Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Ardela dan Tuan Ardiles


" Maafkan saya tuan, saya tidak tahu kalau tuan sudah menikah sehingga sekretaris saya berani menggoda tuan Nathan," jawab tuan Ardiles sambil turun dari kursinya kemudian berjalan ke arah Nathan.


" Tahu atau tidak tetap saja aku tidak suka," jawab Nathan sambil menghentikan langkahnya tanpa menengok ke arah belakang.


" Apa yang mesti saya lakukan tuan?" tanya tuan Ardiles


" Berikan wanita itu pelajaran!!" perintah Nathan sambil melanjutkan langkahnya.


Plak


Plak


Bugh


" Akhhhhh... Sakit!!" Teriak Ardela ketika dirinya di tampar pipi kanan dan pipi kirinya di tambah tubuhnya di pukul oleh tuan Ardiles secara beruntun tanpa jeda sedikitpun.


" Gara - gara kamu kerja samaku menjadi gagal," ucap tuan Ardiles dengan nada dingin


Duag


Bugh


Bruk


" Akhhhhh... Sakit!!" Teriak Ardela kembali ketika tubuhnya di tendang hingga dirinya ambruk dan merasakan tubuhnya kesakitan.


" Tolong!!!" Teriak Ardela meminta bantuan orang - orang yang melihat kejadian tersebut.


Grep


Tuan Ardiles yang ingin menendang Ardela untuk yang ke dua kali ke dua tangannya langsung di tarik oleh dua sekuriti mall tersebut hingga wanita itu yang bernama Ardela selamat karena tidak di tendang lagi oleh tuan Ardiles.


" Maaf tuan, tuan di tangkap karena menyiksa seorang wanita," ucap salah satu sekuriti kemudian menarik tangan tuan Ardiles diikuti oleh temannya.


" Tuan Nathan, aku sudah membantu tuan jadi tolong saya tuan!!" Mohon tuan Ardiles sambil berteriak karena Nathan tidak begitu jauh.


Nathan menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya dan berjalan ke arah tuan Ardiles dengan tatapan tajam.


" Baiklah saya yang salah tapi mengenai kerja samanya bagaimana? Saya sudah membantu tuan untuk memberikan pelajaran terhadap wanita murahan itu dan otomatis tuan harus mau melakukan dengan kerja sama dengan perusahaan ku," ucap tuan Ardiles memaksa supaya Nathan mau melakukan kerja sama.


" Sayang sekali aku sudah tidak tertarik lagi dengan kerja sama kita dan oh ya satu lagi aku tidak suka kalau di paksa," ucap Nathan sambil membalikkan badannya meninggalkan mall tersebut tanpa memperdulikan umpatan pria tersebut.


" Si*l awas kamu tuan Nathan akan aku balas penghinaan yang tuan berikan padaku," umpat pria tersebut sambil menahan amarahnya.


' Si*l... si*l baru kali ini ada pria yang menolak dengan pesonaku, awas saja kamu Nathan akan aku balas penghinaan yang kamu berikan padaku,' ucap Ardela dalam hati sambil berusaha bangun dengan di bantu oleh dua wanita yang merasa iba dengannya.


" Luka nona lumayan parah lebih baik nona pergi ke dokter," ucap salah satu pengunjung.


" Terima kasih," jawab Ardela untuk pertama kalinya sambil berjalan ke arah parkiran mobil.


Ardela terpaksa mengucapkan terima kasih karena jika dirinya berkata sombong besar kemungkinan dirinya akan di pukul oleh para pengunjung hal itulah membuat Ardela terpaksa mengatakannya


' Rencana hari ini boleh gagal tapi aku masih ada rencana cadangan lainnya karena aku adalah wanita yang punya seribu rencana licik. Apapun yang aku inginkan pasti akan berhasil dengan salah satu rencana licik ku ini. Jika aku berhasil menikah dengan kak Nathan maka aku akan memintanya memindahkan semua aset berharganya atas namaku setelah itu aku akan memintanya untuk berpisah dan aku menjadi wanita terkaya... Hahahaha ' ucap Ardela sambil tertawa dalam hati.


Ardela masuk ke dalam mobil menuju ke rumah sakit untuk mengobati luka akibat ulah tuan Ardiles sedangkan tidak jauh dari tempat tersebut sepasang mata menatapnya sejak awal mereka datang hingga menunggu Nathan hingga wanita itu pergi meninggalkan mall tersebut.


' Berarti aku cari cara lain untuk memikat Nathan,' Ucap wanita cantik itu dalam hati kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Apa niat Ardela berhasil? dan siapa wanita cantik tersebut? Tunggu di bab selanjutnya ya


Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian dan author sangat berterima kasih yang tak terhingga hingga karya saya masuk ke karya digemari oleh masyarakat. Semoga  Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.


Dari Author,


Yayuk Triatmaja


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.