Terbelenggu Cinta

Terbelenggu Cinta
Kehadiran Bella


Dan tiba acara yang ditunggu-tunggu yaitu tukar cincin oleh kedua calon tunangan. Sean dan Bella berdiri tak jauh dari panggung dimana acara tukar cincin tersebut dilakukan.


Kedua pasangan yang akan bertukar cincin pun naik ke atas panggung. Bersiap untuk bertukar cincin.


" Ryan " guman Bella menatap pria yang berada di atas panggung itu.


" Sean , ian yang bertunangan ? Bella menoleh ke arah Sean.


" iya " jawab Sean datar.


Bella kembali menatap ke arah Ryan dan wanita disebelahnya. Sungguh tak percaya selama dia menghilang tanpa kabar, tiba-tiba ia akan bertunangan.


Ryan dan Selena pun akhirnya bertukar cincin. Semua para tamu bertepuk tangan dengan pasangan yang kini tengah berada di atas panggung.


Setelah acara tukar cincin Ryan dan Selena turun dari atas panggung menyapa para tamu yang akan mengucapkan selamat kepada mereka berdua.


" selamat sayang akhirnya kamu bertunangan juga " ucap Anita tersenyum sumringah.


" papa harap kamu bisa menjaga hubungan baik ini " ucap Hendro tegas.


Ryan mengacuhkan setiap perkataan orang-orang yang memberinya selamat, bahkan wajahnya nampak datar tak ada senyum sama sekali. Berbeda dengan Selena yang tersenyum sumringah dengan adanya pertunangan ini.


" hai bro, selamat atas pertunangan loe ini " seru Rio, menepuk pundak Ryan


Ryan tak menanggapi ucapan selamat dari temannya itu. Ingin rasanya ia segera pergi dari sini ,semua orang berbahagia sedangkan dia harus berpura pura menerima pertunangan ini sungguh memuakkan.


" selamat atas pertunangan mu " suara pria yang tak asing baginya mengalihkan pandangannya.


Ryan menoleh ke sumber suara tersebut, ia terkejut dengan kehadiran Bella dan juga Sean.


" Bella " lirih Ryan , matanya menatap tajam ke arah dua pasangan tersebut yang menghampirinya.


" selamat atas pertunangan mu Ian " suara lembut Bella menggetarkan pendengarannya.


Ryan masih bergeming menatap Bella, sungguh ia merindukan sosok Bella, ia ingin memeluk tubuh bella. Namun apa daya ia tak bisa melakukannya.


Selena yang dari tadi berada di samping Ryan menatap heran dengan sikap Ryan yang diam membeku menatap sendu wanita dihadapannya, tatapan yang belum pernah ia lihat sebelumnya.


" semoga kalian cepat menikah, kami juga akan menikah sebentar lagi, iya kan sayang " ucap Sean merangkul pinggang Bella.


" iya " balas Bella.


Ryan maupun Bella masih saling menatap. Ryan dengan tatapan sendunya, merasakan kerinduan yang mendalam, sedangkan Bella menatap Ryan tanpa ekspresi. Entah apa yang dipikirkannya, hanya dia yang tahu.


" nyonya Eva selamat " ujar Sean saat wanita tua itu menghampiri pasangan yang telah bertunangan.


" terimakasih kasih Sean, " balasnya.


".Sean kau datang " sapa Hendro menghampiri Sean.


" iya pak Hendro, tentu saya akan datang " ucap Sean tersenyum.


Hendro menatap wanita yang digandeng oleh Sean. Ternyata wanita yang membuat anaknya menyia-nyiakan hidupnya kembali lagi kepada suaminya.


" hallo nona Bella " sapa Suhendro.


" hallo om ," balas Bella.


" kau akhirnya kembali lagi kepada suami mu " tukas Hendro sedikit sinis.


" iya, " balas Bella.


" iya semoga kau bahagia, setelah kau kembali lagi kepada suamimu , setidaknya kau tidak memanfaatkan kebaikan dari pria lain lagi" sinis Hendro. Ia sedikit kesal terhadap Bella karena dia membuat Ryan patah hati berlarut-larut, Hingga menyia-nyiakan hidupnya, walaupun dulu ia tak menyetujui Ryan bersama Bella, namun dengan sikap Bella yang hanya memanfaatkan kebaikan Ryan membuatnya sedikit kesal.


" papah " sentak Ryan.


" pak Hendro " sentak Sean.


"terimakasih om sebelumnya, tapi maaf saya tidak memanfaatkan kebaikan dari siapapun, kalau pun Ryan membantuku , itu atas keinginan dia, saya tidak memaksa kehendak dia, saya sudah meminta dia untuk tidak mencampuri kehidupan saya atau pun membantu saya, sungguh saya tidak bermaksud memanfaatkan kebaikannya. Saya juga menerima lamaran dia agar saya bisa membalas budi atas pertolongan dia yang selalu membantuku, tapi sepertinya anda juga tak menyetujui hubungan kita dulu , saya mengerti posisi saya seperti apa saat itu , tapi Ryan terus memperjuangkan cintanya kepada saya, saya tahu Ryan menentang anda untuk tetap mempertahankan saya, saya bertahan untuk Ryan tapi anda tak merestui hubungan kami., hingga akhirnya Sean kembali dan saat itu pun saya membulat kan niat saya untuk menikah dengan Ryan. Apa anda tahu saya berusaha keras untuk mencintai anak anda, saya berusaha menyakinkan hati saya untuk anak anda, saya berusaha membuat Ryan tak terluka ,tapi kenyataannya hati saya bukan milik Ryan, karena saya masih ada ikatan dengan sean, maaf kan jika kehadiran saya disini merusak pesta pertunangan ini , saya pamit . Ryan maafkan aku, semoga kamu bahagia dengan wanita pilihan mu " ungkap Bella panjang lebar, setelah nya ia pergi meninggalkan ballroom hotel tanpa memperdulikan Sean.


Sean yang geram pun hanya menatap tajam Suhendro dan juga Ryan, ia pun menyusul Bella yang telah melangkah pergi.


Ryan pun meninggalkan pesta tersebut, hatinya sakit dengan penuturan Bella ,yang selama ini berusaha mencintainya namun tak bisa, dan lebih sakit nya lagi, mendengar ungkapan Bella yang mau menerima lamarannya karena ia terbebani oleh hutang budi terhadapnya.


Suhendro berusaha diam walaupun hatinya sedikit tak terima dengan penuturan Bella.


" pah " seru Anita mengelus lengan suaminya yang menahan kekesalan.


" Hendro apa yang sebenarnya terjadi, kenapa istri sean mengungkapkan bahwa ia mencintai anak anda " tanya nyonya Eva yang semenjak tadi penasaran dengan perkataan istri Sean.


Dan Selena pun dipenuhi dengan rasa penasaran, apa yang sebenarnya terjadi. Ada hubungan apa Ryan dengan istri pria lain. Semua nya ingin ia ketahui.


" Bella sayang tunggu " panggil Sean mengejar Bella ke luar hotel.


" Sean maafkan aku " Bella menoleh ke arah Sean.


" it's okey sayang, maafkan aku " Sean memeluk tubuh Bella.


Bella membalas pelukan Sean. Hatinya masih terasa sakit mengungkapkan semuanya kepada orangtuanya Ryan. Ia benar-benar tak bermaksud untuk memanfaatkan anaknya.


" Sean apa aku salah ? begitu kah penilaian orang terhadap ku " ungkap Bella di pelukan Sean.


" tidak sayang, kau sudah benar menjelaskan semuanya " balas Sean mengusap punggung Bella.


" maafkan aku Sean "


" tak ada yang salah Bella, sebaiknya kita pulang saja " ucap Sean melepaskan pelukannya.


Bella mengangguk setuju. Sean mendaratkan ciuman di kening Bella, menyalurkan ketenangan untuk calon istrinya itu.


Ryan yang berniat untuk pergi , tertahan dengan adegan Bella dan Sean saling memeluk dan mencium. Tangannya mengepal kuat melihat kebersamaan mereka. Andai ia tahu Sean telah mundur, ia pasti akan mempertahankan Bella. Namun karena ia sudah tak tahan dengan sikap Bella yang terus menggantungkan hatinya, terpaksa ia pergi lebih dulu.


Di ballroom hotel nyonya Eva meminta Hendro untuk menjelaskan semuanya. Hendro sebenarnya tidak ingin membahas persoalan ini karena ini hari penting untuk pertunangan Ryan dan juga selena.


" maaf kan saya nyonya Eva, tapi sebaiknya saya membicarakan ini setelah usai pesta. Tidak baik didengar orang lain " terang Hendro.


" tapi anak mu sudah meninggal pesta ini " geram nyonya Eva.


" tapi nyonya ... "


" jelaskan sekarang " wanita tua itu berucap tegas.


Hendro menghela nafasnya kasar, mau tak mau ia harus menjelaskan semuanya.


Nyonya Eva yang mendengar penjelasan Hendro sedikit terkejut begitu pun dengan Selena, ia tak menyangka Ryan nekad akan menikah wanita yang masih berstatus istri orang pria lain walaupun telah berpisah lama. Pertolongan Ryan yang membantu Bella dalam menyembuhkan rasa trauma atas insiden penculikan Bella. Perjuangan Ryan yang menyakinkan Bella untuk menerima lamarannya. Dan kebaikan-kebaikan yang Ryan berikan kepada Bella yang berpisah lama dengan suaminya.


" anakmu sangat mencintai wanita itu , tapi cara dia salah " ungkap nyonya Eva .


" saya tahu , saya sudah berusaha untuk mencegah Ryan menjalin hubungan dengan wanita yang masih berstatus istri orang lain, tapi kenyataannya dia sangat mencintai wanita itu , hingga akhirnya ia menyerah dan bilang kepada saya bahwa ia sudah melepaskan Bella. Selama dua tahun tak menjalin hubungan dengan Bella, ia mulai menjadi pribadi yang buruk, sering mabuk-mabukan dan pergi ke club , maafkan saya nyonya Eva, saya tak bermaksud membohongi anda dan Selena, niat saya menjodohkan Ryan supaya ia sadar dan bisa melupakan Bella." ungkap Hendro


.


.


.


.


.


jangan lupa like comment and vote 💐💐