
Kedua orang tua Ryan tiba-tiba canggung dengan pernyataan nyonya Eva yang seakan mengeluarkan isi hatinya. Anaknya Davis ayah Selena jarang pulang ke Indonesia bahkan sampai bertahun-tahun meninggalkan nyonya Eva sendirian dirumahnya.
Untungnya Selena masih mau menjenguk Omanya ke Indonesia kadang sesekali ia tinggal lama untuk menemani Omanya.
" ah maafkan saya Hendro , aku terlalu larut dalam pembicaraan tentang anakku Davis "
" tak apa nyonya Eva " balas Hendro tersenyum.
Merekapun kembali membicarakan tentang pernikahan Selena dan Ryan yang akan dilangsungkan seminggu lagi.
Barcelona
Sean dan Bella kini tengah menikmati makan malam romantis di pinggir pantai. Suasana pantai yang syahdu ditemani deburan ombak kecil , angin malam yang terasa amat dingin tak menyurutkan kedua pasangan pengantin baru itu beranjak dari tempat duduknya.
Benar-benar menikmati malam ini. Sesekali Sean melirik Bella yang begitu cantik dengan balutan gaun malam berwarna merah bertali spaghetti. Menampakkan tulang selangka yang putih mulus.
" kau kenapa Sean ? tanya Bella heran.
" kau cantik sayang " jawab Sean mengedipkan sebelah matanya.
" ck " decak Bella membuang wajahnya kesamping.
" kau merona sayang " goda Sean.
" kau itu pembual Sean kau tahu itu " sarkas Bella.
Sean menaikkan sebelah alisnya. " aku pembual ?
" yes "
" kapan aku membual ?
" dulu sampai sekarang "
" masa sih ? Sean tak percaya.
" ya sudah kalau kau tak percaya . Tak ada yang meminta pendapat mu "
" kau itu selalu jutek padaku sayang "
" lalu aku harus apa ?
" bersikap manis lah padaku , kau juga tak pernah bermanja-manja pada ku "
" ah begitu ya "
Sean mengangguk.
Bella berdiri lalu ia duduk di pangkuan Sean. Sontak Sean terkejut Bella duduk di pangkuannya.
" kau ingin aku bermanja-manja padamu " Bella memainkan tangannya didada bidang Sean.
" iya sayang " Sean gugup. Tak terpikirkan olehnya Bella akan menggoda dirinya. Biasanya dia tak akan gugup jika seorang wanita menggodanya tapi berbeda dengan Bella , Sean sangat gugup jantungnya berdetak kencang.
" Sean " desah Bella di telinga Sean, tangan Bella terus membelai dada Sean , sesekali Bella membelai rahang tegas Sean dengan lembut.
Nafas Sean tercekat mendapat sentuhan dari Bella apa lagi suara ******* Bella membuat juniornya seketika berdiri tegak.
Bella terus mempermainkan Sean dengan mencumbui seluruh wajah dan telinga Sean dengan kecupan yang sensual.
Sean menggeram dengan sentuhan Bella yang membuatnya mabuk kepayang.
" Bella , i want you " suara serak Sean menahan gairah.
" wait Sean " ucap Bella dengan nada sensualnya.
Sungguh Sean sudah tak tahan menahannya ia ingin segera menuntaskan hasratnya. Tetapi tiba-tiba saja Bella beranjak dari duduknya berjalan duduk di bangkunya.
" Bella " suara putus asa Sean memekakkan telinga Bella.
" apa Sean ? tanya Bella tenang sambil meminum minumannya.
" kau menghempaskan ku jauh kedalam jurang gairah yang tak tertuntaskan bella " sarkas Sean kesal.
Bella menaikkan sudut bibirnya. " kau kesal padaku "
" tidak " jawabnya datar.
Bella tersenyum tipis kembali meneguk air minumnya.
" ayo kita masuk udaranya semakin dingin " ajak Bella.
Tak menjawab ajakan Bella Sean beranjak dari duduknya berjalan mengikuti langkah Bella didepannya.
Sean masih kesal dengan Bella , saat puncak gairahnya sudah diubun-ubun Bella berhenti seenaknya.
" come on Sean kau lambat sekali seperti keong " cerca Bella.
Sean mendengus ia langsung berjalan cepat menghampiri Bella.
Selama seminggu di Barcelona Sean mengajak Bella jalan-jalan mengelilingi kota Barcelona dan selama seminggu itu pun Sean terus meminta jatah bercintanya pada Bella.
" lusa sepertinya " jawab Sean asal.
" aku serius Sean " kesal Bella.
" iya lusa sayang " ucap Sean menyakinkan Bella.
" aku sudah merindukan Zyan "
" aku juga " balas Sean.
Sebuah notifikasi pesan dari asistennya Tio. Sean membaca pesan tersebut sebentar lalu meletakkannya kembali.
" siapa Sean ? tanya Bella.
" asisten ku "
" apa ada hal penting ?
" tidak ada " jawab Sean.
Bella mengulum bibirnya kembali terpejam.
" bell , Ryan akan menikah " ucap Sean.
Seketika Bella membuka matanya terkejut. " kau serius ?
" iya . Tio memberi tahuku bahwa dia akan menikah dalam dua hari lagi " jelas Sean.
" apa dengan Selena ?
" iya "
" syukurlah kalau mereka menikah "
Sean terdiam , entah apa yang membuatnya terdiam setelah mendapat pesan dari Tio.
" Sean kau kenapa?
" tidak ada " jawab Sean datar ,lalu ia bangkit meraih boxernya yang tercecer di lantai langsung memakainya.
Bella yang sedikit heran dengan sikap Sean yang tiba-tiba terdiam setelah menerima pesan dari asistennya.
Sean berjalan keluar kamarnya sambil meminum wine menatap lurus ke arah pantai.
" Sean ada apa ? Bella memeluk tubuh Sean dari belakang.
" tidak ada apa-apa " jawab Sean datar.
" aku tahu kau sedang memikirkan sesuatu . Jujur lah padaku Sean " pinta Bella mengeratkan pelukannya.
" aku hanya khawatir kalau Ryan hanya berpura-pura menikahi Selena untuk menutupi obsesinya menginginkan mu "
" jangan berprasangka buruk Sean , mungkin dia sudah membuka hatinya untuk Selena dan lagi aku yakin dia tidak akan tega berpura-pura menikahi wanita pilihan orang tuanya "
" kau seperti nya sangat yakin padanya " Sean membalikan tubuhnya menghadap Bella.
" karena aku tahu sifatnya. Sebenci-bencinya Ryan pada seseorang dia takkan tega menyakitinya "jawab Bella.
" aku hanya tak ingin dia merecoki kehidupan kita . Aku sudah sangat geram padanya " kesal Sean.
" lupakan masa lalu Sean, kita sekarang sedang dimasa kini dan nikmatilah masa-masa kini " ujar Bella.
Sean memeluk tubuh Bella. Istrinya ini paling bisa menenangkan pikirannya. Sungguh beruntung Sean memiliki Bella. Itulah kenapa Sean tak ingin melepaskan Bella dengan begitu saja.
" sebaiknya kita masuk dan lanjutkan membuat adik untuk Zyan " goda Sean.
" kau mesum tuan Sean " Bella mencubit pinggang Sean.
" ayolah sayang mumpung kita masih disini setelah pulang pasti akan banyak gangguan " Sean mengerlingkan matanya.
" dasar mesum " Bella memeluk dada Sean.
Namun Sean langsung membopong tubuh Bella, mengendong tubuh Bella seperti karung beras.
" Sean lepaskan " teriak Bella.
Sean membanting tubuh Bella ke ranjang lalu mengukung tubuh Bella. Dan terjadilah malam panas seperti malam-malam sebelumnya.
.
.
jangan lupa like comment and vote
.
.
.