Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Jessica dan Jimmy


" Semua yang ada di tubuhku adalah milikmu jadi buat apa aku mesti malu?" tanya Jimmy santai sambil mengancingkan kemejanya.


" Kak Jimmy kenapa jadi mesum sih?" tanya Jessica.


" Kok mesum?" tanya ulang Jimmy sambil menahan tawa karena melihat pipi Jessica merona


" Sudahlah, aku mau mandi," ucap Jessica sambil berjalan ke arah kamar mandi


Jimmy hanya tersenyum setelah selesai memakai pakaian Jimmy keluar dari kamar Jessica untuk menemui ke dua orang tuanya dan saudara kembarnya namun ketika sampai di ruang keluarga Jimmy tidak melihat ke dua orang tuanya membuat Jimmy menghubungi daddy Nathan dan sambungan pertama langsung di angkat oleh mommy Maya.


( " Ada apa Jimmy?" tanya mommy Maya )


( " Perasaan Jimmy telepon daddy," ucap Jimmy )


( " Daddy lagi di kamar mandi, Jessica baik - baik saja kan?" tanya mommy Maya dengan nada kuatir ).


( " Baik - baik saja mom," jawab Jimmy ).


( " Syukurlah, oh ya bilang sama Jessica pernikahan kalian dipercepat jadi lusa depan kalian menikah," ucap mommy Maya ).


( " Secepat itukah mom?" tanya Jimmy dengan nada terkejut ).


( " Lebih cepat lebih baik apalagi kamu sepertinya tidak bisa jauh dari Jessica makanya mommy dan daddy berencana menikahkan kalian." jawab mommy Maya ).


( " Hehehe.. Mommy tahu saja," ucap Jimmy sambil terkekeh - kekeh ).


( " Karena sifat mu tidak beda jauh dengan daddy," jawab mommy Maya ).


( " Kenapa nama daddy di sebut?" tanya daddy Nathan sambil berjalan ke arah ranjang ).


( " Mommy itukan ponsel daddy, siapa yang menelepon daddy?" tanya daddy Nathan ).


( " Jimmy, tadi mommy bilang ke Jimmy kalau sifat daddy sama Jimmy hampir sama," jawab mommy Maya ).


( " Sama - sama apa mom?" tanya daddy Nathan penasaran ).


( " Sama - sama tidak bisa jauh dari wanita pujaan," jawab mommy Maya ).


( " Mommy maaf, Jimmy mau nanya mommy, daddy dan saudara - saudara kembarku kemana?" tanya Jimmy ).


( " Kami pulang, oh ya bilang sama Jessica untuk tinggal bersama kami dan mengenai rumahnya lebih baik di urus sama pelayan untuk bersih - bersih rumah dan juga bilang ke Jessica tidak usah membawa barang karena semua pakaian, tas, sepatu dan lain sebagainya sudah ada di kamar Jessica yang baru," Ucap mommy Maya ).


( " Baik mom, nanti Jimmy akan bilang sama Jessica," jawab Jimmy ).


( " Baiklah, kalau pulang hati - hati di jalan," ucap mommy Maya ).


( " Baik mom," jawab Jimmy patuh ).


Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian Jimmy menyimpan kembali ponselnya di saku kemejanya dan tidak berapa lama Jessica berjalan ke arah Jimmy.


" Pada kemana? Kok sepi ya?" tanya Jessica sambil menatap ke arah sekeliling ruangan.


" Mommy, daddy dan saudara - saudara kembarku pada pulang ke mansion ," jawab Jimmy.


" Aku tidak enak dengan keluargamu,' ucap Jessica sambil menundukkan kepalanya.


" Tidak enak kenapa?" tanya Jimmy.


" Karena sambutan keluargaku yang membuatku sangat malu terlebih aku..." ucapan Jessica terhenti karena Jimmy meletakkan jari telunjuknya ke mulut Jessica.


" Sudah jangan di bahas, oh ya mommy bilang kalau pernikahan kita di percepat jadi lusa kita menikah," ucap Jimmy mengalihkan pembicaraan agar Jessica tidak sedih lagi.


" Secepat itukah?" tanya Jessica.


" Lebih cepat lebih baik apalagi ..." ucap Jimmy menggantungkan kalimatnya.


" Apalagi... apa?" tanya Jessica penasaran.


" Lupakan apa yang aku katakan, oh ya mommy tadi cerita lebih baik kamu pindah ke mansion kami dan rumah ini biar pelayan yang setiap hari membersihkan rumah ini," ucap Jimmy.


" Tapi kita kan belum menikah," ucap Jessica.


" Memang benar tapi kan sebentar lagi kita menikah dan tenang saja kamar kita terpisah dan nanti kalau sudah resmi menikah barulah kita sekamar," ucap Jimmy.


" Tapi..." ucapan Jessica terpotong oleh Jimmy.


" Aku tidak memaksa jika kamu tidak mau," jawab Jimmy sambil berjalan ke arah pintu utama.


Grep


" Baik aku pergi dan tinggal bersama keluarga besar mu," jawab Jessica sambil menahan tangan Jimmy membuat Jimmy tersenyum devil.


" Baiklah, ayo kita pergi," ajak Jimmy penuh semangat.


" Tapi pakaianku?" tanya Jessica.


" Tinggal saja, mommy sudah menyiapkan semuanya di kamar yang baru," ucap Jimmy.


" Baiklah," jawab Jessica pasrah.


Mereka pun pergi meninggalkan rumah milik Jessica menuju ke arah mansion milik daddy Thomas di mana mommy Maya sudah menyiapkan acara penyambutan Jessica dengan di bantu anak - anak daddy Nathan dengan mommy Maya.