Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Keguguran


Presdir Axel hanya menganggukkan kepalanya dirinya sangat malu, merasa sangat bersalah dan tidak ada muka dengan keluarga besar istrinya terlebih dengan Sela.


Hal itu membuat Presdir Axel mengusap wajahnya dengan kasar di saat bersamaan Presdir Axel sangat marah dengan ayahnya dan ibu tirinya membuat Presdir Axel berdiri untuk memberikan hukuman untuk mereka.


" Mau kemana Axel?" tanya daddy Thomas


" Aku mau memberikan hukuman ke mereka karena telah mem bu nuh mommy ku," ucap Presdir Axel sambil menahan amarahnya.


" Tunggu!!! Kakak ingin kamu dan Sela bercerai," ucap Delon sambil berdiri


" Ya benar karena kami sudah sangat kecewa denganmu," sambung Jimmy ikut berdiri.


" Aku tidak menyangka kak Axel tega membohongi kami semua terlebih kak Sela," sambung Seli ikut berdiri juga.


" Aku tidak akan menceraikannya karena aku sangat mencintai istriku," ucap Presdir Axel


" Apa yang dikatakan ke tiga cucuku benar lebih baik kalian berpisah karena aku tidak ingin cucuku Sela menderita menikah denganmu," ucap daddy Thomas.


Duar                    Duar


Bagai petir di siang bolong itu yang dirasakan oleh Presdir Axel membuat dirinya langsung duduk dan tubuhnya terasa lemas ketika daddy Thomas mengatakan hal itu.


" Tapi opa, Axel sangat mencintai Sela dan Axel tahu kesalahan Axel sangat besar tapi Axel mohon berikan kesempatan ke dua untuk Axel," mohon presdir Axel untuk pertama kalinya.


" Tunggu dulu ada satu lagi yang ingin oma sampaikan untuk Axel dan untuk keluarganya Sela," ucap mommy Laras sambil mengutak atik laptopnya.


" Apa itu La?" tanya daddy Thomas.


" Apa itu tante?" tanya Aleandro, Maximus, Yohanes dan Robert serempak dan secara bersamaan


" Apa itu oma?" tanya Delon, Jimmy dan Lemos serempak dan secara bersamaan.


" Lihatlah di layar monitor," ucap mommy Laras.


Semua orang langsung menatap ke layar proyektor dan melihat Sela sedang tersenyum sambil melambaikan tangannya.


xxxxxxx Rekaman Video Sela On xxxxxx


" Hallo mommy, daddy, Kak Delon, kak Jimmy, kak Lemos dan adikku yang paling cantik Seli.


" Hallo kak Axel, suamiku yang sangat aku cintai "


" Sela hanya ingin mengatakan jika melihat video ini berarti Sela tidak ada bersama kalian lagi dan Sela minta satu permintaan terakhir yaitu Sela ingin mommy, daddy, kak Delon, kak Jimmy, kak Lemos dan Seli menganggap kak Axel sebagai pengganti ku.''


" Sela akan sangat sedih jika mommy, daddy, kak Delon, kak Jimmy, kak Lemos dan Seli bertengkar dan mengusir kak Axel dari rumah. Sela sangat bahagia jika semuanya saling rukun dan saling melindungi."


" Untuk kak Axel, waktu itu aku selalu bilang untuk selalu melindungi keluargaku jadi Sela mohon kabulkan permintaan terakhir Sela "


" Kak Axel, jika Sela tidak ada Sela rela kalau kak Axel menikah lagi asalkan kak Axel bahagia menikah dengan wanita pilihan kak Axel "


" Jika sudah menikah, Sela minta jangan sakiti hatinya karena jika itu terjadi berarti kak Axel melukai hatiku "


" Sela sangat mencintai kalian semuanya dan Sela harap semuanya selalu hidup rukun dan saling sayang menyayangi "


xxxxxxx Rekaman Video Sela Off xxxxxxx


Keluarga besar daddy Thomas langsung mengeluarkan air mata, para pria tidak perduli jika dikatakan cengeng atau apapun terlebih dengan presdir Axel hatinya terasa sangat sakit seperti di hantam sebuah batu yang sangat besar membuat dirinya semakin bertambah bersalah terhadap istrinya.


Dirinya sangat menyesal karena selama ini menyakiti perasaan istrinya namun istrinya tidak pernah membencinya dan selalu tersenyum walau dalam hatinya terluka karena perkataannya.


" Oma Gloria menghubungi Axel," ucap Presdir Axel


" Angkat dan loud speaker agar kita tahu apa yang terjadi," ucap daddy Thomas


" Baik opa," jawab Presdir Axel


( " Halo oma," panggil presdir Axel )


( " Axel, cepat ke sini kondisi Sela semakin krisis dan ..." ucap mommy Gloria menggantungkan kalimatnya )


( " Dan apa oma?" tanya Presdir Axel dengan perasaan tidak tentu )


( " Axel, kamu yang sabar ya.." ucap mommy Gloria sambil menahan kesedihan )


( " Ada apa oma?" tanya Presdir Axel )


( " Akibat kecelakaan itu membuat Sela keguguran," jawab mommy Gloria )


Tubuh Presdir Axel langsung melemas air mata penyesalan yang teramat sangat karena dirinya tidak menyangka kehilangan anak yang belum sempat dilihatnya terlebih istrinya mengalami krisis.


( " Apa?? Sela hamil dan keguguran?" tanya Presdir Axel tidak percaya )


( " Benar dan Sela hamil kembar kini dokter sedang berusaha menyelamatkan nyawanya " jawab mommy Gloria )


Presdir Axel menjatuhkan ponselnya namun di ambil oleh daddy Thomas untuk berbicara dengan istrinya.


( " Mommy ini daddy, kami akan ke sana," ucap daddy Thomas )


( " Ok," jawab mommy Gloria singkat )


Tut             Tut                Tut


Presdir Axel langsung turun dari kursinya dan berjalan dengan tubuh gemetar, air mata penyesalan yang teramat sangat tidak berhenti keluar membuat daddy Thomas tidak tega melihat Presdir Axel seperti orang linglung membuat daddy Thomas memeluk Presdir Axel untuk berjalan.


" Axel, mengenai keluargamu kamu jangan kuatir mereka sudah kami tangkap dan sudah di sekap di ruang penyekapan jadi kamu fokuslah dengan Sela," ucap mommy Laras mengakhiri laporannya.


" Terima kasih oma, Axel tidak akan pernah lupa akan kebaikan oma sekeluarga," ucap Presdir Axel dengan tulus.


" Sama - sama, sesama manusia harus saling membantu," ucap mommy Laras


Merekapun satu persatu keluar dari ruangan tersebut menuju ke arah lift, singkat cerita kini mereka sudah sampai di ruangan operasi dan Presdir Axel sudah menandatangani surat persetujuan operasi dengan tangan gemetar ketika menulis surat persetujuan tersebut di mana dua anak kembarnya yang belum sempat di lihatnya terpaksa dikeluarkan dari rahim Sela.


" Oma, bagaimana dengan daddy dan mommy?" tanya Delon.


" Masih di ruang operasi kondisinya juga sama - sama krisis," ucap mommy Gloria dengan wajah teramat sedih.


Kehilangan dua cicitnya sedangkan putranya Nathan, menantunya yang bernama Maya dan cucunya yang bernama Sela dengan kondisi kritis membuat dirinya sangat sedih begitupula dengan anggota keluarganya.


Tidak berapa lama pintu ruang operasi terbuka hingga nampak wajah lelah sang dokter membuat anggota keluarga besar daddy Thomas berdiri dan berjalan ke arah dokter tersebut.


" Bagaimana keadaan anak, menantu dan cucuku dok?" tanya daddy Thomas dengan wajah terlihat sangat sedih memikirkan orang - orang yang disayangi terluka seandainya bisa dirinya yang terluka dari pada orang - orang yang disayanginya terluka.


" Nyonya Maya dan tuan Nathan kondisinya kritis dan sebentar lagi akan di bawa ke ruang ICU dan untuk nyonya muda Sela kondisinya semakin kritis dan saya minta suaminya melihatnya untuk yang terakhir kalinya," ucap dokter tersebut tersebut.


" Maksud dokter apa?? istriku tidak mungkin meninggal," ucap Presdir Axel sambil menarik krah jas dokter.