Menikah Dengan Om Sahabatku.

Menikah Dengan Om Sahabatku.
Bab 130 Sold out


Tetap semangat semua, dan tetap jaga kesehatan.


Happy reading guys ❤️


****


Hari yang ditunggu-tunggu oleh Alana akhirnya tiba, setelah Aisha yang termuda diantara mereka bertiga menikah terlebih dahulu. Kemudian disusul oleh Mayang yang menikah terpaksa. Akhirnya Alana menikah karena keinginannya sendiri.


Jam tujuh pagi acara akad nikah dilakukan dirumah keluarga Alana, akad hanya dihadiri oleh kerabat dekat saja.


"Hai calon pengantin, apa kabar ?" tanya Aisha yang baru saja datang.


"Hai Tante kecil, kenapa baru datang sekarang. Kenapa tidak datang semalam ?" pertanyaan beruntun keluar dari dalam mulut Alana.


"Kata mas say, Aish tidak boleh lama-lama diluar ." alasan Aisha, padahal Aisha sibuk dengan kolam bolanya.


Ketika Mayang datang, Alana mengajukan pertanyaan seperti yang ditanyakan nya kepada Aish.


"Aku tidak bisa cuti ." alasan Mayang.


"Cuti apa ? pasti kau tepar, di gas pol oleh David !" seru Alana.


"Sudah jangan ngomel-ngomel saja, ntar berantakan makeup mu itu ," kata Aisha.


"Aku cantik ?" tanya Alana sembari berjalan didepan Aisha dan Mayang, seperti sedang memperagakan fashion.


"Al, duduk ! nanti kau berkeringat," kata Mayang.


"Aku gugup, bagaimana jika nanti Dony salah sebut namaku ? aku akan balas Dony dengan menikahi pak penghulunya," ujar Alana dengan wajah cemberut.


"Hahaha..! bagaimana jika pak penghulunya sudah tua, rugi kau Al ," kata Aisha.


"Pak penghulunya masih muda, aku sudah selidiki. Kalau ada teman kita masih jomblo, mau aku jodohkan dengan pak penghulu." ngekeh Alana.


Akhirnya jam yang ditunggu Alana tiba, keluarga besar Dony tiba.


Akad nikah segera dilakukan tepat jam 7 pagi waktu setempat.


Pihak pengantin wanita berada didalam kamar.


Alana menutup telinganya, karena Alana takut Dony salah sebut namanya .


Begitu terdengar suara SAH yang kuat, baru Alana berani membuka telinganya.


"Bagaimana, apa aku jadi menikah ?" tanya Alana kepada Aisha dan Mayang.


"Sepertinya tidak jadi, Dony terpukau menatap wajah penghulunya. Dony menyebutkan nama penghulu Al, bukan namamu !" kata Mayang.


"Benar Al, Seperti yang kau katakan. Pak penghulunya sangat ganteng ," kata Aisha.


"Siapa yang ganteng ?" terdengar suara Richard dari belakang Aisha.


"Hehe..tentu mas Richard tersayang ," ucap Aisha.


Mayang dan Alana tertawa, melihat Aisha terciduk memuji pria lain.


"Awas bohong ." ancam Richard.


"Om, Alana sudah bisa keluar ?" tanya Alana dengan tidak sabar.


"Iya, hati-hati jalannya. Tunjukkan Alana itu wanita feminim," kata Richard, yang takut nanti Alana mempermalukan diri sendiri. Jika sampai terjatuh.


Dengan didampingi oleh Aisha dan Mayang, Alana berjalan keluar dari dalam kamar.


Begitu mendekati tempat Dony duduk Alana berbisik kepada Aisha.


"Aish, aku kebelet pipis," kata Alana dengan berbisik.


"Tahan! tidak mungkin kita kembali dan bilang kepada mereka semua, bahwa pengantin wanita kebelet pipis ." balas Aisha dengan berbisik.


"May, aku mau pipis ," ucap Alana kepada Mayang.


"WHat..! tahan, pandangi wajah Pak penghulu. Pasti pipis mu kembali, tidak jadi mau keluar," kata Mayang yang makin nyeleneh.


"Betulkan, apa yang kukatakan Pak penghulunya ganteng ," kata Alana yang melupakan keinginannya untuk pipis, Seperti yang dikatakan Mayang.


Ketiga calon ibu muda itu senyum-senyum sendiri, melirik pak penghulu yang duduk didepan Dony .


"Fokus !" kata Aisha kepada Alana dan Mayang.


Aisha dan Mayang membimbing Alana untuk duduk disamping Dony.


Dony melirik Alana, yang selama seminggu tidak bertemu. Karena mereka dipingit.


"Akhirnya, aku berhasil mempersuntingnya ." batin Dony.


"Pak penghulu dilihat dari dekat makin cakep ." batin Alana.


Suara batin pasangan baru saling berbeda, sang pria memuji sang wanita. Sedangkan sang istri memuji penghulu yang menikahkan mereka.


Setelah acara akad selesai semua, acara langsung dilanjutkan dengan acara resepsi. Yang dilakukan di hotel milik Opa Alana, yang tidak jauh dari tempat akad dilaksanakan.


Ditempat berbeda yang tidak jauh dari tempat akad dilakukan, orang suruhan Tony berhasil menghentikan Sarah yang ingin membuat kekacauan dengan berpura-pura hamil dengan memakai baju hamil dan mengikat bantalan diperutnya.


"Awas..! aku ingin masuk, aku ini istri laki-laki yang menikah itu !" seru Sarah dengan meronta-ronta.


"Nona, jangan buat keributan disini. Akan kami laporkan anda Nona karena telah melanggar ketertiban umum ." ancam Tony.


"Laporkan ! aku tidak takut !" seru Sarah.


"Sarah ! ayo kita pergi ." Rika sepupu Sarah datang, dan langsung menarik tangannya. dan mendorongnya untuk masuk kedalam taxi yang membawanya ketempat Sarah membuat keributan.


"Ah..kenapa kau datang kak !" marah Sarah kepada Rika.


"Kalau aku tidak datang, mungkin kau sebentar lagi akan tidur membusuk didalam penjara. Apa kau mau ?" tanya Rika.


"Maaf Pak, adek saya lagi stress," kata Rika.


****


Resepsi Alana dan Dony dilakukan dengan sangat meriah.


Para undangan yang terdiri dari rekan-rekan bisnis papa Alana, opa Alana dan rekan-rekan para dokter teman Oma Alana.


Diantara para tamu, ada gadis yang sedari tadi terus ke toilet.


"Ah..kenapa harus memakai kebaya, buat ribet saja ." ngedumel Jeslyn, karena kain yang digunakannya sering terlilit. Sehingga ia terus ke toilet untuk memperbaiki.


"Aw...!"


Brakkk..


Jeslyn jatuh tersungkur, karena kainnya terhinjak sepatunya.


"Kau tidak apa-apa ?" suara menegur Jeslyn yang tertelungkup dilantai.


"Apa kau tidak lihat !" Jeslyn berusaha untuk bangkit, tapi kakinya terasa sakit .


Wisnu mengulurkan tangannya, untuk membantu Jeslyn berdiri.


"Aku tidak akan mau lagi untuk memakai pakaian seperti ini, jika aku menikah nanti. Aku akan memakai celana jeans saja !" Jeslyn mengangkat kain yang dikenakannya setinggi lutut.


"Ayo ku bantu ." Wisnu memegang Jeslyn untuk berjalan.


"Nona, turunkan kainnya. Kita sudah mau sampai ketempat resepsi, anda tamu undangan pesta ini kan ?" tanya Wisnu.


"Ya, tolong antarkan aku kesitu ." Jeslyn menunjuk ketempat Aisha dan Mayang duduk.


'Kak Jeslyn kenapa ?" tanya Aisha melihat Wisnu memapah Jeslyn.


"Gara-gara kain dan sepatu ini, mereka membuatku jatuh. Untung ada mas-mas ini yang membantuku ," kata Jeslyn dan meletakkan bokongnya kekursi.


"Mas-mas ?" tanya Aisha.


"Ini ." Jeslyn menunjuk Wisnu yang masih berada didekatnya.


"Kak Jeslyn, ini mas Wisnu. Mas Aish ," kata Aisha.


"Hups..!" Aisha menutup mulutnya.


"Maaf mas, saya kira mas tadi jaga toilet," kata Jeslyn dengan malu.


"Saya juga heran, penjaga toilet ganteng ." tawa Jeslyn.


"Terima kasih, karena mengatakan saya ganteng ," jawab Wisnu.


"Aish, mas kembali ketempat nenek duduk ya ," kata Wisnu dan berlalu meninggalkan tempat duduk Aisha.


"Aish, mas mu marah ya ?" tanya Jeslyn.


"Nggak kak, mas Wisnu begitu orangnya. Irit ngomong ," kata Aisha.


Ketika para pelayan meletakkan makanan di atas meja tempat Aisha duduk.


Mata Aisha menatap piring yang berisi ayam goreng wijen, terlihat wajah Aisha yang sedih menatap kearah ayam goreng tersebut.


"Maaf ," ucap Aisha kepada ayam goreng wijen.


"Aish kenapa ?" tanya Mayang.


"Kasihan ." Aisha menunjuk kearah ayam goreng tersebut.


Begitu David datang dengan membawa seekor ikan goreng tepung.


Air mata Aisha langsung meluncur deras menatap ayam dan ikan goreng tepung.


David, Mayang dan Jeslyn kaget. Karena Aisha tiba-tiba menangis.


"Aish ada apa ? apa ada yang sakit ?" tanya Jeslyn yang cemas, bukan bertambah reda tangisannya. Air mata Aisha makin meluncur.


"David, cari mas Rich ." titah Mayang kepada David.


David langsung bergegas mencari Richard yang berkumpul dengan rekan-rekan bisnis Papanya.


"Mas..mas besan ! ayo ." David langsung menarik tangan Richard.


"Ada apa ?"


"Istrimu menangis !" kata David.


Mendengar Aisha menangis, Richard langsung berlari.


"Mas besan ! sana Aisha !" tunjuk David kearah Aisha yang masih menangis.


"Aish, ada apa kenapa menangis ?" Richard jongkok disisi Aisha.


"Kasihan mas, lihat ! mereka di goreng ." Aisha menunjuk kearah ayam goreng dan ikan goreng.


David, Mayang dan Jeslyn terpelongo melihat Aisha dan kemudian kearah ayam goreng dan ikan goreng.


*


*


*


*


Bersambung guys ❤️