
" Kalian semua pasti sudah tahu kalau paman Thomas dan tante Gloria sudah ditemukan di negara xxxx tepatnya di rumah sakit xxxx." Ucap daddy Alvonso langsung pada intinya.
" Aleandro, Maximus, Fico, Yonathan, Yohanes, Aska dan Robert, siapa yang mau ikut menyelamatkan ke dua orang tua kalian?" Tanya mommy Laras.
" Aku ikut paman." Jawab Aleandro.
" Aku juga ikut paman." Jawab mereka serempak
" Ok" Jawab daddy Alvonso.
" Oh ya, kalau istri kalian mau ikut atau tidak terserah kalian asalkan istri kalian tidak hamil dan tidak terluka seperti contohnya Maya dan Quenby." Sambung mommy Laras.
" Baik tante." Jawab mereka serempak.
" Leo, coba kamu hubungi kakakmu Alex, apakah mau ikut atau tidak." Ucap mommy Laras.
" Baik mom." Jawab Leo sambil mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi kakaknya.
" Anak - anak daddy dan mommy, siapa yang mau ikut menyelamatkan paman Thomas dan tante Gloria?" Tanya mommy Laras
" Aku ikut mom." Jawab Alvonso putra pertamanya.
" Aku juga mom." Jawab Alvian putra ke duanya.
" Arlan dan Alviana mengutus ke enam putra dan putri kami." Ucap Arlan.
" Aku juga ikut mom tapi istriku dan anak - anak kami tidak ikut karena menurut Leo bisa saja mereka akan menyerang mansion ini." Ucap Leo setelah selesai menghubungi kakaknya.
" Benar juga katamu, kenapa daddy tidak berfikir seperti itu." Ucap daddy Alvonso.
" Mommy juga dad, karena bisa saja mereka menyerang mansion ini sama seperti waktu kalian pergi dari mansion menyerang para musuh." Ucap mommy Laras.
" Arlan juga begitu mom, dulu Arlan bersama keluarga daddy menyerang musuh bersamaan mereka datang menyerang mansion dan istriku terluka." Ucap Arlan sambil mengingat masa lalu.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Kalau ingin tahu tentang cerita ini silahkan baca novelku dengan judul Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2 tapi sebelumnya baca Cinta Satu Malam Bersama Mafia
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
" Betul kata Leo dan Arlan apalagi anak - anak kalian masih kecil sedangkan kalian para laki - laki membantu membebaskan tante Gloria dan daddy Thomas." Ucap mommy Laras pada ke 4 anak laki - laki daddy Thomas dan mommy Gloria dan juga ke 3 menantunya.
"Tunggu sebentar... Dennis apakah kamu ikut?" Tanya daddy Alvonso.
" Dennis dan Elisabeth akan berjaga di masion ini biar Mikael bersama istrinya yang pergi." Ucap Dennis
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Kisah cinta Mikael Jovan Taylor putra pertama Dennis dengan Elisabet yang menikah dengan Katarina Benita Suryanto silahkan baca di novelku yang satunya dengan judul wanita kesayangan CEO.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
" Ok, kalau Max?" Tanya daddy Alvonso.
" Max ikut dad, biar istri dan anak - anakku yang berjaga di mansion." Ucap Max.
" Alvonso dan Alvian kalian berdua kan ikut penyerangan jadi anak - anak kalian dan istri kalian menjaga mansion ini." Ucap mommy Laras.
" Baik mom." Jawab Alvonso dan Alvian serempak.
" Nathan kamu tenang saja keluarga kami akan melindungi istrimu dan istri - istri kalian." Ucap mommy Laras.
" Terima banyak tante dan semuanya yang telah membantu keluarga besar kami, jika suatu saat nanti membutuhkan bantuan kami maka dengan senang hati kami akan membantunya." Ucap Aleandro.
" Sesama manusia harus saling membantu." Ucap daddy Alvonso.
" Betul kata istriku, daddy juga ada bantuan yang lain keluarga Baron, Charli, Louis dan Alex selain itu juga ada dua sahabat paman yaitu paman Ronald dan paman Kennath." Ucap daddy Alvonso.
" Daddy, Alex ikut dad sedangkan istri dan anak - anaknya akan berjaga di tempat ini." Ucap Leo.
" Ok." Jawab daddy Alvonso.
" Jadi yang berangkat untuk misi penyelamatan silahkan mandi dan mulai bersiap, daddy akan menghubungi pilot untuk datang ke mansion ini kalian naik pesawat pribadi biar cepat sampai." Ucap daddy Alvonso.
" Baik dad." Jawab mereka serempak.
Merekapun langsung membubarkan diri satu persatu keluar dari ruang kerja milik daddy Thomas menuju ke arah kamar mereka masing - masing. Singkat cerita kini mereka sudah berada di atas mansion dan satu persatu naik ke dalam pesawat terbang menuju ke kota xxxx. Di tempat yang berbeda tepatnya di markas mafia ketua mafia berdiri di tengah - tengah anak buahnya.
" Apa kalian sudah siap?" Tanya ketua mafia.