
Bella menatap cermin sendu hidupnya sebentar lagi akan berubah jadi istri dari seorang pria yang baru ia kenal.Bella mendesah berat ini adalah jalan yang ia pilih agar hutang bibi nya cepat lunas.
"bell kamu cantik sekali " puji bi marni, Bella tersenyum tipis menahan gejolak hatinya yang sakit.
"terimakasih bi"
"oh iya bell,nanti setelah kamu menikah, jangan lupa main ke rumah bibi" ujar bi marni
" iya bi tenang saja " jawab Bella
" bibi tidak menyangka kamu akan menikah, ternyata kamu udah besar Bella,bibi yang merawat kamu dari umur 10tahun, sekarang akan menjadi seorang istri" ucap bi Marni sedih
" bibi,,, Bella akan tetap menyayangi bibi,walau Bella udah jadi seorang istri." menenangkan bi Marni
mereka saling berpelukan melepaskan kesedihan masing-masing. " Bella ingat pesan bibi, hormati suami mu dan menurutlah pada suamimu nanti,sekarang kamu jadi tanggung jawab suamimu" pesan bi Marni.
Bella mengangguk mengiyakan pesan bi Marni,padahal dalam hati Bella,enggan menurut perintah Sean. Sean hanya memanfaatkan bella untuk kepentingan pribadinya.
tok tok tok
" apa mempelai wanita sudah siap nyonya??tanya seorang WO yang bertugas membantu pernikahan Bella dan Sean.
bi marni mengangguk membantu Bella berjalan menuju tempat akad.
Sean melihat Bella datang menghampiri meja akad terpesona oleh kecantikan Bella,gaun kebaya yang pas ditubuhnya dengan makeup yang sedikit natural menambah kecantikan Bella.
Usai akad acara selanjutnya adalah resepsi,Bella memakai gaun pengantin berwarna putih dibagian kedua bahunya sedikit terbuka menampakkan kulit putih bersihnya,rambut yang di sanggul menambah aura kecantikan Sean menelan ludah melihat kecantikan Bella,ingin rasanya membopongnya ke kamar dan mengurungnya.
Acara resepsi telah selesai Bella ke kamar hotel yang sudah disediakan Sean untuk istirahat.Bella sendirian di kamar Sean masih bertemu dengan para koleganya,Bella mencopot semua aksesoris yang melekat di tubuh nya rasanya lelah sekali berpura-pura bahagia dan tersenyum bertemu dengan rekan bisnis Sean.
Sean memasuki kamarnya mencari keberadaan Bella yang tidak ada di kamar.Terdengar suara gemericik air di kamar mandi Sean tersenyum akhirnya malam ini ia akan bercinta dengan Bella. Sean merebahkan tubuhnya membayangkan malam panas bersama Bella, senyum-senyum sendiri. Bella yang melihat Sean senyum-senyum sendiri menatap dingin. " dasar gila'" ucap Bella pelan
Sean tersentak kaget melihat Bella sudah keluar dari kamar mandi,Sean tersenyum menyeringai mesum "Bella apa kau sudah siap, melewati malam panas bersama ku???
" tidak akan terjadi,aku cape..cape pura-pura bahagia"jawab Bella datar
"ayo lah sayang ini malam pertama kita"pinta Sean
"aku tidak mau, aku mau tidur" bentak Bella,lalu merebahkan tubuhnya di kasur menyelimuti seluruh tubuh nya sampe kepala.
Sean mencoba mengerti Bella dirinya juga lelah setelah seharian berdiri di pelaminan, berlalu pergi ke kamar mandi membersihkan tubuhnya sedangkan Bella sudah terlelap saking lelahnya.
30menit kemudian Sean keluar dari kamar mandi melihat Bella yang tidak berubah dari posisi awal tidurnya.Sean merangkak naik ke ranjang mendekati Bella yang terlelap,menyibakkan selimut yang menutupi wajahnya . Sean merapikan Anak rambut yang menutupi wajah cantiknya Bella terlihat tenang dan hangat saat tidur,Sean menciumi seluruh wajah Bella,yang di ciuminya tidak bergerak sama sekali Sean tersenyum senang melihat Bella yang diam saja, " andai kau seperti ini saat bangun tenang dan hangat aku pasti tidak perlu memaksamu sayang" guman Sean pelan.
Sean memeluk Bella menciumi wangi tubuhnya menyuguhkan ketenangan dan Sean pun terlelap.
esok pagi Bella yang merasa tubuhnya sangat berat,terbangun melihat tangan kekar Sean memeluk dirinya.Bella menyingkirkan tangan Sean kasar bangun terduduk di tepi ranjang.
" sayang kau sudah bangun" ucap Sean memeluk tubuh Bella dari belakang.
"lepaskan Sean"Bella mencoba melepaskan pelukan Sean
"aku masih ingin memeluk mu,lagian kita sudah menikah apa salahnya"
"aku mau mandi" ucap Bella datar
" kalau begitu ayo kita mandi bersama"
"kau ingat apa kata bibimu,istri harus nurut ke suami" Sean mengingat kan.
"tapi tidak sekarang Sean," tolak bella
Sean meronggarkan pelukannya " ya sudah kamu mandi lalu sarapan, setelah itu kita pulang tapi nanti dirumah aku meminta hak ku"
"kau ini hanya memikirkan hal itu saja Sean,otakmu telah terkontaminasi film porno? sinis bella
Sean tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Bella " kamu sangat lucu bell,,aku gemas padamu "Sean mencoba mencium Bella tapi Bella langsung beranjak pergi ke kamar mandi. " tunggu saja kau tidak akan kulepaskan sampai tidak bisa berjalan bell"seringai Sean.
Sean dan Bella tiba di kediaman rumah sean di mana Bella pertama kali di bawa dan lecehkan Sean,bella menarik nafas panjang kehidupan barunya akan segera di mulai.Sean dan Bella disambut oleh para pelayan,Sean lalu memperkenalkan para pelayannya.
" ini kamar kita " ucap Sean saat masuk ke sebuah kamar miliknya.Kamar dengan gaya maskulin,cocok dengan style Sean.
Sean mengunci pintu kamar nya tanpa sepengetahuan Bella lalu membopong Bella k arah ranjang besarnya.
" lepaskan Sean"berontak Bella
"sekarang takkan ku lepaskan,kau selalu saja menolakku sekarang tidak lagi,,ayo kita bermain Bella"ucap Sean menyeringai licik
Bella mencoba berontak tapi tenaga sean lebih kuat.Sean membanting tubuh Bella ke kasur empuknya mengukung Bella yang terus-terusan memberontak.
"hari ini takkan ku biarkan kau menolakku lagi Bella" seru Sean
"Sean lepasan aku"berontak Bella
Sean memegang kedua tangan Bella dikedua sisinya mencoba mencium bibir Bella, tapi Bella menggerakkan kepalanya.Akhirnya Sean mencapit dagu bella ******* bibir Bella yang dari tadi ingin dia ciumi,Bella yang mendapat ciuman dari Sean menggigit bibir Sean sekuat tenaga,agar Sean mau melepaskan bibirnya dari bibir Bella.
"kau ganas juga bell"saat melepaskan ciumannya.bella menatap benci dia benar-benar tidak ingin melakukannya dengan pria yang tidak ia cintai.
Sean mulai tak sabar dirobeknya baju bella menampakkan dua benda kenyal yang terbalut kain renda pink menonjolkan belahannya.
Sean meneguk air liurnya melihat benda itu,melepas bra yang menjadi penghalangnya.
Bella terus-terusan memberontak tapi tenaga dia tidak sebanding dengan Sean yang berotot.
"kumohon Sean jangan" Bella memohon,Sean tidak menggubris perkataan Bella dia sudah terbakar hasrat yang sejak lama ia tahan saat bertemu dengan Bella.
Sean mulai menciumi seluruh tubuh Bella tiap inci tubuh Bella tak terlewatkan oleh Sean. Bella menangis putus asa Sean terus-menerus menjelajahi tubuhnya.
rintihan demi rintihan saat Sean mulai menghujani milik Bella. " Sean sakit tolong hentikan" rintih Bella kesakitan
" sebentar sayang,aku mencoba memasukkan nya, milikmu sangat susah sekali"
Sean terus mencoba memasuki milik Bella, sampai akhirnya benar-benar masuk semua.bella menjerit kesakitan saat milik Sean masuk dengan sempurna di milik Bella.
"Sean sakit" memukul lengan kekar Sean
"sebentar lagi sakitnya akan hilang sayang"ucap Sean sudah mulai bergairah.
Sean terus menerus menghujami tubuh Bella,hingga akhirnya Bella lemah tak berdaya,Sean tidak ada lelahnya.Dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini,dia sudah menahannya sejak lama.Hingga akhirnya dia berada di puncak kenikmatan akhirnya ambruk di atas tubuh Bella,sedangkan Bella sudah lemah mulai menutup matanya tertidur.
" terimakasih sayang" Sean mencium kening Bella lalu tidur disamping Bella yang sudah terlelap