Dikira Pembantu, Ternyata Istri Mafia

Dikira Pembantu, Ternyata Istri Mafia
43. Kesulitan


Nabilla menangis histeris. Ia merasa paling berdosa karena mengikuti hawa na*fsunya atas amarah yang ia limpahkan pada sang suami hingga membuat Amran dua kali menderita.


Ia tidak bisa mencurahkan perasaannya pada dokter Mariska tentang keadaan rumah tangganya hingga ia memilih diam dengan menelan sendiri kepedihannya. Dokter Mariska hanya mengelus punggungnya untuk meredakan kesedihannya.


"Tadi asisten pribadi suamimu sudah melihat keadaanmu. Saat kamu di bawa ke sini, kamu mengalami pendarahan yang parah. Kamu hampir kehilangan bayi kembar tigamu itu.


Jika bukan karena putraku tidak bersikeras meminta dokter Marion untuk menolong mereka bertiga, maka kamu akan kehilangan bayimu. Dokter menyarankan untuk menyelamatkan nyawamu karena keadaanmu yang sudah sangat kritis.


Tubuhmu sempat membiru dan Alhamdulillah, qodarullah, dokter ahli yang kami punya mampu menangani kamu dan bayi kembarmu.


Mereka mempertaruhkan karir mereka demi mempertahankan nyawamu. Sekarang, jika kamu tidak hati-hati menjaga kandunganmu karena berita suamimu, maka pengorbanan tim dokter rumah sakit ini akan sia-sia. Kamu akan mengalami kesedihan yang berlipat-lipat.


Suamimu di penjara, belum tahu nasibnya seperti apa dan ketiga buah hatimu harus meninggal karena ibu mereka tidak mampu melindungi mereka. Bukankah orang sepertimu sudah dididik oleh Allah sendiri untuk menjadikanmu wanita yang bermental kuat?" imbuh dokter Mariska menenangkan Nabilla.


"Maafkan aku dokter. Aku lupa peran setan sedang memandu aku untuk masuk dalam jeratan kebodohan yang ia buat. Aku sudah menzolimi diriku sendiri dalam masalah suamiku. Padahal setan adalah musuh yang paling nyata dan sesungguhnya setan sangatlah lemah jika kita tidak masuk dalam perangkapnya," timpal Nabilla.


"Yah, kamu hebat Nabilla. Hanya orang-orang yang berfikir waras untuk bisa mengendalikan keadaan dengan keimanannya. Serahkan semuanya kepada Allah karena musibah ini terjadi atas ijin Allah. Kenapa kamu tidak meminta pada Yang memberi masalah untuk menyelesaikan masalahmu?" lanjut dokter Mariska.


"Ya Allah. Aku menyerahkan sepenuhnya masalahku yang saat ini Engkau timpakan kepadaku. Tidak ada daya upaya yang bisa aku lakukan kecuali atas pertolonganMu. Berilah hambamu yang bodoh ini ketenangan jiwa agar aku mampu melewati ini semua, ya Allah," gumam Nabilla sambil mengangkat kedua tangannya untuk berdoa kepada Robb-nya.


Nabilla meminta Al-Qur'an dan tasbih pada dokter Mariska. Ibu sambungnya ini memberikan Al-Qur'an dan tasbih miliknya pada Nabilla. Nabilla bertayamum lalu menunaikan sholat magrib. Setelah itu mengaji.


Zhikir ringan adalah menyebutkan asma Allah dengan lisan kita, zhikir sedang adalah membaca Alquran dan puncaknya zhikir adalah menunaikan sholat. Itulah yang harus dijalankan oleh kaum muslimin seharusnya.


Sementara itu, tuan Rusli dan Arland sedang melakukan pelacakan pada orang yang sudah menjebak Amran. Tuan Rusli terlihat murung saat melihat hasil pelacakannya. Arland menunggu penjelasan tuan Rusli sambil meremat jari-jemarinya.


"Orang yang menjebak Amran tidak bermain sendiri. Ada begitu banyak oknum pejabat yang bekerjasama dengan oknum pejabat internasional dalam jaringan mafia yang ingin menjatuhkan Amran karena ingin menggilas habis perusahaan raksasa yang dibangunnya.


Dendam ini di mulai dari kakeknya yang memegang tampuk kekuasaan di kalangan mafia sebelumnya. Semua yang terlibat dalam jaringan ini punya kepentingan masing-masing. Kalau sudah begini, posisi Amran sulit untuk diselamatkan," ucap tuan Rusli frustasi.


Tuan Rusli kagum dengan menantunya yang punya pengaruh besar dalam dunia mafia. Hanya saja Amran bermain cukup halus hingga wajahnya tidak mudah dikenali oleh orang-orang seperti dirinya yang nota Bene adalah pengusaha hebat.


"Pantas. Wajahnya Amran begitu asing baginya karena nama besar sang kakek yang ia masih pertahankan di dunia Mafia," ucap tuan Rusli.


"Itu karena tampuk kekuasaan yang dimiliki oleh tuan Abdullah belum lama ini diserahkan kepada tuan Amran karena sudah menikahi putri anda Nabilla. Pernikahan mereka terjadi karena kebetulan dan terkesan karena pemaksaan. Cinta mereka seiring waktu, bukan jatuh cinta pada pandangan pertama karena Amran memanfaatkan Nabilla untuk kepentingannya.


Menikahi gadis bercadar yang awalnya bagi Amran adalah sebuah kebodohan. Tapi pada akhirnya mengetahui ia menikahi seorang bidadari, ia baru menyadari kebodohannya," ucap Arland membuat tuan Rusli paham karena dirinya dulu seperti Amran saat mendapatkan ibunya Nabilla. Hanya saja tuan Rusli tidak seberuntung Amran yang bisa memiliki Nabilla seutuhnya karena dukungan sang kakek.


Drettttttt.....


Bunyi ponsel tuan Rusli menggema. Ternyata itu dari istrinya Mariska. Tuan Rusli mendengar apa yang disampaikan istrinya tentang Nabila. Tuan Rusli mengangguk paham dan berjanji akan kembali ke rumah sakit bersama dengan Arland.


"Ada apa Tuan? sepertinya ada berita baik," ucap Arland.


"Nabilla sudah siuman. Kamu di minta untuk menemuinya," ucap tuan Rusli.


"Baiklah. Kita berangkat sekarang saja," pinta Arland.


Pintu kamar itu dibuka dan Nabilla sudah siap mendengarkan penjelasan Arland yang melihatnya penuh haru. Begitu juga dengan tuan Rusli yang terlihat gugup saat melihat putrinya. Nabilla.


"Apa kabarmu nona Nabilla!" tanya Arland.


"Alhamdulillah aku sudah lebih baik Arland. Begini Arland. Aku sudah mendengar penjelasan dokter Mariska. Salam kenal tuan. Saya Nabilla, istrinya mas Amran. Kata dokter Mariska, tuan siap membantu kasus suami saya. Apakah itu benar?" tanya Nabilla tanpa basa-basi.


Tuan Rusli terlihat sedih saat putrinya memanggilnya dengan sebutan tuan. Tapi ia paham karena situasi seperti ini tidak mungkin ia memperkenalkan dirinya sebagai ayah kandungnya Nabilla mengingat banyak ujian yang dihadapi putrinya saat ini dalam keadaan hamil tua.


" Tolong jangan terlalu banyak basa-basi dihadapanku, Arlan. Bisakah kamu jelaskan apa yang kamu temukan dengan suaminya dokter Mariska pada kasus mas Amran ?" tanya Nabilla to the point.


Arland meminta tuan Rusli sendiri yang menjelaskan kepada Nabilla tentang apa yang sudah mereka temukan tadi di komputer raksasa milik tuan Rusli di perusahaannya. Awalnya tuan Rusli menolak karena dia merasa itu bukan wilayahnya Nabilla untuk mengetahui permainan para mafia dengan dunia teknologi.


"Tidak usah ragu tuan. Dengan kita menjelaskan apa adanya pada nona Nabilla, justru kita akan mendapatkan solusi darinya," ucap Arland penuh percaya diri jika Nabilla yang bisa menangani kasus berat yang dipikul suaminya saat ini.


Tuan Arland menjelaskan secara terperinci kepada Nabilla yang mendengarnya dengan seksama. Nabilla tersenyum dari balik cadarnya yang tidak terlihat oleh kedua pria tampan yang ada dihadapannya.


"Apakah nama-nama yang terlibat dapat terjaring oleh tuan?" tanya Nabilla.


"Tentu saja, nak Nabilla. Aku sudah meretas nama-nama mereka baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Hanya saja kita tidak bisa menyeret nama mereka karena jabatan mereka yang begitu kuat di jaringan internasional," ucap tuan Rusli terlihat frustasi.


"Apa solusi anda nona Nabilla?" tanya Arland setelah tuan Rusli memaparkan hasil temuannya seraya menyodorkan laptop miliknya pada Nabilla.


"Terlalu mudah bagiku untuk menyeret mereka semua ke pengadilan internasional dan mungkin ke pengadilan Allah sekalian," ucap Nabilla sambil menarik sudut bibirnya.


"Maksud nona Nabilla bagaimana ya? mana mungkin kita bisa menjatuhkan lawan-lawan tangguh itu?" tanya Arland.


"Miskin mereka! pindahkan semua tabungan dan aset berharga lainnya yang tersimpan di setiap bank ke dana sosial di seluruh negara yang sangat membutuhkan. Dengan membuat mereka miskin, mereka tidak akan bisa berkutik lagi karena tidak ada materi yang bisa mempermudah mobilitas mereka.


Kedua, adu domba diantara mereka, karena strategi adu domba yang paling mudah untuk mencerai beraikan suatu organisasi terselubung.


Ketiga, permalukan mereka. Semua mereka pasti punya aib, entah diri mereka sendiri maupun keluarga mereka. Karena keluarga yang dibesarkan dengan uang haram akan menghasilkan keturunan yang mempunyai perilaku buruk, seperti terjerumus ke dalam dunia hitam dan terakhir hancurkan bisnis sampingan yang mereka geluti terutama bisnis kotor yang cepat memperkaya mereka. Buka aib mereka dan juga aib keluarga mereka dengan mempertontonkan kepada publik melalui media apapun yang kita bisa tempuh dengan cepat. Paparkan bukti penyelewengan dana korupsi yang sudah mereka umbat untuk kepentingan pribadi.


Dengan begitu penghakiman dunia akan lebih menyakitkan bagi mereka daripada penjara itu sendiri!" ancam Nabilla tidak main-main dan itu membuat tuan Rusli dan Arland saling melakukan tos dengan wajah ceria.


"Masya Allah, Nabilla. Nah, apa ku bilang, nona Nabilla yang akan menemukan solusinya dari benang kusut permasalahan yang belum terurai," puji Arland penuh rasa syukur.


"Amazing Baby!" Puji tuan Rusli membuat Nabilla syok.


"Kenapa dia memanggilku sayang? kenapa lelaki tua ini jadi mesum padaku?" batin Nabilla sambil bergidik.


......


Mohon baca Karya author Terjebak Permainan Hot Mafia!


Mohon like dan vote nya say..