Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Keluarga Besar Daddy Thomas


Malam menjelang pagi seperti biasa keluarga besar daddy Thomas sarapan bersama dan setelah lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


Kini mereka sudah berkumpul di ruang keluarga dan duduk bersama  pasangan masing - masing, wajah Nathan dan wajah Fico terlihat jelas ada lingkaran hitam seperti mata panda membuat orang menatap ke arah mereka berdua.


" Apa yang terjadi dengan kalian berdua?" tanya mommy Gloria


" Kenapa wajah kalian seperti mata panda?" sambung daddy Thomas menatap ke arah mereka berdua.


Fico dan Nathan saling memandang sambil menahan senyum sedangkan Quenby dan Maya juga ikut saling memandang kemudian menutupi ke dua wajahnya menahan malu.


" Quenby, Maya apa ini ulah kalian?" tanya daddy Thomas sambil menatap putri dan menantunya.


Namun daddy Thomas langsung mendapatkan tatapan tajam istrinya membuat daddy Thomas hanya senyum pepsodent.


" Maaf dad," jawab Quenby dan Maya serempak sambil jari telunjuk kanan dan jari telunjuk kiri di satukan kemudian di lepaskan kemudian di satukan lagi begitu terus.


" Memang apa hubungan mata panda Fico dan Nathan dengan Quenby dan Maya?' tanya Aleandro dengan nada bingung.


" Hoam... aku masih mengantuk tidur setengah jam dulu," ucap Fico sambil berdiri tanpa memperdulikan pertanyaan Aleandro.


" Sama kak, aku juga mengantuk mau tidur sebentar," sambung Nathan.


Fico menarik tangan istrinya begitu pula dengan Nathan dan berjalan ke arah lift karena usia kehamilan Maya yang sudah membesar.


Seminggu lagi Nathan dan Maya akan pindah ke lantai satu karena saat ini kamar mereka yang berada di lantai satu sedang di renovasi. Sedangkan yang berada di ruang keluarga menatap ke arah mommy Gloria dan daddy Thomas untuk meminta penjelasan.


" Sudah siang kalian kerja lah!!" perintah daddy Thomas.


" Aish, daddy kami penasaran," ucap mereka serempak.


" Kalian berangkatlah!!" perintah mommy Gloria sambil menatap tajam ke arah daddy Thomas.


Mommy Gloria ketika melihat suaminya ingin mengatakan sesuatu langsung menyuruh Aleandro, Maximus, Yohanes, Aska dan Robert untuk berangkat kerja sambil menatap tajam ke arah suaminya.


Hal itu membuat daddy Thomas hanya menahan tawa dan dirinya tidak marah ketika dirinya di tatap tajam oleh istrinya membuat anak dan menantunya semakin penasaran.


" Ada apa sih dad?" tanya Maximus penasaran.


" Kalian berangkatlah," ucap daddy Thomas mengulangi perkataannya.


Mereka pun bergantian mencium tangan mommy Gloria dan daddy Thomas secara bergantian kemudian mereka berjalan ke arah garasi mobil dengan di temani istrinya masing - masing.


Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan, Nathan melepaskan pakaian kerjanya hingga menyisakan celana boxer nya dan berbaring di ranjang dengan ditemani istrinya.


" Maaf ya karena semalam aku minta lagi jadi suamiku jadi mengantuk," ucap Maya.


cup


" Tidak apa - apa sayang, apa lagi aku juga sangat senang kita melakukan hubungan suami istri," ucap Nathan sambil mengecup bibir istrinya yang sudah menjadi candunya.


Nathan memejamkan matanya sambil memeluk istrinya dan tidak membutuhkan waktu lama Nathan tertidur dengan pulas nya sedangkan Maya yang melihat suaminya tertidur dengan pulas jadi ikut memejamkan matanya dan tidak berapa lama dirinya menyusul suaminya tertidur dengan pulas.


Begitu pula dengan Fico dan Quenby mereka tidur dengan pulas nya sambil saling berpelukan memberikan kehangatan masing-masing hingga dua jam setengah kemudian mereka bangun.


Kini mata panda Fico dan Nathan sudah hilang dan mereka sudah mandi kembali dengan tubuh yang segar karena ditemani istri yang sangat dicintainya. Fico dan Nathan berangkat ke perusahaan masing - masing sedangkan Maya bersiap - siap pergi menjemput Dita dengan di temani Quenby.


" Maya biar kami yang menjemput sekolah Dita," ucap Cantika istri Aleandro anak pertama daddy Thomas dengan mommy Gloria.


" Tidak usah kak biar aku dan kak Quenby yang menjemput," jawab Maya.


" Benar kata Maya kak, aku ingin ikut habis bosan di rumah terus," jawab Quenby.


" Baiklah," jawab Cantika istri Aleandro yang tidak bisa melarang keinginan Maya adik ipar iparnya


" Aku juga mau ikut," ucap Aurora


" Kamu kan lagi hamil lebih baik di rumah saja," ucap Claudia istri Maximus.


" Aku bosan kak," jawab Aurora.


" Baiklah kalau begitu," jawab Claudia yang tidak bisa melarang keinginan Aurora adik ipar iparnya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :