Menikah Dengan Om Sahabatku.

Menikah Dengan Om Sahabatku.
Bab 220 Ajaran David.


Jumpa lagi dengan author receh, cerita hanya untuk hiburan semata. enjoy saja membacanya. Dan jangan lupa tetap menjaga kesehatan.


Happy reading guys.


***


David menatap wajah Rodrick dengan dalam, dia ingin mencari. Ada hubungan apa Rodrick dengan pegawainya tersebut.


"Apa kau ada hubungan dengan..?" David tidak melanjutkan perkataannya, matanya tetap menatap wajah Rodrick. Dan tangan David memberikan tanda menunjuk kearah luar.


"Hubungan dengan siapa? Umar? Om..! Rodrick masih normal..!" pekik Rodrick.


"Bukan yang pria, itu yang gadis?"


"Apa ada cinta di antara Pak dokter dengan pegawainya?" sambung David.


"Tidak ada ?" sahut Rodrick, dengan pura-pura sibuk menatap komputer didepannya.


"serius! apa bohong ? apa cintamu bertepuk sebelah tangan?" tebak David.


"Ah...! Om, cukup." Rodrick mencoba menghindari kejaran pertanyaan David.


"Pasti bertepuk sebelah tangan." tebak David.


"kenapa nasib percintaan kita mirip, Om dulu pernah menyukai seseorang gadis. Tapi tidak kesampaian, Om menyukainya. Mengikutinya terus. Tapi Om gagal, gadis itu jatuh ke tangan orang yang baru saja dikenalnya. Tapi Om tidak putus asa, ada putus asa sedikit. Tapi Om langsung bangkit. Om kemudian mengenal gadis yang jutek, dan gadis itu selalu menjadi teman Om bertengkar setiap bertemu. Om jatuh cinta dengannya, benar-benar jatuh cinta. Tapi gadis itu sok jual mahal." David menghentikan ceritanya.


"Terus Om !" Rodrick tidak sabar mendengarkan kisah cinta David.


"Sebentar Om haus." David mengelus tenggorokannya.


"Sorry Om" Rodrick mengambil minuman dari lemari pendingin yang ada didalam ruangan kantor.


"ini Om, hanya ada air mineral" Rodrick memberikan air mineral kepada David.


"Terima kasih" David membuka tutupnya dan langsung meneguknya hampir habis.


"Lanjut Om," ujar Rodrick.


"Sabar boy, napas Om tinggal satu dua ini" ucap David meletakkan minuman yang dipegangnya kembali keatas meja.


"Om, tidak apa-apa kan. Jangan kena serangan jantung lagi" ujar Rodrick.


"hei..! cukup Om masuk kedalam ruangan bedah untuk operasi sekali, jangan ada lagi," kata David.


David kembali melanjutkan ceritanya, mengenai hubungan dengan Mayang. Sampai dia menikah dengan terpaksa, karena salah jalan. Sehingga menikah di satu desa, karena dianggap telah mencemarkan desa tersebut.


"Ada desa seperti itu Om?" Rodrick tidak percaya, apa yang di ceritakan oleh David.


"Kau tidak percaya? tanya kepada Daddy dan mommy mu, dia pasti mengatakan bahwa itu benar terjadi" ucap David.


"Om menikah dengan gadis itu, benar ?"


"Iya, kalau tidak benar-benar menikah. Dari mana Dama dan Mada ada, tidak mungkin mendapatkannya dari bak sampah," ujar David.


"Tante Mayang gadis itu?" tanya Rodrick.


"Iya, istri Om hanya Tante Mayang. Kau kira Om punya dua istri, satu saja tidak habis," ujar David.


"Hehe... sorry Om, David kira gadis itu akan melarikan diri. Selesai menikah" ngekeh Rodrick.


"Kalau gadis yang Om incar itu, apakah masih sering ketemu?" tanya David.


"Sering, itu mommy mu. Daddy mu itu pulang dari luar negeri langsung mengambil gadis gebetan Om!" seru David.


"Apa?" mata Rodrick terbelalak, kemudian dia tertawa ngakak. Sampai Rodrick memegang perutnya, karena merasa lucu.


"Hahahaha..!" David tertawa lebar, sampai air matanya menetes disudut bola matanya.


"Puas...puas!" David mendelik menatap Rodrick.


"Salah Om juga, kenapa tidak cepat menyatakan perasaan. Kan tidak duluan di ambil Daddy."


"Itu karena dukungan Alana, dia yang gencar mendekatkan mommy mu dengan Daddy mu," kata David.


"Tante Mayang hanya pelarian Om saja?"


"Tidak! Om cepat move on dari mommy mu, gadis tidak hanya satu. Dony mengatakan bahwa Jodoh Om masih berjalan-jalan diluar sana. waktu pernikahan Mas besan, Om baru sadar Mayang sangat menarik. walaupun gadis itu jutek, tapi membuatnya semakin menarik. Om bertekad Om harus menikahinya, dan terjadi peristiwa salah jalan. Om menikah, walaupun gadis itu merasa terpaksa pada mulanya. Tapi lama-lama, Mayang tahluk juga dengan ketampanan Om ini. Dan menghasilkan dua anak, dan sekarang Om tinggal menunggu cucu saja."


David mengakhiri ceritanya, dengan wajah yang tersenyum.


"Om sungguh sangat beruntung, salah jalan membawa berkah. Apa aku mengikuti jejak Om saja," ujar Rodrick.


"Hahahaha...! jangan mengikuti jejak Om, nanti mas besan akan menghajar Om," kata David dengan tertawa lebar.


****


Malam tiba, Vely sudah masuk kedalam mimpi. Hari ini jadwalnya sangat padat. Setelah selesai kuliah, dia fitting baju resepsi. Kemudian dia menemani Vania untuk mencari cincin nikah, karena Kenway tidak bisa mengambil cuti. Dia baru bergabung dengan maskapai tempatnya saat ini.


Sudah dua hari Vely tidak berjumpa dengan Dama, karena kesibukan Dama. Saat kuliah Vely diantar oleh sopir.


Tiba-tiba Vely tersentak, dia merasa ada gerakan didekat jendela kamarnya. Mata Vely terbuka lebar, telinganya mendengar seperti orang sedang bercakap-cakap.


Vely sontak turun dari ranjangnya, dan dengan mengendap-endap berjalan menuju jendela kamarnya. Dia membuka tirai dan mengintai keluar.


"Kak Dama!" Vely melihat Dama dan Keane sedang berada dibawah.


Vely kemudian membuka jendela kamarnya, dan melihat kebawah.


"Apa yang kakak lakukan dibawah sana?" tanya Vely.


Keane dan Dama sontak kaget, keduanya mendongak keatas. Dan terlihat Vely berdiri didepan jendela.


"Ini Vel, suamimu Dama rindu. Katanya sudah dua hari tidak bertemu istri," ucap Keane.


"Mana ada ! tidak Vely. Keane yang rindu dengan Mada, dia yang ingin bertemu dengan Mada." balas Dama.


"Ini tangga untuk apa?" Vely melihat tangga ada didekat jendela kamarnya.


"Untuk Dama naik ke atas kamar Vely." beritahu Keane.


Dama hanya menunjukkan wajah mesem, sebenarnya. Bukan Dama yang ingin naik keatas kamar Vely, tetapi Keane ingin bertemu dengan Mada. David tidak melarang untuk bertemu, mereka sudah halal. Tetapi Richard melarang, seperti Vely yang belum boleh disentuh. Larangan untuk Vely, berlaku juga untuk Mada. Mada yang sekarang berusia memasuki usia 19 tahun. Baru bisa disentuh saat sudah berusia 20 tahun.


Ketakutan Richard sangat beralasan, karena temannya ada yang menikah muda. Temannya tersebut meninggal Waktu melahirkan, Aisha sudah memberikan pengertian kepada Richard. Tetapi Richard tetap Keukeh dengan pendiriannya.


"Keane, kenapa kau mengkambinghitamkan aku ?" Dama jengkel memandang kakak ipar, dan juga sebagai adik iparnya (ribet dah panggilan mereka 😀😃)


"Hus diam, nanti Vely ngadu ke Daddy," ujar Keane.


Vely tidak mendengar apa yang dibicarakan keduanya dibawah jendela kamarnya.


"Kalau tidak ada perlu dengan Vely, good night ." Vely ingin menutup jendela kamarnya.


"Tunggu Vely, ada yang ingin kakak katakan" Dama mencegah Vely untuk menutup jendela kamarnya.


"Ada apa kak? apa besok pagi tidak bisa, nanti Daddy dengar. Daddy akan ngamuk."


"Sebentar saja, pegang Keane!" Dama naik keatas tangga, Keane dengan sigap memegangi tangga.


Apa yang akan dilakukan Dama?


*


*


*


Bersambung dolo...🙏