Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Tato Kuda Bersayap


Setelah memeriksa pria gemuk itu cukup lama, Yu Bin tak menemukan apa pun.


"Nona Zhuo, aku tak menemukan apa pun," ucap Yu Bin.


Zhuo Xia mengangguk. Ia sadar bahwa orang ini dikirim untuk mati bersama mereka, karena itu ia membawa bom. Agar tak meninggalkan jejak, tentu saja tak akan ada apa pun di tubuh pria itu.


"Balik lengannya," ucap Zhuo Xia.


Yu Bin segera menurut. Ia membalik lengan pria itu, membuat telapak putihnya di atas. Di lengannya, terdapat tato kuda bersayap yang sangat mengerikan jika dipandang. Warnanya hitam pekat. Sayapnya merekah sempurna. Tato itu terlihat sangat nyata.


Ling mencengkram erat tasnya. Ia sadar itu bukan sekedar tato, tapi simbol organisasi. Menilai dari mereka membuat bom dan bahan peledak, serta bisa masuk ke vila dengan penjagaan ketat, mereka pasti bukan organisasi biasa.


Ling melirik Zhuo Xia. Jika dia bisa menganalisis ini, pasti Zhuo Xia juga bisa.


"Ayo jalan," ucap Zhuo Xia. Mereka jalan lurus ke depan dan sampai di ruangan Profesor Luohai dengan mudah.


"Profesor, buka pintunya," ucap Zhuo Xia.


Pintu terbuka. Profesor Luohai keluar dengan wajah lelahnya. Ia berkata, "Kami masih harus menghancurkan beberapa eksperimen sebelum pergi. Kami tidak bisa membawa semua, jika ditinggalkan akan bahaya."


"Anda masih memiliki lima menit," ucap Zhuo Xia.


"Tidak cukup. Masih banyak lagi yang harus dihancurkan," jawab Profesor Luohai.


Zhuo Xia mengabaikannya. Ia mengambil timer dari saku dan melemparnya pada Profesor Luohai. Di sana menunjukkan 04.55.


"Jika tidak keluar dalam lima menit, berarti kalian memilih mati bersama eksperimen itu," ucap Zhuo Xia.


Profesor Luohai tertegun. Meski begitu, ia tetap kembali mengerjakan tugasnya.


"Profesor, siapa wanita itu?" tanya salah satu asistennya.


"Kau ingat kejadian di medan perang beberapa bulan lalu, kan? Dia adalah wanita itu," jawab Profesor Luohai santai. Ia telah bekerja di laboratorium selama bertahun-tahun. Ia bisa dengan mudah menerima informasi yang tidak dapat didapatkan orang biasa.


Semua orang di laboratorium mengetahui kejadian itu. Kejadian yang merubah tata pemerintahan di Kota Bayangan. Bahkan menjadikannya komandan tertinggi di Kota Bayangan, Zhuo Xia.


Profesor Luohai duduk di depan komputernya. Kini Zhuo Xia masuk untuk mengawasinya. Ia memiliki sisa tiga menit.


Ia mengetik sesuatu di komputer untuk memecah bahan kimia. Saat itu, ia melihat pita putih di tangannya. Ia menjadi sedikit murung.


Ketika orang itu meninggal, buronan menjadi lebih berani.


Profesor Luohai kembali mengetik di komputer. Pita putihnya terkulai dari jas putihnya. Itu sangat kontras dengan keyboard hitamnya.


Ling sedang mengamati ruangan. Sepertinya ini laboratorium di dalam vila. Saat ia menoleh ke arah Profesor Luohai, ia melihat pita putih. Ia membeku.


"Ling, apa itu guci yang kau inginkan?" tanya Liam menyadarkannya. Ia menunjuk ke arah lemari paling sudut.


Ling hanya mengangguk sebagai jawaban. Ia segera mengubah wajahnya menjadi santai kembali.


Waktu tersisa satu menit.


Ling mengambil beberapa bahan kimia. Ia meletakkannya di botol-botol kecil. Kemudian ia melemparkannya pada mereka dan berkata, "Gunakan pada musuh."


Ketiga orang itu menatap bingung pada botol kecil. Sedangkan Yu Bin tak mengerti apa yang dilakukan Ling.


Mereka segera keluar dari vila.


Suara A Shui kembali terdengar. Ia berkata, "Hacker mereka sangat kuat. Aku hanya bisa menahan sebentar. Kalian bergegaslah pergi! Manusia titan akan mengepung kalian!"


Pada saat itu, Zhuo Xia menajamkan pendengarannya. Ia berkata, "Ada 50 manusia titan. Bunuh sebanyak yang kau bisa dan lindungi Profesor Luohai."


Yu Bin sudah sering ikut menjalankan misi bersama Zhuo Xia. Ia sudah hapal gaya memimpinnya. Semua pasti tepat sasaran.


Ting!


Lampu penerangan mati. Yu Bin menyipit melihat ke arah depan yang sangat gelap.


Bang!


Seorang manusia titan mendatangi mereka. Ia sangat cepat dua kali daripada orang normal. Tubuhnya besar dan menggetarkan tanah tempat mereka berpijak.


Yu Bin segera melempar pisau dan itu melambat pergerakan manusia titan itu. Namun Yu Bin tak merasa lega, ia ingat ada 49 manusia titan lagi.


"Nona Zhuo, bagaimana keadaan Tuan Muda Chen dan teman-temannya?" tanya Yu Bin khawatir. Mereka hanyalah anak sekolah biasa. Menghadapi manusia titan sedikit sulit karena kekuatannya sangat besar.


"Mereka lebih aman daripada kau," jawab Zhuo Xia. Ia meninju dua manusia titan lainnya.


Saat itu, Yu Bin melihat ke arah Ling. Ada tiga manusia titan yang datang ke arahnya. Bagi orang biasa, mungkin dia terlihat ketakutan karena diam mematung. Padahal ia sedang memperkirakan serangan.


Brak! Brak! Brak!


Tiga manusia titan langsung terjatuh. Tendangannya kuat dan tepat sasaran.


"Cepat! Hancurkan mereka!" ucap Ling melihat ketiga temannya yang hanya bengong.


Su Wen Ai yang pertama sadar. Ia mengambil botol kecil pemberian Ling. Ia tahu itu adalah bahan kimia untuk peledak, tapi ia pikir itu tak mungkin jadi peledak karena Ling tak pernah mengukur presentasinya.


Bom!


Namun saat ia melempar, manusia titan itu meledak. Tubuhnya hancur berkeping-keping. Kini api besar menerangi gelapnya jalan.


Profesor Luohai dan para ilmuwan mencoba berjalan lebih maju. Kini mereka masuk ke area tengah.


Namun, A Shui berubah ekspresi. Kini video di depannya seperti film zombie. Manusia titan datang dari berbagai sudut. Zhuo Xia dan yang lainnya juga mulai kewalahan. Sedangkan para ilmuwan sudah bergetar ketakutan.


Dalam kelompok ini, ada yang belum saling kenal. Namun mereka melindungi satu sama lain. Ini adalah momen hidup dan mati. Namun perasaan gembira mengalir di diri mereka. Mereka tak takut sama sekali walau bahan peledak menipis.


Mereka membentuk lingkaran mengelilingi Ling.


Ling mengambil robot mini yang tadi dihancurkan Zhuo Xia. Ia segera merakit kembali robot itu dan memperbaiki timer.


"Beri aku satu menit," ucap Ling.


Yu Bin di depannya bingung Ling bicara pada siapa.


"Baik," suara Zhuo Xia terdengar di earphone.


Zhuo Xia pergi ke depan lingkaran. Ia berkata pada Yu Bin, "Pergilah lebih dulu."


Setelah itu, jarinya perlahan mengeluarkan senjata. Itu adalah bagh nak atau lebih dikenal cakar harimau. Terdapat lima besi runcing yang sedikit melengkung di tangannya. Itu dapat menghancurkan siapa saja.


Ini adalah senjata khusus Zhuo Xia. Ia jarang menggunakan ini. Karena sekali dia menggunakannya, tak ada yang bisa selamat. Lagipula, senjata ini hanya Zhuo Xia yang bisa memakainya.


Setelah Zhuo Xia mengeluarkan senjata, Yu Bin langsung membawa para ilmuwan keluar. Sedangkan Ling hanya merakit robot mini dengan santai dan Zhuo Xia berdiri di depannya.


Ketika itu, sekelompok manusia titan datang ke arah Ling!