Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 962 : Singa Dan Serigala


Karma 'sang raja iblis petir' menantang duo kapten Red Eagle dalam pertarungan udara.


Ia sekarang berada tepat dibawah awan hitam penuh kilatan petir, "Majulah dan aku akan menghabisi kalian...!!!" Ucapnya dengan sorot mata tajam menghadap ke bawah.


Ryusuke maupun Daisuke melesat ke atas dengan kecepatannya masing-masing.


"Datanglah padaku!!!!" Teriak Karma dengan lantang, petir diawan hitam yang ada dibelakangnya menyambarnya sendiri sehingga ia kaya akan energi.


"Sllash!!!" Dengan jari telunjuknya ia menembakan tembakan petir berkekuatan tinggi.


Ryusuke terkejut begitu sebuah serangan super kuat dan sangat cepat mengarah padanya, "Sial..." iapun langsung menyilangkan kedua pedang.


"DYYEERR...!!!" Meski mampu menahan tapi tetap saja Ryusuke terkena dampaknya dan iapun jatuh ke tanah.


Daisuke yang melihat rekannya jatuh bergumam, "Dia membuat tubuhnya sendiri sebagai media untuk rambatan petir yang ada diawan itu!!! Tindakannya benar-benar gila tapi ku yakin fisiknya tak akan bertahan lama!!!"


"Satu telah tumbang..." ucap Karma yang melihat Ryusuke telah jatuh, iapun sekali lagi memfokuskan energi pada jari telunjuknya dan menembakan petir berkekuatan tinggi, "Sllash!!!!"


"Serangan seperti itu tak berguna untukku..." ucap Daisuke yang berhenti mendekat, iapun mengarahkan dua telapak tangannya ke depan lalu secara mendadak petir Karma terpantul.


"Apa?? Serangan petirku tak mempan? Tapi bagaimana bisa?" Karma benar-benar terkejut.


"Itu karena aku juga pengguna elemen petir!!! Aku membelokan seranganmu!!!" Teriak Daisuke yang mendekat, iapun segera menarik pedang yang tersarung dipinggangnya lalu tanpa ragu menebas, "Sllash!!!"


"Cruat!!" Dada Karma tertebas akan tetapi ia sempat memundurkan langkah sehingga ia tak terluka parah.


"Ku akui petirmu yang sekarang lebih kuat dari pada petirku yang energinya bersumber dari Cahaya Surga akan tetapi aku takkan kalah...!!!!"


Daisuke menyerang maju akan tetapi Karma mengendalikan petir dari atas sehingga kilatan petir menyambarnya, "DYYEERR!!!" Daisuke terkena serangan telak akan tetapi dia mampu bertahan.


"Hahahaha...!! Aku mampu mengendalikan petir dari awan ini aku tak terkalahkan!!!!" Ucap Karma yang merasa diatas angin.


Tetapi secara mengejutkan Ryusuke melesat dari bawah dan langsung menebas, "Sllash!!!"


"Cruat!!!" Salah satu sayap Karma terpotong, iapun kehilangan keseimbangan akan tetapi dengan kemampuan regenerasi ia secepat mungkin pulih, "Bagaimana mungkin kau bisa berdiri lagi setelah terkena seranganku??!!" Ucap Karma dengan sorot mata tajam.


Ryusuke menjawab dengan datar, "Seranganmu memang kuat akan tetapi tekadku membunuh iblis tak terhentikan..." iapun kembali melesat ke arah lawan.


Karma secepat mungkin menembakan petir akan tetapi dengan dua pedangnya Ryusuke mampu memotong petir itu.


Disaat yang sama Daisuke bangkit lagi dan iapun juga menyerang dari arah belakang.


"Sllash!!!" Karma yang diserang dari arah depan dan belakang terkena serangan.


Kedua sayapnya terpotong, "Sialan!!" Ucapnya yang perlahan jatuh.


Daisuke dan Ryusuke melesat ke bawah dan langsung menebas, "Sllash!!" Kali ini kedua kaki Karma terpotong.


"Aku tak akan kalah!!!" Teriak Karma yang mengenadalikan petir diatas untuk menyambar keduanya.


Keduanya bertindak cepat dan sebelum terkena serangan mereka menebas lagi, "Sllash!!!" Karma kehilangan kedua tangan.


Karma tak menyerah begitu saja, iapun berusaha memulihkan diri dengan kemampuan regenerasi, "Tak akan ku biarkan!!!" Teriak Daisuke dan Ryusuke serentak.


Mereka berdua menyerang dari depan dan belakang, "Jlleebb!!!" 'Sang Raja Iblis Petir' itupun tertusuk dari dua sisi.


"Uhuk!!" Karma memuntahkan darah.


"Iblis tingkat atas memiliki kemampuan regenerasi yang luar biasa tapi ku dengar ia akan mati jika jantungnya hancur, apa itu benar?" Ucap Ryusuke.


"Benar sekali!! Aku akan mati jika jantungku hancur..." Jawab 'sang raja iblis petir' dengan tersenyum lebar.


"Mengapa kau terlihat senang?" Tanya Daisuke.


"Biar ku katakan pada kalian!! Saat ini kalian memang mengalahkanku akan tetapi kalian memulai masalah baru..."


"Iblis terkuat telah kembali dan begitu dia mengetahui aku telah mati maka kalian akan berhadapan dengan mereka 'para raja iblis'..."


"Kami tidak takut!!!" Jawab Ryusuke dan Daisuke secara spontan.


"Hahahahahaha...!!!" Karma malah tertawa lepas, "Kita lihat saja nanti..." iapun secara perlahan berubah menjadi abu.


SATU RAJA IBLIS TELAH BERHASIL DIKALAHKAN!!!


*****


Pemulihannya berjalan dengan cepat karena Yui ikut membantunya.


Kosuke Yui merupakan Naga Cahaya Suci yang memiliki kemampuan memulihkan dengan cara memundurkan waktu.


"Kurasa sudah cukup..." ucap Yui dengan mengatupkan kembali sayap putihnya, ia terlihat kelelahan karena energinya terkuras.


Begitu pulih Arashi langsung berdiri tegak dengan senyuman lebar, "Khehehe... terima kasih, Yui!!! Berkat dirimu aku sembuh"


"Huft... kau selalu merepotkan saja!!"


"Hehehe, maaf deh!! Aku benar-benar berterima kasih dan mulai sekarang aku akan kembali ke medang pertarungan lagi!!!" Ucap Arashi dengan penuh semangat.


*****


Dilain tempat Gora dan Torga harus melawan kekuatan sebenarnya dari Venom.


Seluruh permukaan tanah muncul duri-duri putih berukuran 3 meter berbentuk seperti gading.


"Apa ini?" Ucap Gora.


"Aku merasa tempat ini penuh dengan energi musuh!!" Ucap Torga yang waspada.


"Hahahaha...!!" Suara tawa lepas mendekati keduanya dan Venom muncul dihadapan mereka, "Duri-duri putih ini adalah tulang dan sekarang tempat ini adalah wilayahku!!!!"


Gora dan Torga menjadi sangat waspada.


"Memangnya mengapa jika tempat ini wilayahmu?"


"Benar, kami akan tetap menang!!" Sahut Torga.


Venom tersenyum menyeringai, "Aku suka semangat kalian tapi asal kalian tau saja!! Hal yang paling ku suka adalah mematahkan semangat kalian dan membuat kalian putus asa!!"


"Kami tak akan pernah putus asa!!" Teriak keduanya secara serentak dengan menyerang.


Venom menyeringai, iapun menghentakan tanah dan sekali lagi duri-duri tulang muncul dari tanah menghalangi jalan keduanya.


"Cih!! Merepotkan!!" Ucap Gora.


"Tetap hati-hati..."


Secara mendadak Venom memukul dinding tulang itu sekuat tenaga, "Jbbuuak!!!" Torga yang ada yang tak menyadari serangan itupun terlempar.


"Ugh!!!"


"Torga!!!!" Teriak Gora yang menjadi geram, iapun langsung saja melompat dan melesatkan cakaran pada punggung Venom, "Shrring!!!!" Serangan itupun sama sekali tak dapat melukai Venom.


Venom langsung berbalik dan balas menyerang dengan hantaman siku, "Jbbuuak!!!" Gora terlempar.


"Hahahaha...!!! Dua telah tumbang dan mana dulu yang harus ku habisi..." ucap sang iblis yang telah berhasil menjatuhkan mereka, "Ya, akan ku habisi bocah siluman harimau hitam itu dulu!!"


Torga dan Gora berusaha berdiri lagi akan tetapi serangan Venom berakibat vatal sehingga mungkin beberapa tulang mereka patah.


"Tak perlu repot-repot untuk berdiri..." ucap Venom yang terus mendekat.


Secara tiba-tiba beberapa angin pemotong melesat dari hutan dan tepat mengenai Venom, "Shrring!! Shrring!!" Angin pemotong itupun terpental dan tak mampu menembus kerasnya kulit 'si iblis'


"Cih, siapa lagi?" Ucap Venom yang kesal karena serangannya terganggu.


"WUUSS..." sebuah bola api melesat akan tetapi Venom yang memiliki insting tajam menepisnya dengan mudah, "Hey, sialan!!! Datanglah kemari dan aku akan membunuhmu juga!!!" Teriaknya dengan lantang.


Didalam hutan dua wanita sedang mendekat, "Sepertinya serangan kita tak mempan padanya!!" Ucap si wanita siluman serigala.


"Hahahaha!!! Aku sudah menduga hal itu!!" Ucap wanita dengan rambut merah panjang dengan tersenyum menyeringai penuh semangat.


Ya, keduanya adalah Leona 'si singa api' dan Litha 'sang serigala badai'


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 963 : Kau Akan Kalah!!