Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Selera Rendahan


Saat mereka sedang berbicara, beberapa orang datang. Teman-teman Chen Kai segera menyapa dengan hormat, "Guru Su."


"Tuan Muda Chen, apa yang terjadi?" tanya Guru Su yang merupakan musuh Guru Sheng sejak penerimaan murid baru. Ia menatap Chen Kai.


Chen Kai hanya tertawa kecil, "Tidak apa. Aku hanya ingin menyapa junior baru."


Guru Su menoleh dan menyadari itu adalah Ling. Ia ingat jika Ling adalah murid Guru Sheng. Wajahnya pun menjadi muram, "Aku baru tahu ternyata Guru Sheng memiliki selera rendahan."


Mendengar reaksi Guru Su, Chen Kai tahu jika Ling tidak berbakat dan tak memiliki kemampuan. Karena itu, ia tersenyum dan berkata, "Kualitas akademi semakin buruk."


Guru Su mengangguk, "Benar sekali. Hanya circlemu yang bagus. Selain Gao Yu Xi, tidak ada orang lain yang akan berteman dengan circlenya."


Saat mereka bicara, Gao Yu Xi sedang berjalan keluar akademi. Ketika melihat Ling, ia segera menghampirinya. Namun, ia sedikit terkejut saat melihat Guru Su dan Chen Kai.


"Tuan Muda Gao, selamat Anda berhasil lolos ke akademi. Bahkan Paman Gao memujimu sebelumnya," ucap Chen Kai yang jelas mengenal Gao Yu Xi. Chen Kai tahu kekuatan Keluarga Chen lebih lemah dari Keluarga Gao, jadi ia tak berani memanggil nama langsung Gao Yu Xi.


Gao Yu Xi tersenyum, "Chen Kai, kau juga tidak buruk. Kau berhasil naik ke kelas tiga, kan? Aku ingin tahu apakah Paman sudah menemukan orang jenius tahun ini."


"Dia tak sekuat Keluarga Gao-mu," jawab Chen Kai terkekeh.


Saat mereka berdua mengobrol, Guru Su hanya diam. Begitupula dengan Ling, seolah-olah Chen Kai sengaja mengabaikan Ling.


Namun, Gao Yu Xi menoleh ke arah Ling. Ia berkata, "Junior Chen, apa kau akan keluar? Ayo pergi bersama. Aku memiliki urusan yang akan kuselesaikan."


Melihat ini, Chen Kai tercengang, "Kalian? Saling kenal?"


Bukankah Gao Yu Xi berasal dari Keluarga Gao? Bahkan Chen Kai saja harus menjaga sikap saat bertemu dengannya. Menurut kabar, dia adalah Bai Xiaoqi menakutkan berikutnya.


Lalu mengapa sepertinya ia mengenal Ling?


"Mengapa tidak? Bukankah keluargamu juga mencari orang jenius? Mengapa kalian tak mencoba merekrut junior Ling? Aku masuk ke kelas kedua tahun ini, tapi dia langsung ke kelas ketiga," ucap Gao Yu Xi dengan serius.


Gao Yu Xi tak sadar jika semua orang terdiam saat ia selesai bicara. Dia pun menatap Chen Kai dan Guru Su. Sebagai murid baru, ia mengenal Guru Su. Dia adalah guru terbaik di angkatan terakhir. Jika saja dia tak lolos ke kelas kedua, ia pasti akan menjadi murid Guru Su.


Namun, Gao Yu Xi kini menyesalinya. Seharusnya ia tak memberitahu informasi ini. Ia lah yang bertanya kepada Guru Sheng tentang latar belakang Ling dan hal lainnya. Jadi, seharusnya dia harus merekrut Ling sebelum keluarga lain mengetahuinya. Namun, karena dia sudah mengatakannya tidak ada gunanya jika dia menyesal.


"Chen Kai, tak banyak yang tahu tentang hal ini. Tergantung keberuntungan kita siapa yang lebih cepat mendapatkannya. Lagipula ia berada di kelas tiga dan bisa dibandingkan dengan Bai Xiaoqi," ucap Gao Yu Xi tersenyum tulus.


Chen Kai dan Guru Su akhirnya tersadar. Sedangkan pengikut mereka berdua telah gemetar ketakutan. Kini wajah Guru Su pucat karena ia membantu Chen Kai menghina Ling.


Semua ucapan Gao Yu Xi benar. Sangat jarang murid baru bisa langsung masuk ke kelas kedua, apalagi ketiga. Bahkan untuk murid lama, bukan karena ia berada di tahun ketiga barulah bisa naik kelas, tapi ia harus mengalahkan murid tahun ketiga itu. Namun, hal inilah yang menakutkan. Tidak diketahui siapa di antara murid kelas tiga itu yang berada di tingkat mendekati enam.


Dan sekarang Gao Yu Xi mengatakan jika Ling memiliki bakat kelas tiga? Chan Kai dan Guru Su tahu jika Gao Yu Xi tak mungkin bercanda tentang hal ini, tapi mereka masih tak bisa menerima kenyataan.


Chen Kai mundur selangkah. Ia ingat ancamannya pada Ling. Sekarang, ia merasa energi dingin menjalar ke seluruh tubuhnya. Ia baru saja mengancam seseorang yang terlihat seperti orang biasa, tapi sekarang tiba-tiba ia menjadi orang yang tak bisa disinggung?


Sedangkan Gao Yu Xi merasa aneh. Dengan popularitas Chen Kai, seharusnya ia dengan mudah merekrut murid baru. Jadi ia bertanya, "Kenapa kau hanya diam?"


Chen Kai menarik napas dalam-dalam. Kemudian ia menatap Ling dan tersenyum pada Gao Yu Xi. Ia menjawab dengan nada yang sangat lembut, "Tidak apa. Hanya ada sedikit kesalahpahaman antara aku dan junior baru, kan?"


Ling masih menunduk dan mengirim pesan pada Bai Xiaoqi. Saat mendengar suara Chen Kai, ia tak melihatnya dan hanya melihat Gao Yu Xi, "Aku memiliki beberapa urusan. Aku tidak bisa pergi denganmu."


Gao Yu Xi pun tak mengatakan apa pun. Namun, sikapnya ini membuat Chen Kai sangat tercengang. Tapi karena sekarang ia berada di tempat umum, ia menahan amarahnya, tersenyum pada Gao Yu Xi, kemudian pergi.


Gao Yu Xi masih merasa heran. Jadi ia bertanya pada murid di sampingnya, "Apa yang sebenarnya terjadi?"


"Tuan Muda Gao, sebelum Anda datang, Tuan Muda Chen dan Guru Su menghina junior baru itu," jawab murid itu.


Gao Yu Xi berpikir sejenak sebelum pergi.


Saat ia keluar dari pintu dan sedang menunggu mobil, sebuah mobil putih yang tidak asing muncul.


"Mobil itu ... mengapa seperti mobil Keluarga Bai?" Gao Yu Xi tertegun.


Namun, ia lebih terkejut lagi saat melihat orang yang naik ke mobil itu adalah Ling.


"Tuan Muda?" mobil Keluarga Gao sudah datang. Sopir itu melihat Gao Yu Xi melamun, jadi dia menegurnya. Gao Yu Xi pun segera tersadar dan masuk ke mobil.


Dalam pikirannya saat ini adalah bagaimana Ling bisa mengenal Bai Xiaoqi?


*


Berita tentang kemunculan super jenius dari Akademi Bintang telah tersebar ke seluruh keluarga. Hampir masing-masing dari keluarga ini ingin mengikat si jenius itu.


"Tuan, Anda harus mempertimbangkan ini. Meski dia memiliki kekuatan dan potensi yang luar biasa, tapi ia berselisih dengan Chen Kai. Rasanya tak sepadan untuk menyinggung Chen Kai demi merekrutnya," ucap salah satu tetua.


Kepala keluarga itu diam sejenak. Ia juga mempertimbangkan akibat dan manfaat dari merekrut si jenius.


Setelah beberapa saat, ia menghela napas, "Kita jalani saja dulu."


Percakapan seperti ini terjadi hampir di seluruh keluarga.


*


Saat ini, Ling sedang berbicara dengan Bai Xiaoqi. Bai Xiaoqi berkata, "Kakak ipar, kau benar-benar menakutkan. Sebotol ramuan itu ...."


Ling meliriknya, "Jika kau membahas itu, aku akan turun sekarang."


Bai Xiaoqi tak jadi melanjutkan ucapannya.


"Aku sangat ingin memberitahu guru di akademi jika kau di bawah perlindungan keluarga Bai. Namun, kakak Xia tak mengizinkannya, jadi aku tak bisa berbuat apa pun," ucap Bai Xiaoqi lagi membahas topik lain.


"Bagus kau tidak memberitahu hal itu," ucap Ling.


Ling segera mengubah topik pembicaraan, "Bai Xiaoqi, aku butuh bantuanmu untuk menjemput seseorang."


Sejak pertama kali mereka bertemu, ini pertama kalinya Ling meminta bantuan padanya. Jadi Bai Xiaoqi menjawab dengan senang hati, "Katakan saja."


"Aku memintamu untuk menjemput A Shui dan Bo Shin. Nantinya A Shui akan menghubungimu untuk mengatur pertemuan. Anggap saja itu bayaran ramuan," ucap Ling.


Bai Xiaoqi tahu jika Ling ingin membuatnya merasa lebih nyaman. Tapi bagaimana bisa sebotol besar ramuan dibayar dengan hal kecil itu? Meski begitu, ia akan tetap melakukannya dan berharap bisa memberi bantuan lebih besar.


Setelah mereka selesai berbicara, Bai Xiaoqi menepikan mobil tak jauh dari gerbang akademi. Saat Ling turun, dia berhenti sejenak.


"Ada apa?" tanya Bai Xiaoqi bingung.


"Tidak ada. Aku kembali dulu," jawab Ling tenang.


"Baiklah segera masuk. Jika Kakak Xia tahu, dia pasti akan mengulitiku," ucap Bai Xiaoqi sambil tersenyum.


Setelah Ling menghilang dari pandangannya, senyum Bai Xiaoqi menghilang, "Keluar."


Suara yang biasanya tenang, kini ada sedikit amarah.


Sosok tubuh ramping perlahan muncul.


Bai Chengsi yang selalu sombong dan mendominasi, ia masih memiliki rasa takut pada kakaknya, "Kakak."


"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Bai Xiaoqi dingin.


"Aku sedang mencari Chen Kai, tapi aku melihatmu, jadi ...," Bai Chengsi menjeda ucapannya.


"Kakak, siapa itu?" tanya Bai Chengsi.


Bai Xiaoqi tahu jika Bai Chengsi bertanya tentang Ling, "Bai Chengsi, ingat ini. Jangan menyinggung siapa pun di akademi."


Bai Xiaoqi hanya mengatakan itu.


Walau ia masih mengkhawatirkan Ling, tapi ia sudah sadar jika Ling adalah orang yang paling memiliki rencana jahat. Jadi, meskipun Bai Chengsi menyinggung Ling, ia tak akan khawatir.


"Aku mengerti," jawab Bai Chengsi sambil cemberut. Baru kali ini ia mendengar Bai Xiaoqi seperti menyuruhnya untuk melindungi seseorang.


Meski Bai Xiaoqi tidak tahu Bai Chengsi akan patuh akan tidak, dia tetap pergi setelah mengucapkan beberapa kata.


***


02-02-2022


Katanya sih tanggal cantik untuk jadian. Hayo ... siapa yang baru aja jadian? PJ ya PJ wkwk😄