
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya anak - anak Nathan dan Maya sudah berumur dua bulan, hubungan mereka semakin harmonis di tambah dengan kehadiran ke lima anak kembar mereka begitu pula dengan usia kandungan Aurora kini sudah menginjak empat bulan untuk Quenby dan Nathan mereka sudah mengikhlaskan kehilangan anak mereka yang belum sempat di lihatnya.
Itu semua berkat daddy Thomas dan mommy Gloria serta saudara - saudaranya yang memberikan semangat dan berbagai nasehat untuk Quenby dan Fico bahkan sekarang Quenby sering membantu Maya dalam mengurus ke lima anak kembarnya.
Nathan sebenarnya ingin menyewa jasa baby sister tapi daddy Thomas yang pernah trauma di mana salah satu baby sister mereka ternyata berkhianat di novel : Cinta Pertama Mafia dan di tambah daddy Thomas dan mommy Gloria harus berpisah dengan anak bungsunya yang bernama Cantika ketika anak mereka di tukar oleh iparnya di novel : Mafia VS Psychophat.
Belum lagi di tambah Aleandro dan Maximus yang sempat menggunakan jasa baby sister tapi hanya berjalan selama seminggu karena ternyata mereka ketahuan berkerja sama untuk menculik anak - anak Aleandro dan Maximus, mereka langsung masuk ke dalam kandang singa peliharaan keluarga daddy Thomas.
Akhirnya Cantika istri Aleandro dan Claudia istri Maximus berhenti berkerja karena merawat anak mereka masing - masing sedangkan dokter Kasandra yang berkerja sebagai dokter, anak kembarnya di rawat oleh Cantika istri Robert karena Cantika sangat suka dengan anak - anak kecil di tambah mommy Gloria dan daddy Thomas membantu mengurus cucu - cucunya.
" Sayang," panggil Quenby
" Ada apa sayang?" tanya Fico
" Aku ingin..." ucap Quenby menggantungkan kalimatnya.
" Ingin apa sayang?" tanya Fico sambil mengusap rambut istrinya.
" Aku ingin itu," ucap Quenby sambil menunjuk tombak sakti milik suaminya.
" Bukankah tadi sudah?" tanya Fico dengan nada bingung.
Dua jam lalu mereka sudah melakukan hubungan suami istri dan kini mereka berbaring di ranjang sambil berpelukan dengan menggunakan selimut karena tubuh mereka masih polos tanpa sehelai benangpun.
Fico yang awalnya ingin membersihkan diri di larang oleh Quenby membuat Fico bingung dan terpaksa menurutinya karena Quenby langsung menangis.
" Kok tumben minta lagi?" tanya Fico.
Quenby yang sangat kesal dengan pertanyaan suaminya langsung melepaskan pelukannya kemudian membalikkan badannya membuat Fico bertambah bingung.
Grep
" Sayang, kok ngambek?" bisik Fico sambil memeluk istrinya dari belakang.
" Hiks... Hiks... Hiks..."
" Lho kok nangis?" tanya Fico dengan nada bingung.
Fico melepaskan pelukannya kemudian menarik tubuh Quenby agar tubuh Quenby terlentang kemudian Fico menaiki tubuh Quenby. Fico menghapus air mata Quenby dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya menahan tubuhnya agar tidak menimpa tubuh Quenby.
" Apakah suamiku mencintaiku?" tanya Quenby yang tidak menjawab pertanyaan suaminya.
" Tentu saja aku sangat mencintaimu, kenapa istri cantikku menanyakan itu?" tanya Fico sambil mengusap pipi istrinya.
Quenby tidak menjawab pertanyaan suaminya malah mengalungkan ke dua tangannya ke leher suaminya kemudian menariknya membuat Fico yang belum ada persiapan jatuh menimpa tubuh Quenby.
" Sayang lagi ya," bisik Quenby sambil menjilat leher suaminya.
( ' Apa yang terjadi dengan diriku? biasanya aku yang selalu ingin melakukan lagi dan lagi tapi kenapa hari ini ha srat ku jadi hilang?' tanya Fico dalam hati ).