
Manager tersebut membagi - bagikan ke para karyawan dan karyawati, mereka menerimanya dengan detak jantung kencang bukan karena jatuh cinta melainkan mereka bisa menebak kalau mereka akan mendapatkan hukuman karena melakukan kesalahan hanya saja tidak tahu hukuman apa yang mereka terima. Mereka membuka amplop tersebut dengan tangan gemetar dan membaca kata demi kata.
" Kalian semua kami pecat dan di manapun kalian akan melamar kerja maka perusahaan tersebut akan menolak kalian semua karena nama kalian sudah tercantum di semua data perusahaan di mana kalian akan melamar kerja nantinya," ucap Nathan dengan nada dingin.
" Maaf tuan, kami memang bersalah tapi haruskah kami di pecat?" protes salah satu dari mereka.
" Benar tuan," jawab mereka serempak.
" Kesalahan kalian terlalu fatal jadi terimalah hukuman kalian," jawab Nathan sambil berdiri dan diikuti oleh Yohanes dan dokter Kasandra.
" Tuan, kami mohon ampun untuk tidak melakukan hal itu lagi," mohon salah satu pegawainya.
" Tuan, aku mohon berikan kami kesempatan ke dua," mohon karyawan satunya lagi.
" Tuan, kami janji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama," mohon karyawan yang lainnya lagi.
Ucapan penyesalan dan permohonan maaf keluar dari mulut mereka tapi Nathan, Yohanes dan dokter Kasandra tidak perduli, mereka tetap berjalan hingga salah satu karyawan laki - laki dengan nekat menghadang Nathan, Yohanes dan dokter Kasandra agar tidak pergi.
" Jika tuan tetap memecat kami maka jangan salahkan kalau aku berbuat nekat," ucap pria tersebut sambil memasang kuda - kuda.
" Minggir!!!" Bentak Nathan
" Ayo teman - teman kita serang mereka, mereka hanya bertiga," ucap salah satu karyawan yang berusaha memprovokasi teman - temannya.
Nathan dan Yohanes mengambil benda ukuran kecil dari saku jasnya dan langsung menarik tuasnya hingga berbentuk tongkat untuk melawan para anak buahnya sambil melindungi adik kembarnya sedangkan dokter Kasandra menekan tombol pada jam tangan pemberian daddy Alvonso dan mommy Laras setelah selesai dokter Kasandra mengambil benda ukuran kecil dari saku jasnya dan langsung menarik tuasnya hingga berbentuk tongkat untuk membantu ke dua kakaknya untuk melawan para anak buahnya.
Perkelahian yang tidak seimbang antara 4 orang ( Nathan, Yohanes, dokter Kasandra dan manager hrd ) dengan anak buah Nathan dan Yohanes yang berjumlah tiga puluh lima orang. Mereka berempat memukul dan menghindar hingga manager hrd tidak bisa menahan serangan anak buahnya yang menggila hingga akhirnya dia menjadi bulan - bulan mereka membuat dokter Kasandra berusaha membantu hrd tersebut.
Mereka berusaha untuk bertahan sambil menunggu bantuan datang walau mereka bertiga bisa bela diri dan membawa senjata berupa tongkat tapi serangan brutal mereka yang bertubi - tubi tanpa memperdulikan rasa sakit pada tubuh mereka karena terkena tongkat milik Nathan, Yohanes dan dokter Kasandra akhirnya ke tiga anak kembar tersebut mulai terdesak.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah bantuan datang tepat wakti? Tunggu di bab selanjutnya ya
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian dan author sangat berterima kasih yang tak terhingga hingga karya saya masuk ke karya digemari oleh masyarakat. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.
Dari Author,
Yayuk Triatmaja
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.