Terbelenggu Cinta

Terbelenggu Cinta
Mulai terungkap


"kau tak perlu mengantarku sejauh ini " omel Bella.


"tidak apa....aku senang " balas Sean


Mobil melaju kencang membelah jalanan kota, beberapa menit sebelumnya Bella sampai dikota Surabaya, namun Sean bersikeras mengantar Bella menuju rumahnya.


Mobil tiba di pekarangan rumah Bella, Zyan yang sedang bermain diteras depan terkejut sebuah mobil masuk ke pekarangan rumahnya nya.


"mbak Tuti " teriak Zyan memanggil pengasuhnya yang berada di dalam


Bella membuka pintu berlari menghampiri Zyan.


"Zyan " seru Bella


"mommy " Zyan terkejut. " Zyan kira bukan mommy,,,abis mobilnya bagus,"


"kamu ada-ada " Bella tertawa


"biasanya kan mommy Pake taksi "


"mommy kangen sayang " Bella memeluk Zyan.


"Zyan juga kangen mom .." melepaskan pelukannya,


" mom itu siapa " tunjuk Zyan, pasalnya Zyan melihat Sean baru keluar dari mobilnya.


"itu....." Bella menjeda ucapannya


Sean melepaskan kacamata hitamnya, menghampiri Bella dan juga Zyan.


"hei " siapanya


Zyan meneliti penampilan pria yang ada dihadapannya, ia tak mengenali pria ini.


"mom dia siapa ?? Zyan menarik baju Bella.


"aku om Sean " sambar Sean. "senang berkenalan dengan mu, boy " lanjutnya lagi


Mbak Tuti tergopoh-gopoh keluar menghampiri Zyan yang berteriak.


"Zyan ada apa??? tanya Mbak Tuti saat tiba di teras.


"mbak Bella,,, " ucapnya terkejut, ia juga melihat pria disamping Bella, wajahnya sedikit mirip seperti Zyan.


"mbak Tuti,,,saya baru sampai "


"ah iya....maaf mbak,,,saya tidak tahu.,saya lagi dibelakang soalnya."


"tidak apa mbak...tolong bawain ini mbak " Bella menyerah beberapa kantong plastik kepada mbak Tuti.


"mommy ko gak datang bareng sama ayah ian " tanya Zyan polos.


Bella melirik Sean, tampak Sean agak kesal dengan pertanyaan Zyan.


"mommy belum ketemu sama ayah ian"


",semalem ayah ian telpon katanya, ayah ian mau pulang bareng sama mommy "


"ah begitu ya "


"iya mom ...makanya Zyan gak tahu kalau mommy datang,,soalnya kan mommy gak pake mobil ayah ian "


Bella hanya tersenyum mendengar perkataan anaknya , sedangkan Sean ia sangat kesal.


bukankah pria yang bernama ian itu tunangannya Bella,,kenapa anak Bella memanggilnya dengan sebutan ayah ..apa mungkin Bella telah menikah ???


"Zyan masuk dulu ya,,, mommy udah beliin mainan mobil remote " perintah Bella.


"mommy udah beliin... "


"iya " Bella mengangguk


"hore...makasih ya mom " Zyan memeluk tubuh Bella, lalu pergi masuk kedalam rumah.


Kini tinggal Bella dan Sean di teras depan.


"kau sudah menikah??? tanya Sean.


",belum "


"anakmu menyebut ayah ian,,,,siapa dia????


"dia tunangan ku "


"lalu kenapa anakmu menyebutnya dengan panggilan ayah" Sean makin penasaran.


"karena dia tidak punya ayah " sentak Bella.


"kemana ayahnya????


"ada apa denganmu Sean,,,,kau seolah tidak ingat atau kau pura-pura lupa??? delik Bella


"maksudmu apa,,, pura-pura lupa bagaimana mana.?? tanya Sean bingung.


kenapa Sean seolah tidak mengingat ku sama sekali,, saat pertama bertemu pun dia tidak merasa terkejut melihat kehadiran ku,,,,ada apa dengan nya,,,apa yang sebenarnya terjadi saat 5tahun lalu .


"bell....ada apa... kenapa kau malah melamun???


"ah tidak.....Sean apa yang terjadi padamu 5 tahun lalu ??


"5 tahun lalu... maksudmu apa bell ??? Sean semakin bingung.


"kau tidak ingat sama sekali " Bella memastikan


"apa maksudmu,,,,aku tidak mengerti,,,dan lagi ada apa dengan 5 tahun yang lalu " Sean mengernyitkan keningnya.


"kau mengusir ku bell " Sean tak terima.


"bukan aku mengusir mu ....tapi sebaiknya kau tanyakan pada asisten pribadi mu apa yang terjadi saat 5 tahun lalu " jelas Bella.


"memang nya ada kejadian apa dengan 5 tahun yang lalu"


"astaga Sean....kau kini bikin aku kesal saja ..pergi sana " Bella meninggalkan Sean, lalu mengunci pintu rumahnya.


Sean terperangah melihat sikap Bella, sebenarnya apa yang terjadi,Bella sampai ngotot ingin ia mengetahui kejadian 5 tahun yang lalu.


sebenarnya ada apa sih,,, sampai sikap dia seperti itu,


Sean pun pergi meninggalkan rumah Bella, dengan perasaan yang membuatnya bingung. Bella menyuruhnya untuk bertanya kepada Tio karena tio mengetahui sesuatu, dengan cepat Sean kembali ke landasan pesawat pribadi nya, ia ingin cepat-cepat menemui Tio.


"mom tadi siapa??? tanya Zyan.


"itu teman mommy "


"oh ''


"Zyan suka mainan nya???


"suka mom,, terimakasih " Zyan tersenyum senang


sebenarnya apa yang terjadi pada malam itu,,,Ian bilang mobil Sean masuk ke jurang dan terbakar... ian juga bilang Sean tidak selamat,,,tapi Sean masih hidup... bahkan dia baik-baik saja,,,memang dia seperti tidak mengingat ku...apa dia hilang ingatan ???


arrgh aku bingung..


Saat Sean tiba di Jakarta langit sudah menggelap mobil menuju ke rumahnya. Sean menghubungi Tio agar dia ke rumahnya.


Sean membuka pintu rumahnya lebar-lebar, Tio tengah menunggunya di sofa ruang tamu.


"tuan " sapa Tio.


"Tio katakan padaku,,,,apa yang terjadi 5 tahun lalu " tanya Sean tanpa basa-basi.


"tuan " Tio tersentak kaget, bagaimana tuannya tahu tentang kejadian 5 tahun lalu.


"jawab " bentak Sean, suaranya menggelegar seluruh ruangan.


"sebenarnya 5 tahun lalu anda kecelakaan, mobil anda terjun ke jurang dan hangus terbakar,,polisi menemukan anda tergeletak tidak jauh dari mobil anda yang terbakar." Tio mulai bercerita.


"lalu "


"anda dirawat selama 3 bulan karena koma, dan saat bangun dari koma,,anda kehilangan sebagian ingatan anda"


"jadi " tekan Sean


"anda tidak mengingat istri anda dan kejadian kecelakaan yang menimpa anda " lanjut Tio.


"istri....aku mempunyai istri,,,tapi bagaimana.. disini tidak ada foto pernikahan satupun " sentak Sean.


"saya menyuruh pelayan rumah anda, untuk membereskannya, karna dokter menyarankan untuk tidak memaksa anda mengingat kembali memori yang anda tak ingat,,,itu akan berakibat fatal dengan kondisi kesehatan anda "


"siapa istri ku itu ???


"dia nona Bella,,, Arrabella " jawab Tio


"maksudmu Bella pegawai nya Ramon ??? Sean memastikan


"iya benar tuan .. saat saya pertama kali bertemu dengan nona Bella saya terkejut karna dia masih hidup,,,saya selama ini mencari keberadaannya.. saat 5 tahun yang lalu nona Bella hilang,,dan setelahnya anda kecelakaan" jelas Tio


"ini aneh " ucap Sean.


"saya tidak tahu apa yang terjadi saat itu,,, karena dihari nona Bella hilang saya dan anak buah anda mencari keberadaan nona Bella, namun esoknya mobil anda masuk ke jurang ...saya merasa anda yang janggal dengan kecelakaan anda dan hilang nya nona Bella "


"kau sudah menyelidiki nya "


"sudah tuan,,, tapi saya tidak menemukan apa-apa,, seolah si perencana sangat detail dan rapi,, sampai saya tidak bisa mendapatkan jejak sedikit pun"


"argghh,,,sial " teriak Sean frustasi. " lalu dimana berkas-berkas pernikahan ku dan juga foto pernikahan kami "


" dikamar ujung tuan ....saya menyuruh pelayan menyimpannya disana " ucap Tio.


Sean pun bergegas ke kamar ujung yang beranda di ruangan ini.


"pelayan mana kunci kamar ini " teriak Sean.


Seorang pelayan tergopoh-gopoh memberikan kunci kamar yang selama ini selalu terkunci. Sean membuka pintu kamar tersebut berjalan perlahan menatap isi kamar penuh dengan foto Bella dan baju-baju Bella.


Sean menatap foto pernikahannya dengan Bella, hatinya menghangatkan tak terasa air matanya menetes, menyalurkan kerinduan. Entah kenapa perasaan begitu sakit saat melihat foto Bella. Ada rasa bersalah dan menyesal, dadanya terasa sesak, melihat barang-barang milik Bella.


Tubuh Sean merosot ke bawah ,ia terus memandang foto pernikahannya dengan Bella.


"tuan kau kenapa??? Tio menangkap tubuh Sean yang tiba-tiba jatuh.


"aku tidak tahu,,,,tapi rasanya begitu sakit " ucap Sean bingung.


"sebaiknya anda keluar dulu dari kamar ini " bujuk Tio .


Tio memapah tubuh Sean menuju sofa di dekat kamar tersebut. Wajah Sean terlihat sedih dan juga kebingungan.


"tuan sebaiknya kita tanyakan apa yang terjadi saat itu kepada nona Bella " usul Tio


"iya kau benar,,,karna aku juga tidak bisa mengingat apapun " terang Sean.


_____________________________________________


Dukung terus yaa like comment and vote


Biar author semangat up nya 🥰🥰🥰


happy reading 💐💐💐💐