
Su Hua tidak menjawab, tapi Su Hao lah yang menjawab. Ia melihat ke arah botol minum yang dibawa oleh Liam dan yang lainnya. Kemudian ia melihat ke arah kepala suku dan berkata, "Mungkin saja Tuan Muda Chen punya solusi kali ini."
Setelah mendengar ini, Han Shuangfu juga tersadar. Ia berkata pada Zhuo Xia sambil melotot, "Hey! Kakak Xia! Bagaimana kau tega membiarkan kakak ipar masuk sendirian ke sana? Apa kau benar-benar akan melihat kakak ipar menderita sendirian? Bahkan aku dan Xiaoqi hanya bisa menundukkannya. Kau masuklah. Aku khawatir dengan keselamatan kakak ipar yang hanya orang biasa."
Zhuo Xia bersandar di dinding dan melirik Han Shuangfu. Kemudian ia berkata dengan sinis, "Mengapa kau masih berani menunjukkan wajah padaku?"
Han Shuangfu tersentak mendengar ini. Namun ia tetap masih khawatir dengan Ling. Ia kembali menjawab, "Kakak ipar hanyalah orang biasa. Apa kau yakin akan membiarkannya di dalam sana sendirian? Apa kau tidak tahu betapa bahayanya di sana? Mengapa ...."
Saat Han Shuangfu ingin berbicara lagi, Bai Xiaoqi menghentikannya. Ia menarik Han Shuangfu dan berkata, "Baiklah. Berhenti bicara."
Han Shuangfu melotot.
"Apa yang kau lakukan? Mengapa kau menghentikanku?" tanya Han Shuangfu.
"Diam. Aku tidak bermaksud menghentikanmu. Kau tahu dia bukan tipe orang yang melewati batasannya. Lihat ke sana," ucap Bai Xiaoqi sambil menunjuk ke arah kiri.
"Aku tahu, tapi ...," Han Shuangfu berhenti bicara saat melihat ke arah yang ditunjuk oleh Bai Xiaoqi. Dia sangat terkejut. Yang ia lihat adalah Liam dan dua orang lainnya dengan santai bermain kartu.
"Apa kau lihat itu? Tiga orang itu adalah orang yang paling dekat dengan Ling. Jika memang benar Ling berada dalam bahaya, apa menurutmu mereka masih akan tetap santai sambil bermain kartu?" tanya Bai Xiaoqi sambil menggelengkan kepala.
"Mereka aneh ... apakah mereka gila? Atau jangan-jangan mereka tidak tahu jika Tuan Su sakit parah?" tanya Han Shuangfu yang masih saja tercengang.
"Pasti ada sesuatu yang terjadi saat naik gunung malam itu. Pasti kita melewatkan satu hal," ucap Bai Xiaoqi. Setelah mendengar ini dan melihat wajah tenang Zhuo Xia, Han Shuangfu tambah tercengang.
"Aku pikir Ling memang bisa menyelamatkan Tuan Su," ucap Bai Xiaoqi. Tidak hanya Han Shuangfu yang mendengar itu. Zhuo Shiaonian dan pengawalnya yang mendengar ini juga merasa terkejut mendengar pernyataan Bai Xiaoqi.
Tak lama, pintu terbuka.
Ling berjalan keluar dengan ekspresi tenang.
Semua orang yang mendengar decitan pintu, melihat ke arah yang sama. Kepala suku sudah tidak bisa menahan diri. Ia menghampiri Ling dan bertanya, "Tuan Muda ... Chen ... bagaimana anakku?"
Su Hua dan Su Hao juga menatap Ling penuh harap. Namun Ling tidak menjawab. Ia hanya menunduk dan memainkan belati pemberian Han Shuangfu. Satu tangannya lagi memegang jarum perak. Ekspresinya setenang biasanya.
Para tetua yang awalnya juga berharap karena melihat kedatangan Zhuo Xia, kini harapan mereka pupus. Salah satu tetua yang paling dekat dengan kepala suku berkata, "Kepala suku, jangan ditanyakan lagi. Bahkan dia keluar kurang dari setengah jam. Bagaimana mungkin ia bisa menyembuhkan?"
Pernyataan ini membuat kepala suku lemas.
Zhuo Shiaonian tidak menghentikan penjaga itu. Kepala suku dan para tetua menjadi malu mendengar pernyataan ini. Kepala suku segera meminta maaf, "Maaf, Nona Zhuo. Kami terlalu khawatir jadi kami terlalu terburu-buru untuk mencari pengobatan. Kami tidak bermaksud untuk tidak menghormati Asosiasi Dewa Ramuan."
Su Hua awalnya juga berpikir jika Ling tidak bisa menyembuhkan ayahnya. Namun saat melihat Ling begitu tenang, ia merasa ada yang aneh. Memikirkan hal ini, Su Hua segera masuk ke kamar ayahnya. Su Hao yang melihat Su Hua masuk, ia mengikutinya.
Zhuo Shiaonian melihat Su Hua masuk dan tidak menghentikannya. Ia hanya menggeleng dan menghina dalam diam. Kemudian, ia berkata, "Jangan katakan itu lagi. Bagaimana jika Tuan Muda Chen berhasil?"
Semua orang sama mengejeknya seperti Zhuo Shiaonian. Meski kata itu bukan seperti hinaan, tapi sebenarnya itu adalah sindiran halus.
Bagaimana mungkin Ling bisa berhasil? Jika dia memang berhasil, ekspresinya tak akan seperti itu. Lagipula semua orang tahu keadaannya, kan? Penyakit itu bahkan tidak bisa disembuhkan oleh Zhuo Shiaonian. Zhuo Shiaonian tahu apa yang dipikirkan orang-orang. Jadi ia sengaja mengatakan hal itu untuk mempermalukan Ling.
Namun sekarang Zhuo Shiaonian tak peduli lagi dengan Ling. Ia menatap ke arah Liam dan berkata, "Pemuda ini sangat luar biasa. Namun kau terlalu menghabiskan waktu jika terus menerus belajar kultivasi. Jika kau ingin masuk ke Asosiasi Dewa Ramuan, maka aku akan menerimamu. Aku selalu memperlakukan murid dengan baik. Jika kau masuk ke Asosiasi Dewa Ramuan, maka aku akan memberikanmu ramuan tingkat menengah."
Su Qiu dan yang lainnya iri. Masuk ke Asosiasi Dewa Ramuan mungkin hanya hal kecil. Namun mendapat ramuan tingkat menengah yang disebutkan oleh Zhuo Shiaonian itulah yang membuat mereka iri. Bahkan Han Shuangfu juga terkejut dengan hal ini. Ia menunggu reaksi bahagia Liam.
"Ramuan tingkat menengah? Jangan harap. Aku akan tetap ikut dengan Ling," ucap Liam telak.
Ekspresi Zhuo Shiaonian menjadi muram. Ia pun mengalihkan pandangannya dari Liam dan melihat ke arah Ling.
"Tuan Muda Chen, karena Anda tidak bisa menyembuhkan Tuan Su, Anda harus menepati perkataanmu. Di masa depan, Anda jangan mengatakan jika Anda berasal dari Asosiasi Dewa Ramuan. Dan juga jangan mengatakan jika Anda mewarisi plakat Dewa Tabib," ucap Zhuo Shiaonian kepada Ling.
Ling masih mendengarkan Zhuo Shiaonian. Kemudian ia mengangkat kepalanya sambil tersenyum tipis. Ia bertanya, "Apa ada lagi?"
"Aku sudah mengatakan jika aku tidak bisa menyembuhkan penyakit ini. Namun ternyata kau sangat keras kepala. Bagaimana mungkin kau bisa me-" perkataan Zhuo Shiaonian tertahan saat mendengar teriakan Su Hao yang berlari keluar.
"Kepala suku! Ke ... kepala suku! Paman ... Paman Su ... dia," ucap Su Hao dengan napas tersengal.
"Mengapa? Apa yang terjadi dengannya?" tanya kepala suku panik.
"Aura racunnya sudah menghilang!" ucap Su Hao segera.
Seluruh orang diam. Suhu di sekitar menjadi dingin. Kini, Zhuo Shiaonian melihat ke arah Ling dengan tatapan tak percaya. Meskipun Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi sudah menduga ini sebelum Su Hao mengatakannya, mereka tetap tercengang. Mulut mereka menganga. Mereka tidak tahu harus bereaksi bagaimana.
Apa dia benar-benar bisa menyembuhkan?