
klik klik
Mommy Gloria ingin menembak kening Alex namun sayang peluru habis tanpa sisa membuat mommy Gloria kesal dan tanpa sepengetahuan mereka dua orang mengarahkan pistol ke arah mommy Gloria dan Robert.
" Aish menyebalkan sekali padahal tinggal sekali saja aku tembak ke arah kening dan kamu langsung ma*i," ucap mommy Gloria dengan nada kesal.
Di tempat yang berbeda daddy Thomas berserta anak - anaknya entah kenapa perasaannya tidak enak membuat daddy Thomas mendekati putranya yang bernama Nathan.
" Nathan, perasaan daddy tidak enak seperti terjadi sesuatu dengan mommy kalian," ucap daddy Thomas sambil menembaki musuh - musuhnya.
" Nathan juga sama dad, apa mommy dalam bahaya?" tanya Nathan.
" Kalau begitu kamu dan Katarina masuk ke dalam markas biar kami semua di sini," perintah daddy Thomas
" Baik dad," jawab Nathan sambil berjalan ke arah Katarina yang sibuk melempar kartu domino ke arah para musuh - musuhnya.
" Katarina, ikut paman masuk ke dalam markas," ajak Nathan
" Baik paman," jawab Katarina.
Nathan dan Katarina berjalan dengan langkah cepat sambil melempar kartu domino ke arah musuh - musuhnya sedangkan Nathan yang ingin menembak musuh di dahului oleh Katarina membuat Nathan hanya mengawasi jika ada musuh yang menyerang mereka berdua.
Tidak membutuhkan waktu lama mereka sudah masuk ke dalam markas dan melihat mommy Gloria sedang menembak seseorang pria yang sudah tidak berdaya akibat terkena luka tembak dan berbaring di lantai, seorang pria juga sudah ada yang tergeletak di lantai kemungkinan sudah meninggal dan seorang wanita yang sedang menundukkan wajahnya melihat pria itu menahan rasa sakit pada tubuhnya sedangkan Robert hanya menonton pertunjukan.
Setelah melihat sepintas Katarina dan Nathan melihat sekeliling ruangan tersebut hingga mereka berdua melihat dengan mata elangnya ada dua pria yang sedang menodongkan ke arah mommy Gloria dan Robert.
" Aku yang arah kanan dan paman yang arah kiri," ucap Katarina.
" Ok," jawab Nathan singkat dan padat.
Jleb dor
" Akhhhhhhhh..... " Teriak ke dua pria tersebut serempak.
Bruk Bruk
Katarina melempar kartu domino sedangkan Nathan menembak ke arah kening pria tersebut hingga membuat ke dua pria itupun meninggal di tempat, teriakan ke dua pria tersebut membuat mommy Gloria dan Robert membalikkan badannya sedangkan wanita itu mengangkat kepalanya kemudian menatap ke arah Nathan dan Katarina.
" Nathan, Katarina," ucap mommy Gloria dan Robert serempak dengan nada terkejut.
" Nathan," panggil wanita dengan mata membulat sempurna.
Nathan dan Katarina menatap ke arah mommy Gloria, Robert dan wanita itu, mata Nathan membulat sempurna melihat wanita yang sangat dibencinya.
" Jadi kamu yang merencanakan ini semua? Hah!!!" Bentak Nathan
Mommy Gloria dan Robert membalikkan badannya dan menatap ke arah wanita itu dan mata mereka membulat sempurna melihat wanita yang tidak mempunyai rasa malu sedikitpun.
" Bela!!!" Pekik mommy Gloria dan Robert bersamaan.
Mommy Gloria dan Robert baru tersadar karena sejak tadi matanya hanya tertuju ke arah Alex sedangkan Bela hanya menatap dengan angkuh dan penuh kebencian.
" Kenapa kaget?" tanya Bela sambil tersenyum sinis.
Plak
Mommy Gloria menampar Bela dengan tatapan kebencian sedangkan Nathan dan Katarina berjalan ke arah mommy Gloria dan Robert dengan sikap waspada mengingat mereka berada di tempat musuh sedangkan Bela yang di tampar mommy Gloria tidak terima dan tangannya di angkat ke atas bersiap untuk membalas mommy Gloria.
Grep
" Aku membenci kalian semua karena aku tidak boleh bertemu dengan putriku Dita selain itu keluargamu menamparku," ucap Bela sambil berusaha menarik tangannya.
bruk
Nathan mendorong tangan Bela membuat Bela terjatuh ke lantai bersebelahan dengan Alex yang sedang menahan rasa sakit.
" Jadi kamu bergabung dengan Alex agar menghancurkan keluargaku?" tanya mommy Gloria.
" Benar, kami bergabung untuk menghancurkan kalian semuanya hanya sayang kamu dan suamimu masih hidup padahal aku dan Alex memerintahkan anak buahnya untuk memberikan racun yang membuat kalian tersiksa," ucap Bela sambil menatap mommy Gloria dengan penuh kebencian.
" Terimalah kematianmu Bela," Ucap Nathan sambil mengarahkan pistolnya ke kening Bela.
Dor
" Akhhhhhhhh..." Teriak Bela
Bela yang ingin mengambil pistol Alex untuk menembak mommy Gloria tapi kalah cepat dengan Nathan membuat Bela mati di tempat dengan mata melotot kemudian mommy Gloria mengambil pistol milik Nathan lalu mengarahkan pistolnya ke arah kening Alex.
" Dosa mu sudah terlalu banyak, kak Alex sudah diberikan kesempatan untuk hidup tapi tetap berbuat jahat jadi terimalah kematianmu," ucap mommy Gloria
" Gloria aku mohon ampuni aku... Aku berjanji untuk merubah semuanya." mohon Alex sambil menggeleng - geleng kan kepalanya.
" Sudah terlambat kak Alex, ke dua orang tuaku dan ke dua mertuaku meninggal gara - gara ulahmu di tambah kak Alex melukai suami dan keluarga yang aku cintai," ucap mommy Gloria.
Dor
" Akhhhhhhhhhhh..." Teriak Alex
Bruk
Mommy Gloria menembak Alex Maximus tepat di keningnya membuat Alex mati seketika dengan mata melotot bersamaan mommy Gloria berlutut di lantai sambil terisak sedangkan Nathan yang melihat mommy Gloria menangis ikut berlutut dan memeluk mommy Gloria dari arah samping.
" Hiks... Hiks... Hiks... Apakah mommy jahat Nat?" tanya mommy Gloria sambil membalas pelukan putra kembarnya yang ke empat.
" Maksud mommy?' tanya Nathan pertanyaan di balas dengan pertanyaan.
" Mommy menembak pria itu karena pria itu telah membuat ke dua orang tua mommy dan ke dua orang tua daddy meninggal," ucap mommy Gloria.
" Dia pantas mati mom jadi mommy tidak jahat lebih baik kita pergi dari sini," ucap Nathan.
Mommy Gloria hanya menganggukkan kepalanya kemudian mommy Gloria serta Nathan langsung berdiri dan membalikkan badannya, mereka berjalan dengan diikuti oleh Katarina dan Robert.
" Aku ingin belajar menembak dengan menggunakan kartu domino, apakah kamu mau mengajari paman?" tanya Robert.
" Boleh paman, paman atur saja sama paman - paman lainnya," ucap Katarina.
" Ok," jawab Robert singkat.
Mereka berempat berjalan keluar dari markas bersamaan daddy Thomas berserta anggota keluarganya menemui mereka berempat, mereka semua pergi meninggalkan tempat tersebut dan setelah agak menjauh dari markas milik Alex, Aska menekan tombol remote hingga terdengar suara ledakan saling bersahutan.
Markas tersebut langsung hancur berkeping - keping karena anak - anak daddy Thomas dengan mommy Gloria bersama Aska memasang bom agar markas tersebut hancur.
Merekapun melajukan mobilnya menuju ke mansion milik daddy Thomas, tidak jauh dari tempat itu sepasang mata menatap kepergian mereka dengan tatapan membunuh dari dalam mobilnya.
" Kakak tenanglah di sana, adikmu akan membalaskan dendam ke mereka semua," ucap wanita cantik tersebut.
Wanita itupun pergi meninggalkan tempat tersebut dengan membawa dendam terhadap keluarga daddy Thomas menuju ke arah yang berlawanan dengan iringan mobil milik keluarga daddy Thomas.