Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Psychopath


" Waktu kamu pingsan di lantai dekat ruang ICU aku menggendong mu ke ruang UGD dan darahmu mengenai tangan dan tubuhku, aku awalnya tidak tahu kalau menyentuh darahmu bisa membuatku terkena racun," jawab Jimmy


" Dari pada kalian mengobrol lebih baik kalian berdua ikut paman Mikael agar tante Katarina bisa tahu masih ada racun atau tidak," perintah daddy Nathan mengalihkan pembicaraan.


Daddy Nathan dan mommy Maya tahu kalau putranya yang bernama Jimmy berbohong karena itulah ketika Jessica ingin mengatakan sesuatu langsung daddy Nathan berbicara.


" Baik dad," jawab JImmy dan Jessica sambil berjalan mengikuti paman Mikael sedangkan mommy Maya dan daddy Nathan berjalan ke ruang ICU di mana Sela masih koma.


" Mommy yakin kalau Jimmy berbohong dan menyembunyikan sesuatu," ucap mommy Maya sambil masuk ke dalam ruang ICU yang sudah di buka dengan lebar oleh daddy Nathan.


" Kok sama kayak daddy ya mom kalau Jimmy berbohong?" tanya daddy Nathan


" Karena kita sebagai orang tua pasti tahu kalau anak kita berbohong atau tidak apalagi ini pertama kalinya Jimmy berbohong," jawab mommy Maya.


" Betul kata mommy," jawab daddy Nathan


" Mommy juga tahu kalau ada rahasia yang di sembunyikan oleh kalian berdua daddy dan Lemos," ucap mommy Maya


" Selama ini daddy tidak pernah menyembunyikan rahasia apapun ke mommy," ucap daddy Nathan


" Benarkah?" tanya mommy Maya sambil mendekatkan wajahnya ke wajah suaminya


Glek


Daddy Nathan menelan saliva nya dengan kasar membuat daddy Nathan salah tingkah sedangkan mommy Maya hanya tersenyum menyeringai.


" Biarin, salah siapa daddy tidak jujur sama mommy," ucap mommy Maya dengan nada santai.


" Daddy jujur sama mommy, daddy tidak pernah selingkuh ataupun main sama cowo lain," jawab daddy Nathan


" Mommy percaya hal itu kalau daddy setia sama mommy tapi ada satu hal rahasia yang disembunyikan daddy sama mommy," jawab mommy Maya


" Daddy tidak perlu mengatakan karena mommy sudah tahu rahasia daddy begitu pula dengan Lemos," ucap mommy Maya.


" Rahasia apa sih mom? jangan bikin daddy penasaran," tanya daddy Nathan penasaran


( " Mommy tidak mungkin tahu kalau daddy dan Lemos adalah psychophat," ucap daddy Nathan dalam hati )


Mommy Maya mendekatkan bibirnya ke arah telinga Nathan dan membisikkan sesuatu ke telinga daddy Nathan membuat daddy Nathan sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh istrinya yang sangat dicintainya.


" Daddy adalah seorang psychophat dan darah psychophat mengalir ke anak kita yang bernama Lemos, benar bukan?" tanya mommy Maya dengan suara pelan di telinga daddy Nathan.


" Benar, sejak kapan mommy tahu?" tanya daddy Nathan penasaran


" Waktu mommy terluka pertama kali, mata daddy berubah menjadi merah dan mommy tahu kalau mata merah adalah lambang mata seorang yang haus akan darah manusia di mana orang itu akan menyiksa dan berakhir dengan kematian begitupula dengan Lemos putra kita ketika Sela dan Seli terluka karena ke tiga temannya dengan sengaja mendorong ke dua anak kita membuat mata Lemos berubah menjadi merah dan Lemos menyerang ke tiga anak kecil tersebut hingga mereka juga terluka. Mommy di panggil oleh pihak sekolah begitu pula ke tiga orang tua anak kecil tersebut," ucap mommy Maya mengingat tentang masa lalu yang disembunyikan oleh suaminya.


" Kok mommy tidak cerita? Terus apa yang terjadi selanjutnya?" tanya daddy Nathan sambil menahan amarahnya.