
Nathan yang masih menggunakan infus hendak menarik infusnya tapi daddy Thomas melarangnya kemudian daddy Thomas menggendong tubuh Maya untuk di bawa ke ruang ugd.
" Nathan tubuhmu masih lemah lebih baik kamu istirahat," perintah daddy Thomas.
" Tapi dad...." ucapan Nathan terpotong oleh mommy Gloria.
" Benar kata daddy lebih baik kamu istirahat agar tenaga mu cepat pulih biar kami yang mengurus Maya," ucap mommy Gloria
" Baik mom," jawab Nathan pasrah
" Duduk di kursi roda dan Yohanes bawa kakakmu ke ruang perawatan," perintah daddy Thomas
" Baik dad," jawab Nathan dan Yohanes patuh
Nathan duduk di kursi roda kemudian Yohanes mendorong kursi roda menuju ke ruang perawatan sedangkan daddy Thomas menghubungi Aleandro agar datang bersama istri dan semua adik kembarnya bersama pasangan masing-masing yang berada di mansion untuk membantu mengurus pemakaman orang tua Maya.
Setelah selesai menghubungi Aleandro, mommy Gloria dan daddy Thomas duduk di kursi ruang tunggu ugd.
" Mommy lupa memberitahukan ke sahabat mommy yang bernama Laras, Laras kan bersahabat dengan ibunya Maya," ucap mommy Gloria sambil mengambil ponselnya untuk menghubungi mommy Laras.
Mommy Gloria mencari kontak sahabatnya di ponselnya setelah ketemu mommy Gloria menekan tombol ponselnya dan sambungan pertama langsung di angkat oleh mommy Laras.
( " Ada apa Glo?" tanya mommy Laras tanpa basa basi ).
( " Aish, sikapmu sama seperti suamimu yang tidak suka basa basi," ucap mommy Gloria ).
( " Pffftttt... Hahahaha..." tawa lepas mommy Laras ).
( " Sama seperti suamimu yang tidak suka basa basi," sambung mommy Laras setelah selesai tertawa lepas ).
( " Memang benar," jawab mommy Gloria ).
( " Ada apa Glo?" tanya mommy Laras dengan nada serius).
( " Apa? Kamu tidak bercanda kan? Alena besan mu?" tanya mommy Laras tidak percaya ).
( " Ya benar Alena besanku," jawab mommy Gloria ).
( " Apa yang terjadi?" tanya mommy Laras ).
( " Pulang dari rumah sakit habis menengok putrinya sekaligus menantuku mengalami kecelakaan, mobilnya di tabrak oleh truk," ucap mommy Gloria ).
( " Kami sebenarnya lagi dalam perjalanan menuju ke rumah sakit untuk melihat ke lima cucumu yang baru saja dilahirkan, kita mengobrol saja di rumah sakit," jawab momy Laras ).
( " Ok," jawab mommy Gloria ).
Tut Tut Tut
Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian mommy Gloria menyimpan kembali ponselnya di dalam tasnya sedangkan daddy Thomas hanya menatap ke arah pintu ugd tapi pikirannya entah kemana.
" Ada apa sayang?" tanya mommy Gloria yang melihat suaminya melamun.
" Masalah yang kita hadapi tidak pernah berhenti selalu saja ada masalah," ucap daddy Thomas sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
" Mungkinkah masa laluku yang buruk kini aku menerima karmanya? Kalau iya kenapa tidak aku saja kenapa harus keluarga?" ucap daddy Thomas dengan nada frustrasi sambil menarik rambutnya.
Grep
" Sstttttt... jangan bilang seperti itu karena mommy tidak suka, jika terjadi sesuatu denganmu bagaimana denganku? Apakah suamiku tidak memikirkan mommy?" tanya mommy Gloria dengan nada sendu sambil memeluk suaminya dari arah samping.
" Maafkan daddy sayang, daddy sangat sedih masalah datang bertubi - tubi," ucap daddy Thomas sambil membalas pelukan mommy Gloria.
Tidak berapa lama pintu ruang ugd terbuka oleh dua perawat kemudian mendorong brangkar di mana Maya masih setia memejamkan matanya dan langsung di bawa ke ruang perawatan VVIP di mana Nathan masih di rawat dengan diikuti oleh mommy Gloria dan daddy Nathan. Singkat cerita kini mereka berada di ruang perawatan menunggu Maya sadar.
" Mommy dan daddy, kami mau membeli makanan dan minuman di kantin," ucap Yohanes