Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Hanya untuk Chen Ling


Setelah wakil kepala sekolah selesai berbicara, Liam dan Yuan tidak bisa mengendalikan diri lagi. Mereka bangkit dan memelototi wakil kepala sekolah dengan penuh emosi. Bahkan Su Wen Ai yang biasanya tenang, kini juga sudah bangkit dan menatap marah pada wakil kepala sekolah.


Jika Ling tidak menghentikan mereka, pasti wakil kepala sekolah sudah di rumah sakit sekarang.


Mereka bukan murid yang suka melawan guru. Mereka selalu menghormati guru. Namun apakah wakil kepala sekolah ini layak dihormati? Dia bahkan menuduh Ling menyontek tanpa membiarkan Ling menjelaskannya lebih dulu. Dia bahkan mengatakan bahwa Ling akan dikeluarkan dari sekolah di depan seluruh media dan orangtua.


Su Wen Ai menatap Ling yang juga sudah berdiri. Ekspresinya masih tenang seperti biasa. Su Wen Ai yang paling tahu perkembangan Ling, karena beberapa hari ini dialah yang menjadi tutor Ling. Dia yang paling tahu seberapa keras Ling belajar. Dia yang paling tahu seberapa besar usaha Ling. Namun semua usaha ini diragukan dan difitnah oleh orang lain.


Saat itu Su Wen Ai merasa sangat kecewa.


Ia menunduk untuk menutupi kesedihannya. Ia melihat tetesan darah dari kepalan tangan Liam. Sedangkan Yuan juga sama keadaannya seperti Liam. Mereka menahan diri demi Ling.


Saat itu seorang guru berjalan ke mikrofon. Ia menatap wakil kepala sekolah tanpa rasa takut. Itu adalah walikelas Ling, Guru He.


"Wakil kepala sekolah! Aku percaya pada muridku! Dia tidak akan pernah curang! Jika wakil kepala sekolah berkata tanpa bukti, aku akan kecewa dengan Sekolah Menengah Guxian!" ucap Guru He hampir gemetar.


Kemudian Fu Zhu berdiri untuk protes. Ia berkata dengan keras, "Guru He! Berapa banyak anda disuap oleh Keluarga Chen untuk membela sampah seperti Ling?"


Liam sudah tidak bisa mengendalikan diri saat Fu Zhu bicara. Ia segera berbalik dan melayangkan tinjunya ke arah Fu Zhu.


Namun saat itu Ling menahan tangannya. Ia berkata dengan santai, "Jangan kotori tanganmu. Aku akan menanganinya."


Ling berjalan ke atas podium. Ruangan menjadi senyap. Hanya langkah kakinya yang terdengar. Semua dapat merasakan aura intimidasi dari Ling. Ada seringaian iblis di wajahnya. Matanya juga terlihat sangat dingin.


Mudah saja bagi Ling untuk menyelesaikan masalah kecil ini.


Ling sampai di podium. Ia berjalan ke arah komputer di samping wakil kepala sekolah. Ia mengotak-atiknya.


Wakil kepala sekolah yang melihat ini langsung memarahinya, "Apa yang kau lakukan?"


"Hanya ...," Ling menahan ucapannya. Jarinya masih lihai menari di atas keyboard hitam. Kulitnya yang putih sangat kontras dengan keyboard.


"Ingin menjelaskan kebenaran," Ling melanjutkan ucapannya.


Klik!


Sebuah tulisan muncul di layar besar. Tulisan dengan warna emas yang diukir sangat indah. Tulisan yang bisa membuat semua orang bergetar ketakutan.


Pengumuman peringkat global.


PERINGKAT KE-2 GLOBAL, CHEN LING.


SEKOLAH MENENGAH GUXIAN.


Waktu seolah berhenti. Tidak ada yang dapat bicara setelah ini. Mereka dapat menyadari arti tulisan itu. Seorang siswa bodoh mendapat peringkat global. Apakah orang bodoh sudah berubah menjadi monster jenius?


Su Wen Ai langsung menghampiri Ling ke atas panggung. Ia berdiri di sebelah Ling dan berbicara, "Jika Sekolah Menengah Guxian tidak bisa memberi keadilan pada Ling, aku akan keluar dari sekolah ini!"


Suara Su Wen Ai menggema di seluruh ruangan. Mereka semua mulai tersadar. Para siswa kelas tiga teman sekelas Ling angkat bicara, "Berikan Ling keadilan! Berikan Ling keadilan!"


Walau mereka yang mendukung Ling tidak tahu yang sebenarnya, mereka percaya Ling. Apalagi setelah melihat Ling berdiri dengan penuh percaya diri. Mereka yakin Ling mendapat peringkat global.


Awalnya Ling menerima banyak tatapan keraguan. Namun ia dapat melihat beberapa orang mulai menanamkan kepercayaan pada dirinya.


Wuzhou sudah mengepalkan tangannya kuat. Matanya memerah karena marah. Fu Zhu yang melihat ini kembali berteriak, "Aku tidak menyangka kau berbuat curang sejauh ini. Kau mendapat peringkat global dengan curang, jadi apa yang kau banggakan?"


Ketika dia selesai berbicara, terdengar suara gemuruh di langit.


Satu, dua puluh, lima puluh!


Ada 50 pasukan helikopter terbang di langit. Suara gemuruhnya sangat memekakkan telinga. Kemudian salah satu helikopter mendarat dan keluar seseorang.


Dia adalah Rektor dari Universitas Internasional Kota Bayangan!


Rektor memasuki aula dan langsung menghampiri Ling.


Seorang siswa biasa tiba-tiba melonjak ke peringkat global. Bahkan mendapat nilai sempurna dalam tes kimia, fisika, dan biologi. Saat mendengar berita ini, ia langsung bergegas ke Kota Urban. Jika bisa, ia ingin langsung memasukkan orang itu ke universitas.


Dengan sedikit gemetar, Kepala Sekolah Guxian menyambut rektor dan menjabat tangannya. Namun, rektor mengabaikannya.


Ia berjalan dan berdiri di depan Ling. Sebelum bicara, ia menatap lekat mata Ling. Kemudian ia mulai bicara dengan hangat, "Sepertinya kau adalah Chen Ling. Aku datang ke sini untuk menjemputmu secara pribadi. Jika kau ingin, kau bisa langsung ke universitas sekarang. Aku harap kau bisa mempertimbangkannya. Dengan bakatmu itu, kau tidak perlu lagi membuang waktu di sekolah menengah."


Seluruh orang merinding. Aura dingin menjalar di tubuh mereka. Apakah mereka tidak salah dengar? Apakah Rektor baru saja mengatakan bahwa Ling bisa diterima di Universitas Internasional Kota Bayangan?


Fu Zhu kembali protes. Kali ini ia tidak bicara terlalu keras.


"Rektor, Anda jangan tertipu olehnya. Dia melakukan kecurangan saat ujian. Dia menyontek," ucap Fu Zhu sambil menunjuk Ling.


"Wuzhou juga berhasil mendapat undangan. Dia pasti tidak akan mau satu universitas yang sama dengan Ling si penipu," lanjut Fu Zhu berbicara.


"Benar, Rektor. Chen Ling bukan murid yang baik. Kami memiliki Wuzhou yang jenius," ucap wakil kepala sekolah membela Wuzhou.


Rektor hanya tersenyum dan menatap Ling. Pantas saja Ling hanya santai, ternyata ia mendapat tuduhan begini.


Menyontek? Dia satu-satunya yang mendapat nilai sempurna dalam pelajaran sains. Dari siapa dia menyontek?


Kini Wuzhou sudah bangkit. Ia berbicara dengan tegas, "Rektor, aku minta keadilanmu. Semua orang tahu jelas bagaimana Ling selama ini belajar. Anda jangan tertipu olehnya. Jika Anda bersikeras untuk menerima dia ke universitas, aku tidak akan datang ke universitas. Namun jika Anda tidak menerimanya, aku dapat mempertimbangkan akan datang ke universitas atau tidak."


Wuzhou tahu Ling sangat tidak layak. Maka dari itu dia dengan berani meminta keadilan dan melepaskan kesempatan emas ini. Orang-orang akan menganggapnya mulia.


Rencana Wuzhou berhasil. Setiap orang yang mulai goyah, langsung bertekad tidak mempercayai Ling. Seluruh kamera sudah menyorot Wuzhou.


Rektor menatap Wuzhou dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Ia berbicara dengan lembut, "Kau tidak perlu mempertimbangkannya lagi. Dari awal aku juga tidak berniat menerimamu. Jika bukan karena Chen Ling menarik perhatianku, mana mungkin aku datang ke sini. Jadi aku datang ke sini hanya untuk Chen Ling. Hanya untuk Chen Ling."


Rektor menekan empat kata terakhirnya.