
ctak
" Aduh," ucap Sela sambil mengusap keningnya akibat di sentil oleh Delon.
" Maksud kakak kan teman - teman daddy pasti sudah menikah dan mempunyai anak nah minta kenalin sama teman - temannya daddy," jawab Delon.
" Tidak mau," tolak Sela
" Kenapa tidak mau?" tanya Delon
" Sebulan yang lalu pas acara pesta ulang tahun pernikahan mommy dan daddy rata - rata para prianya wajahnya datar dan dingin mirip dengan Kak Delon, kak Jimmy dan kak Lemos jika bertemu dengan wanita yang dekat dengan kakak," jawab Sela.
" Aku ingin mempunyai suami yang wajahnya selalu tersenyum dan bisa di ajak bercanda," sambung Sela.
" Aku doakan semoga jodohmu seorang pemuda yang sangat dingin dan tidak pernah tersenyum," ucap Lemos sambil tersenyum menyeringai.
Peletak Peletak
" Aduh," ucap Lemos.
Delon dan Jimmy langsung menjitak adik kembarnya secara bersamaan membuat Lemos mengaduh sambil mengusap kepalanya.
" Kamu itu doain adik kembar kita seperti itu," ucap Delon sambil matanya mendelik.
" Habis aku kesal kak sama Sela mengatakan kalau wajah kita datar dan dingin," jawab Lemos sambil menatap adik kembarnya yang bernama Sela.
" Sudah... Sudah... jangan bertengkar... Sela bukannya tadi kamu bilang kalau hari ini kamu buru - buru karena hari ini pemilik perusahaan mau datang?" tanya mommy Maya.
" Ya ampun gara - gara kak Delon, kak Jimmy dan kak Lemos, aku jadi terlambat," ucap Sela.
Sejak anak - anak Maya dan Nathan mulai beranjak dewasa Maya dan Nathan memutuskan untuk pindah ke mansion milik Nathan yang berada di dekat hutan karena Nathan sangat suka tempat yang tenang dan jauh dari tetangga.
Sela mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi karena dirinya masih ada waktu sekitar lima belas menit sedangkan jarak dari mansion ke perusahaan jika mengendarai kendaraan dengan santai sekitar satu jam.
Hingga lima menit kemudian Sela melihat dari jauh terlihat macet membuat Sela berdecak kesal membuat Sela mengurangi kecepatan mobilnya untuk putar arah hingga dirinya tidak sengaja menabrak mobil mewah di depannya karena mobil di depannya mendadak berhenti membuat Sela bertambah kesal.
" Si*l, kenapa mobilnya mendadak berhenti jadi nabrak deh," gerutu Sela.
Sopir yang mengendarai mobil turun dari mobil membuat Sela ikut keluar dengan wajah kesal begitu pula dengan sopir tersebut.
" Nona, kenapa menabrak mobil tuan saya??" tanya sopir tersebut sambil menatap tajam ke arah Sela.
" Salah siapa kamu mengerem mendadak coba tidak mengerem hal ini tidak akan terjadi," jawab Sela tidak mau kalah menatap tajam ke arah sopir tersebut.
" Nona harus tanggung jawab untuk mengganti biaya perawatan mobil," jawab sopir tersebut.
" Lalu bagaimana dengan mobilku? Aku tidak mau ganti," jawab Sela sambil membuka pintu mobil.
Sopir tersebut sangat kesal terhadap Sela membuat sopir tersebut ingin memberikan pelajaran terhadap Sela namun gerakkan sopir tersebut langsung dapat di ketahui oleh Sela.
Bugh
Bruk
Sela langsung membalikkan badannya kemudian menendang tulang kering sopir tersebut hingga sopir tersebut ambruk karena mendapatkan serangan tiba - tiba.
" Cihhhhh... beraninya sama perempuan dan menyerang dari belakang, apa jangan - jangan kamu bukan pria," ledek Sela sambil berjalan ke arah mobil.