
"Maaf, Ketua. Aku benar-benar tidak bisa menyelamatkannya. Tuan memang terinfeksi gas beracun dari benda itu," jawab dokter sambil menggelengkan kepala.
"Bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan? Sembilan belas tahun lalu Tuan hanya pergi sendiri. Hanya dia yang tahu di mana benda itu berada. Sekarang ia belum juga bangun padahal kita membutuhkan darahnya," ucap salah satu tetua di suku itu.
Suasana ruangan menjadi sunyi.
"Aku dengar Nona Zhuo Shiaonian adalah pewaris plakat Dewa Tabib. Dia juga bisa membuat ramuan tingkat tinggi.Dia pasti bisa menyembuhkan Tuan. Ayo kita temui dia," ucap tetua suku yang lain.
"Benar sekali. Nona Zhuo Shiaonian berasal dari luar negeri dan telah membantu suku kita dalam hal ramuan. Beberapa penyakit ringan juga telah diobati olehnya," ucap yang lainnya. Matanya berbinar cerah karena ada sedikit harapan.
Melihat ini, kepala suku berpikir sejenak sebelum menemui Zhuo Shiaonian. Saat ia bertemu dengan Zhuo Shiaonian, ia berjanji padanya untuk bisa masuk ke tempat rahasia. Mendengar ini, Zhuo Shiaonian hanya tertawa kecil dan tidak menjawab.
Saat ini, Zhuo Shiaonian diikuti oleh bawahannya ke kediaman ayah Su Hua. Saat bawahannya itu melihat ayah Su Hua, ia berkata dengan angkuh, "Jangan khawatir. Tidak ada yang tidak bisa disembuhkan oleh orang dari Asosiasi Dewa Ramuan kami. Nona adalah pewaris plakat Dewa Tabib."
Banyak orang di Keluarga Su yang tidak tahu tentang plakat Dewa Tabib. Jadi, tetua yang ada di sana menjelaskan pada mereka. Saat mereka sudah tahu apa itu plakat Dewa Tabib, mereka semakin memuja Zhuo Shiaonian.
Su Hua juga sudah mendengarnya. Namun ia tak mengatakan apa pun dan hanya berdiri di depan pintu sambil melihat kedatangan Zhuo Shiaonian. Saat Zhuo Shiaonian melihat Su Hua, tatapannya menjadi dingin.
Kepala suku membawa Zhuo Shiaonian ke kamar ayah Su Hua. Ia berkata, "Dulunya, Ayah Su Hua adalah anak jenius di suku kami. Namun sejak kejadian itu, ia tak sadarkan diri. Dan sekarang ia menjadi seperti ini."
Zhuo Shiaonian menatap ayah Su Hua. Ia menunjukkan dengan jelas ekspresi jijiknya. Su Hua yang melihat ini mengepalkan tangan.
Zhuo Shiaonian mengeluarkan jarum peraknya dan melirik penjaga. Penjaga yang sudah mengetahui hal ini, ia segera berkata, "Nona akan segera melakukan pengobatan. Silahkan keluar dari ruangan ini."
Semua orang tahu jika pengobatan membutuhkan ketenangan. Jadi, mereka menjauhi ruangan itu. Namun Su Hua terlihat sangat khawatir. Ia menatap kepala suku dan bertanya, "Kakek, apa dia bisa menyembuhkan Ayahku?"
"Dasar orang kampung. Jika Nona tidak bisa menyembuhkannya, lalu siapa lagi yang bisa menyembuhkannya? Jika kau membawanya ke Kota Bayangan pun, kau akan ditertawakan," jawab bawahan Zhuo Shiaonian.
Su Qiu yang berdiri di samping Su Hua, juga meremehkannya. Kali ini, Su Hua hanya diam tak membalas apa pun.
Saat ini, Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi juga sedang membicarakan hal ini. Ketika Han Shuangfu melihat Zhuo Xia datang, ia segera berkata, "Kakak Xia, akhirnya kau datang. Aku baru saja mendengar jika putra kepala suku terkena zat-zat beracun dari para makhluk itu. Sekarang racunnya sudah menyebar dan semakin parah. Apakah menurutmu Zhuo Shiaonian bisa menyelamatkannya?"
Zhuo Xia berhenti sejenak. Ia menatap dingin ke arah Han Shuangfu. Kemudian, ia menjawab, "Tidak."
Walau hanya satu kata, tapi terdengar sangat percaya diri. Ia mengatakannya dengan tegas dan membuat orang-orang percaya padanya.
Setelah itu ia lanjut berjalan ke arah Ling.
Han Shuangfu masih berdiri di sana. Ia menyenggol lengan Bai Xiaoqi dan berkata, "Nada bicara Kakak Xia sangat tegas. Bagaimanapun itu adalah Zhuo Shiaonian dari Akademi Dewa Ramuan. Apa dia benar-benar mengatakan jika Zhuo Shiaonian tidak mampu?"
Bai Xiaoqi hanya meliriknya dan ingin menyusul Zhuo Xia. Namun Han Shuangfu menghentikannya untuk melihat aksi Zhuo Shiaonian.
"Aku benar-benar penasaran. Ia begitu percaya diri saat mengatakan jika dia bisa menyembuhkannya," ucap Han Shuangfu. Kini ia menarik Bai Xiaoqi menuju ruangan pengobatan.
Keadaan di sini sangat kacau.
Wajah Zhuo Shiaonian terlihat sangat pucat. Saat ini ia dilindungi oleh beberapa penjaganya dan penduduk lain.
Sementara itu, ayah Su Hua yang tadi sudah diikat kembali dengan rantai, sekarang ia keluar dan melukai banyak orang. Su Hua dan kepala suku sudah mencoba yang terbaik untuk menghentikannya.
Wajah Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi suram. Mereka sama-sama berseru, "Manusia mutan level 7!"
Semua orang di sana ketakutan saat mendengar pernyataan Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi.
"Ketua, ayo kita tinggalkan putramu. Jangan hanya berdiri di sana dan perintahkan semua orang pergi. Sebaiknya kalian bersiap sejak awal," ucap Han Shuangfu. Ia mengambil rantai dan melemparnya pada Bai Xiaoqi. Kemudian, mereka menjerat ayah Su Hua.
Walau seorang wanita, tenaga Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi sangat kuat. Bahkan jika ayah Su Hua adalah seorang manusia mutan level 7, akan sulit baginya untuk melarikan diri.
"Ketua, racun itu sudah menembus organ vitalnya. Jika ramuan tidak bisa menyembuhkannya, maka tidak ada lagi yang bisa menyembuhkannya di dunia ini," ucap Zhuo Shiaonian ketakutan.
Semua orang terdiam.
"Jika memang begitu ... kita ... suku kita ... harus kembali mengisolasi diri selama 20 tahun. Kita tidak akan bisa membuka tempat rahasia sampai saat itu," ucap kepala suku dengan susah payah menyelesaikan kalimatnya.
"Tunggu! Kita tidak perlu melakukan itu," ucap Su Hua yang tiba-tiba berbicara.
"Tidak perlu? Su Hua! Apa kau ingin menghancurkan suku kita? Apa karena itu Ayahmu? Apa kau tidak mendengar apa yang dikatakan Nona Han dan Nona Zhuo? Kita harus segera mengambil keputusan. Jika tidak, gas beracun itu akan segera menular. Kau tuli atau apa?" tanya Su Qiu dengan sedikit nada ejekan.
"Membunuh? Kau mengatakan ingin membunuh Ayahku setelah 19 tahun? Apa kau tidak tahu bagaimana dia terinfeksi? Jika kau membunuhnya, kita tidak akan bisa membuka tempat persembunyian. Dan jika bukan karena Ayahku, apa kau pikir aku akan membiarkanmu hidup?" emosi Su Hua meledak.
" Su Hua, aku tidak bisa terus berdebat denganmu. Cepat tangkap dan urus dia," ucap salah satu tetua menyuruh penjaga.
"Meski aku sangat menyesal mengatakannya, tapi gas beracun ini benar-benar akan mempengaruhi semua orang. Su Hua, kan? Aku taku kau pasti sedih, tapi ... ini juga demi Ayahmu," ucap Han Shuangfu lembut sambil mencoba menstabilkan napasnya.
"Percuma saja. Jika Ayahku meninggal, kalian termasuk Nona Zhuo dan Nona Han tidak akan bisa lari dari sini," ucap Su Hua sambil menatap Han Shuangfu.
Han Shuangfu dan Zhuo Shiaonian terdiam mendengar ini.
"Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya penduduk lain.
"Hanya ada satu cara," jawab Su Hua.
"Cari Tuan Muda Chen," ucap Su Hua melanjutkan.