
" Oh ya Rey peraturan tentang surat peringatan pertama sampai ke tiga dihapuskan," ucap tuan Axel
" Memangnya kenapa tuan?" tanya asisten Rey dengan nada terkejut.
Asisten Rey sangat terkejut dengan perubahan yang sangat mendadak karena dulu dirinya sangat keberatan dengan peraturan tersebut dan mengatakan kalau peraturan tersebut sangat berat buat karyawan tapi tuan Axel bersikeras dengan pendiriannya.
" Bukankah itu yang kamu inginkan? Sekarang ada apa kamu ke sini?" tanya tuan Axel mengalihkan pembicaraan.
( ' Aku tidak mungkin mengatakan kalau Sela yang membuatku merubah peraturan perusahaan. Sebenarnya ada apa denganku? Kenapa aku jadi seperti ini?' tanya tuan Axel dalam hati yang bingung dengan perasaannya ).
" Benar tuan itu yang saya inginkan. Oh ya besok jam 8 pagi ada meeting dengan perusahaan Tiongkok dan ini dokumen yang dibutuhkan sudah saya kerjakan." ucap asisten Rey sambil memberikan dokumen tersebut ke tuan Axel dan tuan Axel menerima dokumen tersebut.
" Maaf tuan saya tidak bisa menemani tuan untuk meeting karena saya ingin menjemput orang tua saya yang datang dari negara S," sambung asisten Rey
" Oh ya tiga hari lagi kamu akan menikah makanya orang tuamu datang," ucap tuan Axel.
" Benar tuan dan mulai lusa saya cuti dua hari," jawab asisten Rey
" Baiklah," jawab tuan Axel singkat.
" Kalau tuan berkenan silahkan datang di pesta pernikahan kami," ucap asisten Rey.
" Ok," jawab tuan Axel singkat.
" Kalau begitu saya permisi dulu tuan," pamit asisten Rey.
Tuan Axel melihat paper bag yang di pegang oleh asisten Rey membuat tuan Axel penasaran.
" Apa yang kamu bawa?" tanya tuan Axel kepo.
" Oh ini dari kotak makanan milik nona Sela diberikan untukku, tadi ketemu sebelum masuk ke dalam lift," jawab asisten Rey menjelaskan.
( " Enak saja bekal makanan milik Sela di makan sama Rey," ucap tuan Axel dalam hati ).
" Baik tuan," jawab asisten patuh walau dalam hatinya tidak rela.
" Sepertinya kamu tidak rela," tebak tuan Axel.
" Rela tuan," jawab asisten Rey.
Asisten Rey meletakkan paper bag ke atas meja dan tuan Axel menganggukkan kepalanya kemudian asisten Rey pergi meninggalkan ruangan tersebut menuju ke ruangannya di mana pekerjaannya masih menumpuk di meja.
Tuan Axel merapikan dokumennya kemudian membuka paper bag tersebut dan mengeluarkan isinya. Tuan Axel perlahan membuka kotak makanan tersebut di mana ada 3 kotak yang isinya beda semua membuat tuan Axel tersenyum karena bentuk tampilannya sangat menggoda terlebih makanan tersebut dirinya baru melihatnya.
'' Sepertinya enak," ucap tuan Axel.
Tuan Axel mencuci tangan terlebih dulu kemudian mulai memakannya sesuap sambil memejamkan matanya.
" Benar - benar enak Sela beli di mana ya? Besok aku akan tanya tapi kalau dia tanya kok aku tahu lalu aku jawab apa ya? sudahlah pikirkan besok saja yang penting aku makan ini dulu." ucap tuan Axel sambil membuka matanya.
Tuan Axel memakan sesuap demi suap hingga lima belas menit kemudian makanan dalam kotak tersebut habis tanpa sisa.
" Makanannya sangat enak dan sudah lama aku tidak memakan sebanyak ini karena aku sudah mulai bosan dengan makanan yang biasa aku makan," ucap tuan Axel.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Ayo donk vote hari Senin kan dapat vote jadi votenya buat author ya biar author semangat menulisnya.
Terima kasih atas vote, like, komentar dan hadiahnya 😘😘😘🌹🌹🌹😘😘😘