Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Melarikan Diri di Menit-menit Terakhir


Manajer luar yang paling merasa tidak percaya. Ia berdiri terpaku di tanah, "Apa yang sedang terjadi? Mengapa kepala pelayan tidak menjemput Tuan Muda Yushen?"


Dan dia juga sangat menghormati Ling? Apakah mereka kelewatan sesuatu?


Bo Yushen juga tidak mengerti dengan sikap kepala pelayan, "Orang tua sialan itu ... benar-benar ...."


Bo Yushen menggertakkan giginya.


"Tuan Muda Yushen, jangan repot-repot memikirkan orang tua itu. Sekarang kita harus memprioritaskan misi kita. Mencari tahu cara untuk merebut tambang batu mulia itu lebih penting," petugas militer di sampingnya mencoba menghiburnya.


Bo Yushen menarik napas perlahan dan mulai berpikir jernih, "Aku tahu, tapi tidak mudah untuk membuatnya memberikan tambang itu."


"Sebenarnya sangat mudah. Bukankah selalu ada kompetisi dalam keluarga? Jika saatnya tiba, minta orang-orangnya bersaing dengan orang-orang Anda. Dan untuk taruhannya ...," petugas militer itu tidak melanjutkan karena dia yakin Bo Yushen mengerti maksudnya.


Bo Yushen memang mengerti maksudnya. Mereka berdua tersenyum licik.


*


Tuan Tua Bo menunggu Ling masuk dengan cemas. Dia belum pernah melihat Ling secara langsung sebelumnya, tetapi dia sering mendengar cerita tentang Ling. Ia juga pernah menyelidikinya.


Setelah kepala pelayan memberitahunya jika Ling akan datang ke pertemuan tahunan, ia sangat berterima kasih dan bersyukur kepada orang yang menyelamatkannya ini. Ini adalah sesuatu yang biasa dilakukan oleh garis keturunan mereka.


Ketika ia mendengar langkah kaki dari luar, sontak ia berdiri. Wajahnya terlihat begitu gembira.


"Kau ... kau Ling, kan?" Tuan Tua Bo adalah orang yang pemarah sejak dia masih muda. Kebanyakan anak dalam Keluarga Bo takut padanya, tetapi tetap menghormatinya. Jadi, ia benar-benar bingung harus bereaksi seperti apa saat bertemu dengan Ling.


Selain Tuan Tua Bo, di sana juga ada beberapa tetua. Mereka saling pandang ketika melihat sikap Tuan Tua Bo. Mereka tentu saja mengenal Ling. Namun, mereka tidak mengerti mengapa Tuan Tua Bo memperlakukan Ling seperti ini.


Namun, mereka tetap menghormati Ling, bahkan jika dia hanya memiliki sebidang tanah kosong.


"Tuan Tua, Tuan Muda sudah kembali hari ini. Semua junior juga ada di sini. Apakah kami sudah bisa mempersiapkan ujiannya?" tanya tetua pertama dengan hormat.


Kata 'Tuan Muda' jelas bukan ditujukan untuk Ling, tetapi Bo Yushen. Di mata mereka, hanya Bo Yushen yang bisa menjadi Tuan Muda mereka yang sebenarnya.


Ling tidak tahu apa maksudnya ujian itu. Jadi, ia melirik Zhan Yu.


Zhan Yu segera menjelaskan dengan suara pelan, "Besok adalah pertemuan tahunan. Sehari sebelumnya, semua orang dalam keluarga akan diuji, sehingga mereka dapat memilih orang-orang berbakat untuk dilatih. Tuan Bo Minghao dan Nona Bo Shin adalah yang terpilih tahun lalu."


Ling mengangguk setelah mendengar penjelasan ini. Tak heran, ia tak bisa menghubungi mereka tadi malam.


"Ya, pergi dan bersiaplah. Aku akan segera ke sana," Tuan Tua Bo melirik Ling. Ia mendengar Ling bertanya pada Zhan Yu. Karena Ling tidak bertanya lain lagi setelah mendengar penjelasan itu, Tuan Tua pun melambaikan tangan untuk menyuruh mereka bersiap.


Ling tidak akrab dengan Tuan Tua Bo. Jadi, mereka hanya mengobrol sebentar sebelum Ling pergi. Tuan Tua Bo pun tidak punya alasan untuk menahannya. Jadi, ia hanya bisa melihatnya pergi dengan menyesal.


Tetua pertama pergi bersama Ling. Mereka berdua berjalan menuju halaman belakang. Ketika mereka melangkah keluar, mereka melihat Bo Yushen berjalan mendekat.


Tetua pertama berhenti dan menatap Ling dengan ragu.


Ling merasakan tatapan anehnya dan bertanya, "Ada apa?"


"Tanah luas di utara itu diberikan kepadamu. Karena itu adalah wilayah pribadimu, kau tidak wajib berpartisipasi dalam ujian ini," ucap tetua pertama dengan suara pelan. Mengingat hal yang terjadi setahun yang lalu, tetua pertama tidak berani menatap Ling.


Namun, pada saat yang sama, dia juga ingin meninggalkan kesan yang baik di mata Ling.


Dia tahu bahwa semua bawahan Ling tinggal di wilayah utara. Tanpa adanya sumber daya, bagaimana mereka bisa berkembang? Tidak hanya dia, bahkan para penjaga yang datang bersama Ling memiliki dendam dengan orang-orang Bo Yushen.


Karena itu, ia mencoba bersikap baik di depan Ling.


Kalau tidak, mungkin mereka akan melakukan hal bodoh. Terutama karena Ling tidak datang tahun lalu. Ini membuat mereka semakin yakin.


"Tetua pertama, kau salah," meskipun tetua pertama sudah berbicara dengan pelan, Bo Yushen masih bisa mendengarnya.


Ia lanjut berkata, "Bagaimanapun, ia tetaplah putra Paman Minghao. Mereka mengatakan bahwa ayah harimau tidak akan pernah memiliki anak kucing. Tetua pertama, apakah kau meremehkan Tuan Muda Chen?"


Bo Yushen mengatakan ini hanya untuk memprovokasi Ling agar tetap berpartisipasi dalam ujian itu. Tidak hanya dia, tapi juga pengawalnya.


"Tetua pertama, kami akan tiba tepat waktu," ucap Ling terkekeh melihat tetua pertama.


"Tuan Muda Chen?" tetua pertama melebarkan matanya. Ia hanya bisa memandang Ling dan tidak tahu harus berbuat apa. Dia mencoba yang terbaik untuk meyakinkan dirinya jika Ling sedang bercanda, tapi tidak ada tanda-tanda Ling sedang bercanda.


"Ayo, kita ke sana," Ling mengeluarkan ponsel dari sakunya, seperti sedang membalas pesan seseorang. Sambil melihat ponsel, ia berjalan menuju halaman pribadinya.


Zhan Yu dan yang lainnya masih mengikuti di belakang. Ketika mereka melewati si codet, Zhan Yu masih melihat si codet yang sombong.


Bo Yushen menatap punggung belakang Ling dan hanya bisa menggeleng, "Kali ini pasti akan sangat menarik."


Matanya dipenuhi kegembiraan.


*


Di sisi Ling.


Ketika tetua pertama dan mereka akan berpisah, tetua pertama masih berbisik padanya, "Tuan Muda Chen, pengawal Tuan Muda Yushen sudah mencapai tingkat keempat."


Kemudian, ia melirik Zhan Yu dan yang lainnya. Ia benar-benar tidak bisa merasakan aura mereka. Pada level tetua pertama saat ini, jika dia tidak bisa merasakan aura seseorang, hanya ada dua alasan. Yang pertama karena Zhan Yu dan yang lain yang lebih kuat darinya dan yang kedua adalah mereka lebih lemah darinya.


Namun, tetua pertama merasa jika mereka adalah tipe yang kedua.


"Lalu mengapa?" tanya Ling dengan tenang. Ia berhenti berjalan dan berbalik untuk menatap tetua pertama.


Tetua pertama ingin menjawab, tetapi ketika mulutnya terbuka, ia tidak bisa mengatakan apa-apa. Akhirnya, ia hanya menggeleng dan berkata, "Tidak ada. Tuan Muda Chen, aku akan pergi dulu."


Ketika ia menjauh dari mereka, tetua pertama terus menggelengkan kepalanya. Ia merasa tidak perlu lagi berbicara dengan Ling. Karena Ling tidak menghargainya dan terus menentangnya, apalagi yang bisa dia lakukan?


*


Ling tidak tahu apa yang dipikirkan tetua pertama. Bahkan, ia juga tidak akan peduli dengan pemikirannya. Ia hanya fokus menatap pesan di ponselnya.


Kemudian, ia memegang ponselnya dengan erat dan terus berjalan menuju halaman kediamannya.


Selain berurusan dengan Bo Yushen, sebenarnya ia memiliki motif lain kembali ke Keluarga Bo. Jika tidak, ia tidak akan peduli dengan Bo Yushen. Lagipula, urusannya lebih penting daripada menanggapi hal-hal seperti itu.


Ujian ini adalah rutinitas yang selalu dilakukan setiap keluarga setiap tahun. Untuk menemukan murid-murid terbaik, tes ini sebenarnya tidak perlu persiapan. Mereka hanya perlu memberitahu lokasinya pada orang-orang yang akan berkompetisi. Setelah itu, orang-orang itu pasti akan berkumpul.


Ling, Zhan Yu, dan yang lainnya datang terlambat. Dia benar-benar terlambat, karena hampir semua orang telah menyelesaikan tes mereka.


"Yushen ...," suara Tuan Tua Bo terdengar dalam.


"Kakek, apakah ada orang seperti itu di Keluarga Bo kita?" Bo Yushen menggelengkan kepalanya.


Semua orang mengangguk saat mendengarnya berbicara. Bahkan, jika Ling memang tidak memiliki kemampuan apa pun, mereka tidak akan menghinanya. Namun, jika ia melarikan diri di menit-menit terakhir, itu adalah tindakan tidak terpuji.


Sebelum pemikiran mereka semakin jauh, Bo Yushen melihat Ling berjalan mendekat. Semua orang juga langsung melihat ke arahnya.


Tidak hanya karena kata-kata Bo Yushen, tetapi juga karena pertemuan tahunan tahun lalu. Ling terus-menerus diinjak-injak oleh Bo Yushen. Hampir semua orang tahu jika Ling menyesal karena memilih wilayah gersang di utara.


Tetua pertama yang melihat Ling berjalan mendekat, ia segera berkata, "Tuan Muda Chen, bagaimana jika penjaga Anda dulu yang menjalankan tes?"


Ia berpikir jika lebih baik sekelompok penjaga yang kehilangan muka daripada tuan mereka.


Ling hanya mengangguk santai. Nada suaranya tidak terlalu peduli, "Baiklah. Mereka yang akan tes dulu."


Zhan Yu dan yang lainnya segera masuk bersama anak buah Bo Yushen.


Dalam keluarga besar, memang selalu ada hal seperti itu. Saat ini, Bo Yushen sedang menjawab pertanyaan seseorang tetua, "Ya, aku memang telah mencapai level keenam akhir. Ini karena bantuan dari ramuan Nona Zhuo Shiaonian. Kau tahu, aku dan Nona Zhuo Shiaonian berteman. Sekarang, ia adalah ahli ramuan tingkat tinggi. Ia jauh lebih kuat dariku."


"Tingkat keenam akhir?" orang-orang dari Keluarga Bo yang awalnya hanya menonton, mereka mematung saat mendengar ini.


Bo Yushen benar-benar bekerja keras. Walau di pulaunya memiliki banyak sumber daya, ia bisa mencapai level keenam akhir. Itu baru setahun.


Kecepatannya benar-benar menakutkan.


Orang-orang langsung memandang Bo Yushen dengan hormat. Ada juga yang menatapnya aneh. Tidak seperti sebelumnya, mereka hanya takut dengan identitas dan bakatnya. Sekarang, Bo Yushen benar-benar memiliki kekuatan sehingga dia pantas menerima rasa hormat mereka.


Di Keluarga Bo, tingkat keenam merupakan level tetua. Namun, para tetua itu juga pintar. Mereka tahu jika masih ada Ling di sana. Walau sikap mereka tidak terlalu kelihatan, tapi perlakuan mereka terhadap dua orang itu jelas berbeda.


Bo Yushen melirik Ling. Ketika melihatnya hanya diam, ia tak bisa menahan tawanya lagi.


Tak lama, si codet dan yang lainnya keluar lebih dulu. Tetua yang ikut bertanggung jawab atas tes, menatap dengan ekspresi puas, "Tuan Muda Yushen telah mengajari mereka dengan baik. Kekuatan mereka telah meningkat, terutama dia."


Tetua menunjuk si codet.


"Kekuatannya sudah mendekati level keempat. Dia sudah bisa dibandingkan dengan komandan penjaga. Dia layak dibanggakan," lanjut tetua.


Bo Yushen mengangkat dagunya dan merasa bangga.


Si codet melanjutkan, "Tuan Muda memperlakukan kami dengan sangat baik. Ia memberi kami sebotol ramuan tingkat menengah setiap bulan. Jika tidak, bagaimana kami bisa meningkat begitu pesat? Ini semua berkat Tuan Muda."


Ia pun kelihatan sangat bangga.


Tingkat keempat. Orang-orang seharusnya tahu, ini adalah level yang bahkan belum tentu bisa dicapai oleh junior-junior Keluarga Bo. Level ini sudah cukup untuk menjadi murid luar. Bagaimana mungkin ia tidak bangga?


Dia bahkan merasa sangat bersyukur dengan keputusannya saat itu. Jika dia tidak memilih Bo Yushen, mungkin dia tidak akan berguna seperti Zhan Yu dan yang lainnya.


Hingga pemikirannya sampai di titik ini, si codet memandang Ling dan berkata, "Tuan Muda Chen, aku ingat Zhan Yu, Kapten Kelima, dan yang lainnya pergi ke wilayah utara bersamamu saat itu. Namun, kalian tidak datang untuk pertemuan tahunan tahun lalu. Aku penasaran bagaimana keadaan mereka di sana. Mereka pasti berada di level empat juga, kan?"


Semua orang kembali terdiam. Tetua yang bertanggung jawab dengan tes itu, mencoba melerai, "Baiklah. Berhenti bicara."


Walau si codet tidak mengatakannya secara langsung, semua orang yang hadir di sini bisa berpikir. Mereka menyadari nada ejekan si codet.


Level empat? Siapa yang bisa mencapai level empat setelah tinggal di tempat terkutuk selama setahun? Apakah ia tidak melihat jika Ling tidak berani datang tahun lalu?


Ling tidak terlihat emosi sama sekali. Ia melirik si codet dan berkata dengan santai, "Kau seharusnya adalah orang pertama yang dipilih tetua untuk datang ke wilayahku, kan?"


Si codet tidak terlihat malu sama sekali, "Benar. Untungnya Tuan Muda Yushen menyelamatkanku saat itu."


Ling menyentuh dagunya, "Tentu saja."


Kemudian, ia bersandar di pohon. Seluruh auranya terasa berbeda, begitu dingin. Tidak hanya Bo Yushen yang menyadarinya, bahkan para tetua pun merasa jika Ling sebenarnya sangat menakutkan.


Bo Yushen menahan napas. Ia melihat Ling benar-benar berbeda dari apa yang dia bayangkan.


Namun, keadaan hening seperti ini tidak berlangsung lama karena Zhan Yu dan yang lainnya sudah keluar. Seorang tetua yang bertanggung jawab untuk tes itu, mengikuti di belakang mereka.


Ekspresi Zhan Yu dan yang lainnya tetap tenang seperti pertama kali mereka masuk. Sebaliknya, tetua yang mengikuti mereka malah berwajah pucat dan ekspresinya ketakutan.


Bo Yushen menelan amarahnya dan langsung menghampiri tetua itu. Ia bertanya, "Tetua, apa yang terjadi dengan Anda? Apakah terjadi sesuatu di dalam?"


Bo Yushen melirik Zhan Yu dan yang lainnya. Dengan kekuatannya saat ini, ia tidak bisa merasakan aura Zhan Yu dan yang lainnya. Aura mereka terlalu lemah, sehingga mereka bahkan tidak berada di level pertama. Bo Yushen menebak jika mereka bukannya meningkat, tetapi mereka malah mengalami kemunduran dari level kedua menjadi level pertama.


Karena Bo Yushen bisa berpikir seperti itu, maka yang lainnya juga bisa. Seseorang juga berkata dengan suara pelan, "Aku dengar, sepertinya Kapten Kelima dan yang lainnya telah mengalami kemunduran dalam tingkat kultivasi mereka. Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka."


"Apa yang terjadi? Saudara ... pikirkanlah ini. Di mana Kapten Kelima dan yang lainnya selama ini tinggal? Di hutan belantara di utara, tidak ada sumber daya ataupun fasilitas. Mereka bahkan tidak bisa menikmati pelayanan dari penjaga kelas tiga di sini. Akan aneh jika mereka bisa meningkat. Setelah pertemuan tahunan tahun ini, Tuan Tua masih ingin mengirim sekelompok penjaga kesana. Untungnya, aku sudah menyuap manajer agar membiarkanku pergi ke pulau Tuan Muda Yushen. Jika aku benar-benar pergi ke wilayah Tuan Muda Chen, mungkin aku akan mati," jawab salah satu orang.


Orang lainnya mengangguk, "Pemikiran kita sama. Aku juga memberitahu mereka agar menempatkanku di pulau Tuan Muda Yushen."


Orang-orang ini bergosip dengan berbisik-bisik, tetapi orang yang hadir memiliki telinga dan mata yang tajam. Jelas mereka mendengar percakapan ini dengan jelas.


Ekspresi Bo Yushen penuh ejekan. Tetapi, ia tidak ingin langsung menunjukkannya. Ia memandang tetua yang bertanggung jawab atas tes itu dan bertanya dengan sengaja, "Tetua, apa yang sebenarnya membuatmu sangat takut?"


Sebenarnya, Bo Yushen tahu bahwa tetua pasti ketakutan karena Zhan Yu dan yang lainnya telah tertinggal terlalu jauh. Semua yang menonton kejadian ini juga berpikir begitu. Lagipula, semua tahu ceritanya. Bo Yushen bertanya seperti ini hanya untuk mempermalukan Ling di depan umum.


Ia melirik Ling. Tidak disangka, Ling masih terlihat tidak peduli. Sekarang, Ling masih tersenyum sambil bersandar di pohon.


Bo Yushen mengepalkan tangannya. Pemuda itu masih bisa berpura-pura!


Tetua pertama juga memiliki pemikiran yang sama seperti Bo Yushen, tapi apa yang dia lakukan berbeda. Dia tahu jika Tuan Tua sangat menghargai Ling. Jadi, ia berjalan menghampiri tetua yang bertanggung jawab atas tes itu, "Kau masuk dulu."


Ia merasa harus menjaga perasaan Ling.


Namun, Bo Yushen tidak setuju dengan hal itu dan menghentikan tetua. Ia berkata dengan lembut, "Tetua, apa yang membuat kau takut? Bicara pelan-pelan saja. Tidak apa-apa."


Tetua pertama juga tidak bisa menghentikannya.


Jadi, di bawah tatapan semua orang, tetua yang bertanggung jawab atas tes itu berbicara kata demi kata, "Te ... tetua pertama ... dia ... Zhan Yu ... Zhan Yu ... mereka adalah kultivator tingkat keenam!"


Semua orang membeku.


Sementara itu, Ling masih berdiri di bawah sinar matahari, tersenyum.