Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1085 : Kalian Membuatku Marah!!


Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Mode gabungan terpisah-pisah kembali dan hal itupum membuat 'sang raja iblis kematian' agak bingung.


"Sebenarnya siapa anak-anak ini?" Ia menatap satu persatu keempat gadis kecil itu.


Lindouw merasakan energi kuat yang berasal dari Yuzuru jadi ia memegang lengan Yuzuru dan mengangkatnya untuk memastikan sumber energi kuat itu, "Aku merasa gadis kecil ini memiliki energi kuat dari dalam tubuhnya tapi bagaimana bisa ia memilikinya?" Pikirnya.


Yuuki secara perlahan berdiri tegak lalu berkata, "Lepaskan adikku!!!"


"Sebenarnya siapa kalian?" Ucap Lindouw dengan mencengkram erat lengan Yuzuru.


"ARRGGH...!!!" Gadis kecil itupun meringis kesakitan.


"Ku mohon lepaskan adikku!!!" Rengek Yuuki dengan wajah memelas.


'Sang Raja Iblis Kematian' tak bergeming dan malah memasang sorot mata tajam, "Ku tanya lagi, sebenarnya siapa kalian?"


"Lepaskan dia!!!!" Mendadak Ashura yang menghilang muncul dari samping dan ia mengarahkan senapan pada kepala Lindouw dan menembakan, "DOORR...!!!!"


"Jadi dimana grimoire milikku, sialan!!!!" Si pemilik kekuatan hantu itu tanpa ragu menembak kepala Lindouw.


Raut wajah Yuuki yang sebelumnya putus asa secara perlahan berubah menjadi ceria begitu melihat Ashura datang menyelamatkannya, "Kau menyelamatkanku..." ucapnya dengan ekspresi senang.


Ashura tak menjawab dan iapun menodongkan senapan pada kepala Lindouw dan membrondongnya dengan tembakan-tembakan.


"DOORR...!! DOORR...!!" tembakan beruntun itupun bahkan sampai menghancur kepala Lindouw.


Yuuki yang merupakan anak kecil menjadi takut pada sepak terjang Ashura yang tanpa ragu menghancurkan kepala musuh, "Dia bukan pahlawan dan bahkan ia lebih buruk dari pada iblis itu sendiri..."


"DOORR...!!! DOORR...!!" Setelah berulang kali menembak dan sukses menghancurkan kepala lawan akhirnya Ashura berhenti menembak, "Ku tanya lagi!! Mana grimoire sihir ku!!"


"DOORR...!!" Iapun menembak satu kali lagi.


Lalu setelah Ashura berhenti menembak secara perlahan bagaikan waktu yang berjalan mundur kepala Lindouw yang telah hancur menjadi pulih kembali.


Iapun kemudian berdiri dengan tegak, "Mana grimoire ku..."


"DOORR...!!!" Ashura menembak akan tetapi peluru yang melesat itu dapat ditangkap menggunakan dua jari oleh Lindouw.


"Aku memang berniat mencarimu saudaraku akan tetapi sepertinya aku sangat beruntung karena kau datang sendiri padaku..."


Ashura menatap tajam dan iapun berkata, "Mana grimoire ku, sialan!!"


Lindouw menjawab dengan entengnya, "Tenang saja!! Grimoire sihir itu ku simpan ditempat yang aman..." iapun merobek perutnya sendiri dengan sabitnya lalu mengambil sebuah grimoire hitam dari luka sobekan yang ada diperutnya itu.


"Ini adalah grimoire yang sangat spesial karena berisikan kekuatan Dewa Kematian..."


Ashura menatap tajam dan tanpa takut berkata, "Itu grimoire ku!!!"


Lindouw berkata, "Aku telah mencari cara untuk membuka grimoire ini akan tetapi tetap tak bisa!! Ya, hanya pemilik asli yang dapat membuka grimoire sihir ini!!"


"Lalu sebagai orang yang sama-sama mendapatkan kekuatan Dewa Kematian mari berkerja sama, saudaraku.." ucap Lindouw dengan mengulurkan tangan kanan.


"Cuih..." Ashura malah meludah pada telapak tangan musuh, "Aku menolak tawaranmu itu dan juga aku bukan saudaramu...!!"


"Sekarang kembalikan grimoire ku..!!! Ucapnya dengan sorot mata tajam.


"Hahahaha... sayang sekali saudaraku kau harus mati!!" Ucap Lindouw dengan sorot mata tajam, iapun menciptakan satu lagi lengan tambahan untuk memegang grimoire hitam milik Asuhra


"Zink!!" Mendadak 'sang raja iblis kematian' menghilang dengan teleport dan muncul kembali dibalik punggung Ashura


Ashura hanya diam saja lalu berbalik dan menodongkan senapan pada wajah 'sang raja iblis kematian', "DOORR...!! DOORR...!!" Iapun membrondong wajah iblis kelas tertinggi itu dengan beberapa kali tembakan.


Wajah Lindouw hancur lalu ia menghilang lagi dengan kemampuan teleport, "Zink!!!" Iapun muncul kembali disamping kiri Ashura.


Ashura diam saja lalu 'sang raja iblis kematian' menebas lagi dengan sabitnya, "Sllash!!"


"Apa kau tak pernah belajar?" Ucap Ashura yang kembali menodongkan senapannya, "DOORR...!!! DOORR...!!" Iapun ditembaki dan seluruh tubuhnya penuh lubang.


"Zink!!" Lindouw berteleport lagi dan muncul lagi tepat dihadapan Ashura.


Bagaikan waktu yang berjalan mundur luka diseluruh tubuh dan wajahnya pulih kembali, "Sepertinya semua serangan yang kita lakukan tak mempan satu sama lain..."


"Khi..." Ashura tersenyum menyeringai, "Benar dan sepertinya pertarungan ini akan berlangsung sangat lama akan tetapi aku tak mau itu terjadi..."


"Hahahaha... kau berkata seperti itu, memangnya kau bisa menang dariku?" Ejek 'sang raja iblis kematian'


"Tentu saja!!" Jawab Ashura dengan sorot mata tajam penuh keseriusan, "Aku punya sebuah trick untuk memenangkan pertarungan ini..."


"Zink!!!" Mendadak Yami/Yemi muncul dengan membawa Yui dan Yugiri dengan kemampuan teleport dan hal itupun membuat 'sang raja iblis kematian' sangat geram.


"Sialan!!! Kosuke Yui 'sang sayap suci'!!" Ucap 'sang raja iblis kematian' dengan menggertakan gigi-giginya.


"Benar sekali!! Yui adalah kunci kemenanganku!! Dia dulu adalah orang yang telah mengirim Dewa Kematian ke akhirat dan dia akan melakukan hal yang sama padamu..." ucap Ashura.


Lindouw sangat geram pada kemunculan Yui yang bebas terlebih sekarang Yami/Yemi ada dipihak mereka.


"Yami!! Yemi!! Bukankah seharusnya kau ada dipihak ku?" Ucap Lindouw.


Yami si sisi buruk yang memiliki kemampuan teleport menjadi sangat geram, "Siapa juga yang mau jadi budakmu!!! Aku adalah salah satu dari Red Eagle dan aku kemari untuk menghajarmu, sialan!!!!"


Lindouw menatap ke arah Yui yang berdiri tepat dibelakang Ashura dan Yami, "Itu semua pasti karena ulahnya!! Aku harus segera menghabisinya karena jika tidak hal yang sangat buruk bisa saja terjadi..."


"Zink!!!" Lindouw berteleport dan langsung muncul dibelakang punggung Yui, iapun mengangkat sabitnya lalu tanpa ragu menebas.


"Sllash!!"


Yami segera menepuk pundak Yui dan membawanya menghilang dengan kemampuan teleport sebelum sabit lawan mengenai mereka, "Zink!!!" Lindouw sangat geram.


Lalu iapun mendadak terkejut saat tak merasakan keberadaan Ashura, "Sialan, dimana yang satunya!!!"


"Aku ada disini!!!" Ucap Ashura yang tau-tau berada dipunggung Lindouw dan merebut grimoire hitam miliknya.


Lindouw yang telah kehilangan grimoire hitam menjadi sangat geram, "Sialan!!!!"


"Mengapa kau terlihat marah padahal aku hanya mengambil barangku sendiri?" Ejek Ashura dan iapun membuka grimoire sihirnya lalu mengambil senapan laras panjang dan menembak wajah lawan, "DOORR... DOORR..."


"Meski tak mampu menghabisi nyawamu tapi ku yakin senjataku yang dilapisi kekuatan Dewa Kematian membuat dirimu sangat kesakitan..." ucap Ashura yang telah mendapatkan kembali grimoirenya.


Ya, grimoire kematian telah direbut kembali tapi apakah itu akan dapat merubah keadaan?


Mampukah 'sang raja iblis kematian' dikalahkan?


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1085 : Kemarahan Sang Kematian II


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****