Terbelenggu Cinta

Terbelenggu Cinta
di jemput sean


...Sean menunggu Bella di depan toko tempat kerja Bella, menyenderkan badannya di mobil,menunggu sang pujaan hati keluar dari toko. Di lihat nya jam di tangannya, ternyata sudah setengah menunggu Bella,yang ditunggu belum keluar juga. " biasa nya aku tak pernah menunggu orang, sekarang malah aku yang menunggu." gumam Sean,...


...Sean dengan karismanya mampu memikat kaum hawa yang melewati nya, tapi Sean tidak perduli,yang dia nanti hanya Bella calon istrinya.Bagaimana tidak,Sean berpakaian setelan jas mahal,kacamata hitam dihidung,mobil sedan yang mengkilap...


Tak lama Bella keluar dari toko,berjalan ke arah jalan raya,Bella tidak tahu Sean mengikuti di belakangnya,lalu mencekal tangannya. Bella tersentak kaget, melihat siapa yang berani mencekal tangannya.


Sean tersenyum " kau mau kemana sayang?? aku menunggumu.." ucap Sean


Bella menatap sinis ke arah Sean " ada apa kau kemari,???


" tentu saja aku menjemputmu sayang, aku kangen padamu " bisik Sean d telinga Bella.


Bella mendorong tubuh Sean menjauh darinya. " untuk apa kau kangen padaku, sebentar lagi kita akan menikah,setiap hari kita akan bertemu " ucap Bella datar


Sean tertawa senang,ternyata gadisnya sangat menggemaskan,sifat yang jutek dan wajahnya tak punya ekspresi nyaris datar.


" ayo ikut denganku," ajak Sean menarik tangan Bella menuju mobilnya. " lepaskan Sean,aku tidak mau ikut " berontak Bella, Tapi tangan Sean terus menariknya ke arah mobilnya


"hei lepasan Bella " seru seorang pria,yang tidak lain adalah Devan.


Sean dan Bella menatap ke arah seruan pria tersebut " Dev " guman Bella dalam hati


"siapa kau ?? tanya Sean dingin


" aku pacar nya Bella "jawab Devan


Sean tersenyum sinis " Bella calon istriku"


"apa,,?? istri !?? Devan bingung


" kalau kau tak percaya tanya sendiri padanya!!jawab Sean dingin


Devan melirik Bella meminta penjelasan " bell, benarkah itu, kamu calon istrinya???


" iya " jawab Bella dengan nada tertahan


"kemarin kamu tiba-tiba memutuskan hubungan kita,dan sekarang kamu mau menikah dengan pria lain!! ucap Devan kecewa


Bella tak bisa menjawab,hatinya sangat sakit melihat Devan kecewa. " sudahlah,,kau jangan ganggu calon istriku, kalaupun kalian dulu pacaran tapi Bella akan menikah denganku" jelas Sean " ayo Bella masuk " ucap Sean dingin,Bella diam hanya melihat Devan dengan tatapan sendunya. Sean yang melihat Bella masih menatap Devan, mendorong tubuh Bella ke dalam mobil,membanting pintu mobil dengan kencang,Bella memilih diam sudah terlalu sakit hati nya melihat Devan kecewa.


" Bella lupakan dia, sebentar lagi kau calon istriku" ucap Sean dingin.


Sean melajukan mobilnya ke arah jalan raya,Sean sangat marah saat Bella menatap sendu mantan pacar nya.


Mobil Sean tiba di pekarangan rumah mewah nya,Bella yang sedari tadi melamun tidak sadar bahwa dia di bawa ke rumah Sean.


"keluar " seru Sean


Bella keluar menatap rumah mewah di depan nya. " ini dimana!?? tanya Bella datar.


" ini rumahku,ayo masuk" jawab Sean


Bella menolak ajakan nya lagi Sean paling tidak senang dengan penolakan,Sean mencekal tangan Bella,menarik masuk ke dalam rumah nya.bella mencoba melepaskan cekalan Sean,tapi tangan pria tersebut sangat kuat.


" lepaskan Sean,sakit " rintih Bella


Sean terus menarik Bella hingga ke dalam kamar Sean,Bella yang dibawa masuk ke dalam kamar Sean,berusaha keras melepaskan cekalan tangan Sean,tapi tangan Sean sangat kuat. Di dorongnya tubuh Bella ke kasur,Sean melepaskan jas nya,digulungkan nya lengan kemeja Sean sampe siku,mendekati Bella yang terbaring di kasur. " Sean,mau apa kau " teriak Bella. Sean makin mendekat di tarik nya kaki Bella,Sean memeluk pinggang Bella langsung menciumi bibir Bella dengan kasar,Bella mencoba berontak, memukul-mukul dada Sean. tapi Sean tidak melepaskan nya. Sean dengan posesif ny terus menciumi bibir Bella,akhirnya Bella menggigit bibir Sean sampai berdarah,baru Sean melepaskan nya." ternyata kau ganas juga sayang " ucap Sean menyeka darah di bibirnya. Bella yang ngos-ngosan menatap tajam ke arah Sean, " kau bajingan Sean " teriak Bella.


" itu hukuman buat kamu,karena kamu masih mencintai mantan mu" ucap Sean


" kau gila " teriak Bella,


Sean tertawa sangat keras,dia sangat menyukai Bella yang selalu menolak dirinya,sebuah tantangan karna selama ini tidak pernah ada yang menolak pesona sean . " aku memang gila bell,,aku gila karena mu" seru Sean menyeringai lebar.


" aku tidak ingin menikah dengan pria gila seperti mu" bentak Bella.


" tapi kau harus sayang,kalau tidak bayar utang mu dalam satu Minggu," tekan Sean.


Bella ingin menjerit,berlari, rasanya muak melihat tampang Sean." aku ingin pulang" seru Bella datar.


" kau akan ku antar pulang,setelah makan malam" jawab Sean.


kedua nya terdiam sesaat,Sean menatap wajah Bella dengan senyum tipisnya, mengusap-ngusap bibir yang sakit akibat ulah Bella.


tok tok tok


" maaf tuan makan malam sudah siap" seru si pelayan di balik pintu.


" iya " jawab Sean datar


"ayo kita makan" ajak Sean lembut.


Bella terdiam dia masih marah terhadap perlakuan Sean yang tiba-tiba menciumnya.Sean tersenyum tipis,ternyata Bella benar-benar keras kepala. "ayo makan dulu,setelah makan akan ku antar kamu pulang" ajak Sean dengan lembut.


Bella beranjak dari kasur Sean,berjalan ke arah pintu meninggalkan Sean. Melihat sikap Bella yang seperti itu,Sean menggeleng-gelengkan kepalanya.


...Usai makan Sean mengantarkan Bella pulang,arah menuju rumah Bella lumayan jauh,sekitar 45menitan.Bella yang masih terdiam,Sean terlihat gemas karna tidak ada wanita yang mendiamkan Sean,malah mereka selalu menarik perhatian Sean.Dan Bella malah mendiam Sean seperti batu....


"ingat kamu tidak boleh bertemu lagi dengan mantan kekasih mu" seru Sean memecahkan keheningan.Bella masih diam tanpa ekspresi, menatap lurus ke depan. " Bella,kau dengar tidak aku bicara" bentak Sean karena Bella diam saja.Sean emosi,memarkirkan mobilnya di pinggir jalan, menatap wajah Bella uang di tatapnya malah diam tidak bergerak sama sekali.Sean mulai kesal dicapitnya dagu Bella mengarahkan ke wajah sean.bella menatap datar wajah tampan Sean.


Sean lalu menciumi bibir Bella lagi dengan kasar,Bella mencoba memberontak dipukulnya dada Sean,sudah 2 kali Sean memperlakukan nya seperti wanita murahan. Sean melepaskan ciumannya ditatapnya wajah Bella yang merah karna marah. " saat aku mengajak bicara,jawab jangan diam saja " bentak Sean masih mengapit dagu Bella. " aku benci kau " jawab Bella dingin. Sean melepaskan Capitan nya, melajukan kembali mobilnya.Mereka terdiam dalam perjalanan dengan pikiran masing-masing.


"bell,, ko kamu malam banget pulangnya??? tanya bi Marni saat Bella tiba dirumah. " kamu di antar Sean?? tanya bi Marni lagi


" iya bi, tadi Sean mengajak Bella makan malam" jawab Bella datar.


" ya sudah kamu istirahat," ucap bi Marni


" iya bi"


Bella merebahkan tubuhnya hari ini benar-benar sangat melelahkan. Bertemu dengan Devan dilecehkan Sean. Apakah keputusan benar menikahi Sean, pria itu sangat gila.Bella hanya bisa pasrah menjalani kehidupan nya dengan Sean.Ini adalah keputusan hidupnya.