Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Tidak Untuk Hari Ini


Sosok dengan aura kuat muncul di aula pertemuan. Ia diikuti oleh empat penjaga rahasia berbaju hitam.


Tidak semua orang tahu Bo Minghao, tapi mereka semua tahu bagaimana kekuatan Keluarga Bo.


Tak hanya Chen Kai dan Keluarga Zhuo, semua orang juga tercengang mendengar nama Bo Minghao.


"Chen Ling ... itu ... berasal dari Keluarga Bo?" tanya Tuan Zhuo pada Chen Kai.


Chen Kai menggeleng, "Tidak ... tidak mungkin. Aku telah memeriksanya. Jelas ia hanya orang biasa di Kota Urban. Bagaimana bisa tiba-tiba ia menjadi putra Bo Minghao?"


Tak hanya mereka, Gao Feng dan kepala akademi juga kaget.


Di mata mereka, Keluarga Bo lebih aneh daripada Keluarga Song. Mereka tak segan membantai ribuan musuh. Dulunya mereka adalah keluarga teratas yang tak boleh disinggung. Untungnya mereka sudah keluar dari luar negeri dan menetap di pulau lain.


"Kau tahu tentang ini?" tanya Chen Zhi pada Gao Feng.


Gao Feng tersadar. Ia tersenyum pahit dan menjawab, "Aku benar-benar tak tahu tentang ini. Aku juga terkejut Keluarga Bo muncul."


Orang-orang yang tadinya mendukung Chen Kai, kini mereka menatapnya tajam, "Tuan Muda Chen, Chen Ling adalah putra Bo Minghao. Apa kau tahu siapa Keluarga Bo? Kau berani mengatakan jika asal usulnya tidak jelas? Kau juga mengatakan informasi dari badan intelijen tak mungkin salah. Lalu apa yang terjadi sekarang?"


Chen Kai menatap mata dingin Bo Minghao dan mundur selangkah. Ia tidak pernah memperkirakan hal ini. Bukankah nama keluarganya Chen? Bukankah ia berasal dari Keluarga Chen di Kota Urban? Sedangkan Keluarga Bo? Keluarga Chen mereka selalu mengirim orang untuk bekerjasama dengan Keluarga Bo, tapi tak pernah sekalipun diterima. Bahkan jika mereka berada di puncak, mereka tetap tak bisa menyinggung Keluarga Bo.


Sebenarnya Ling juga sangat terkejut dengan kemunculan Bo Minghao. Padahal penjaga rahasia mengatakan jika Bo Minghao masih sibuk, tapi hari ini dia tiba-tiba muncul.


"Mengapa Ayah di sini?" Ling berdiri dan memberikan kursi.


Bo Minghao tidak duduk. Ia menatap sinis semua orang di aula pertemuan dan berkata, "Karena jika aku tidak segera datang, keturunan Keluarga Bo akan menjadi orang yang asal usulnya tidak jelas!"


Kepala akademi segera menjawab, "Tuan Bo, ini pasti salah paham. Saya akan segera menyelesaikannya."


"Salah paham? Salah paham apa? Jika aku tidak datang hari ini, apa yang akan kalian lakukan? Mengusirnya? Memenjarakannya? Atau membunuhnya?" jawab Bo Minghao penuh emosi. Setiap ucapannya membuat Chen Kai dan antek-anteknya pucat. Mereka tahu jika Bo Minghao benar-benar marah.


Bo Minghao tak bicara lagi. Ia mengeluarkan alat komunikasinya, "Bawa timmu ke sini. Lokasiku di Akademi Bintang."


"Hei, Ayah, aku bisa menyelesaikannya," jawab Ling menekan alat komunikasinya.


Bo Minghao memotong ucapannya, "Aku memang tak banyak membantumu di Kota Bayangan, tapi tak akan kubiarkan kau menderita di luar negeri."


Saat mendengar ini, Ling mengalah. Ia menghela napas dan mengirim pesan pada Mei Mengyi.


"Tuan Bo, jangan gegabah," ucap kepala akademi. Ia tahu hari ini tak akan berakhir damai.


"Tidak untuk hari ini," Bo Minghao keluar aula.


Tatapan Bo Minghao hampir membuat Chen Kai jatuh. Ia memegang seseorang dan berkata dengan suara gemetar, "Cepat! Cepat cari Keluarga Zhuo!"


*


Di luar penjara.


Tang Xiao memandang Liam dan yang lainnya dengan sinis. Ia berkata, "Kalian tak akan menyangka jika keadaan akan berubah, kan? Sayang sekali kalian menyinggung Keluarga Chen. Bahkan Keluarga Zhuo yang selalu menjaga keseimbangan luar negeri tak akan ikut campur. Sekarang aku akan menangkap kalian!"


"Kau!" Jun Ye Li mengepalkan tinjunya.


Sedangkan Liam dan yang lainnya tetap tenang.


"Mengapa kalian tidak mencari Chen Ling? Kalian akan mati sebentar lagi, loh," ucap Tang Xiao menatap Jun Ye Li.


"Oh, benar! Jangan harap Chen Ling bisa menyelamatkanmu. Mungkin dia sudah mati sebelum kalian," lanjut Tang Xiao tertawa.


Tiba-tiba, sekelompok orang turun dari langit dan mengepung Tang Xiao. Ketika melihat wajah dan simbol mereka, Tang Xiao pucat.


"Jangan menyerang. Itu adalah Keluarga Bo. Kita mundur dulu!" ucap Tang Xiao pada bawahannya.


Namun, saat Tang Xiao ingin mundur, ia ditangkap oleh Bo Minghao.


"Kau ... siapa kau?" tanya Tang Xiao gemetar.


"Aku, Bo Minghao, orang yang akan membunuhmu!" jawab Bo Minghao.


"Aku tidak pernah menyinggung Keluarga Bo," ucap Tang Xiao masih ingin menyelamatkan diri.


"Apa kau tahu Chen Ling? Dia adalah putraku!" jawab Bo Minghao sambil menyeringai.


*


Ling duduk di depan laptop.


Gao Yu Xi dan Yang Yi mengikutinya. Sepertinya mereka ingin bicara sesuatu, tapi ragu-ragu.


Ling memijat pelipisnya dan menoleh ke arah mereka, "Bicaralah."


"Yuan dan yang lainnya menghilang. Kakak Chen, kau tidak mencari mereka?" tanya Yang Yi.


Ling mengetik di keyboard, "Mereka akan segera kembali."


Kemampuan meretas Ling memang tidak sehebat A Shui, tapi masih bisa dibandingkan. Sedangkan Gao Yu Xi dan Yang Yi tak mengerti dengan serangkaian angka yang diketik Ling.


"Ternyata itu memang dia," gumam Ling. Ia menekan tombol enter dan tampilan laptopnya kembali seperti semula.


Melihat kelihaian Ling dalam memainkan laptopnya, Yang Yi memikirkan bos yang dicari Bai Chengsi dan operator akademi.


Apakah itu Kakak Chen? Tidak. Mustahil! batin Yang Yi. Ia segera menepis pemikirannya.


*


Sementara itu, Bo Minghao hampir membantai sebagian keluarga besar di tim penegakan hukum. Bahkan keluarga lain yang awalnya tak peduli, mau tidak mau mereka harus bertindak.


"Kepala akademi, apa yang terjadi? Bukankah itu hanya orang dari Kota Bayangan? Mengapa ia bisa membuat keributan sebesar itu?" tanya tetua dari Asosiasi Dewa Ramuan.


Kepala akademi hanya menghela napas dan tak menjawab.


Tetua itu kembali bicara, "Keadaannya semakin parah. Apa kau tak akan menghentikannya?"


"Menghentikan mereka? Apa kau berani dengan Keluarga Bo?" ucap orang di sampingnya.


Tetua terdiam mendengar jawaban itu.


Dari kejauhan, sosok wanita berjalan santai. Ekspresi dinginnya kontras dengan teriknya sinar matahari.


Melihat orang itu, Chen Kai dan Tuan Zhuo segera berlari menghampirinya, "Nona Zhuo, Nona Zhuo! Tolong kami! Keluarga Bo membantai semuanya tanpa pandang bulu. Hanya Anda yang bisa menyelamatkan kami!"


"Aku sudah bilang tak akan ikut campur dalam masalah ini," Zhuo Xia berhenti dan menatap Chen Kai.


Kemudian ia terkekeh, "Apa kau pikir aku bercanda?"


Chen Kai jatuh. Harapan terakhirnya pupus.


Sedangkan kepala akademi hanya bisa menghela napas. Ia berdiri di samping Chen Zhi dan berkata, "Untungnya Tuan Bo segera datang. Walau ada pertumpahan darah, setidaknya dia menyelamatkan nyawa Chen Ling."


"Kepala akademi? Anda tidak salah?" tanya Chen Zhi.


"Maksudmu? Bukankah Tuan Bo yang menyelamatkan Chen Ling?" kepala akademi bingung.


Chen Zhi menggeleng, "Kepala akademi, apa Anda tahu? Sebelum Tuan Bo datang, Nona Mei dan pasukan jet tempurnya telah mengepung akademi."