijikan sekali!!" Ucap Arashi yang terkejut dan iapun menarik nafas panjang, "AUMAN NAGA API!!!"


Setelah membakar sebagian lengan iblis itu Arashipun mampu menghindari cengkraman lengan-lengan itu, "Cih, aku bahkan tak sempat membalas serangan mereka..." ucap Arashi yang berpijak pada puing bangunan.


"DYYEESS...!! DYYEESS...!!" Duri-duri tajam muncul dari dalam tanah dan memaksa Arashi untuk menghindar dengan melompat.


Diudara masih ada Silka si iblis wanita delapan sayap, "Kau sangat lincah..." iapun melesat ke arah Arashi dan tanpa ragu menyerang dengan kuku cakarnya yang tajam.


"Sllash...!! Sllash...!!" Meskipun memiliki insting yang tajam dan berusaha menghindar tapi kali ini dada Arashi tersayat cakaran.


"Dasar iblis wanita, sialan!!!!" Arashi yang kesal mengepalkan tangan dan memfokuskan energi pada satu titik, iapun memukul sambil melemparkan energi yang terkumpul sekaligus.


"Jbbuuak...!!" Meski jaraknya cukup jauh tapi serangan Arashi berdampak pada iblis wanita itu dan membuatnya terjatuh ke tanah dengan sangat keras.


"...!!!" Tekniknya itu membuat Mogura dan Juzo terkejut, keduanya juga sangat geram karena rekannya dijatuhkan ke tanah.


Mogura dengan ribuan lengannya memfokuskan energi pada telapak tangan yang berjumlah banyak itu dan cero-cero berukuran sebesar bola kasti terbentuk, "Terima ini bocah!!!"


"Wuuss...!!! Wuuss...!!"


Arashi yang berada diudara terkejut karena tembakan cero yang tak terhitung jumplahnya melesat ke arahnya, "Mustahil untukku menghindar..." pikirnya yang mencoba mengatasi serangan tersebut.


"DHUUAARR...!!! DHUUAARR...!!" Ledakan beruntun terjadi diangkasa dan kepulan asap pekat tercipta.


Mogura tersenyum menyeringai sambil meniadakan lengan-lengannya yang berjumlah banyak itu lalu Eden 'raja iblis duri' mendekat padanya, "Sialan, dia mangsaku!!"


"Siapa cepat dia dapat dan lagi pula kau telah dibuat babak belur olehnya..." ejek Mogura.


*


Dilain sisi Juzo mendekat pada rekan wanitanya dan ia terlihat khawatir, "Kau tak apa?"


"Cih...." Silka perlahan berdiri tegak setelah dijatuhkan, "Serangan seperti itu tak masalah bagiku..."


"Ya, kalau begitu syukurlah..."


"Berhenti khawatir padaku karena itu membuatku terlihat lemah..." bentak Silka.


"Kalau begitu aku minta maaf..." ucap Juzo yang merasa bersalah.


Disaat mereka merasa menang dan berdebat satu sama lain mendadak sebuah energi kuat terasa di angkasa, "...!!" Merekapun terkejut.


"DYYEESS...!!!" Arashi jatuh dari atas dan luka-lukanya perlahan pulih dengan kemampuan regenerasi.


Ia menatap tajam dengan energi yang meluap-luap, "Mode : God"


"Aku tak mungkin bisa melawan dan menang dari kalian berempat sekaligus akan tetapi setidaknya aku akan menghajar salah satu dari kalian..." teriak Arashi dengan menghentakan kaki kanan dan membuat seketika daerah itu membeku.


"...!!!" Para iblis terkejut dengan hal yang dilakukan Arashi dan sekarang mereka tak dapat bergerak karena kaki mereka membeku.


Arashi melesat dengan cepat lalu tanpa ragu memukul 'raja iblis duri' sekuat tenaga, "Jbbllast...!!!"


Ya, pukulan kuat itupun berhasil melubangi tubuh sang iblis dan berhasil membuat mereka terbelalak.


SI PENGACAU TELAH MARAH, AKAN JADI SEPERTI APAKAH PERTARUNGAN MEREKA NANTI?


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 924 : Melawan Empat Raja Iblis II