Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Quenby Keguguran


Singkat cerita ke tujuh pria tampan sudah sampai di rumah sakit dan melihat istri - istri mereka kecuali istri Fico dan istri Nathan bersama mommy Gloria dan daddy Thomas sedang duduk di ruang tunggu operasi.


" Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Nathan dan Fico penasaran.


Cantika istri Aleandro menceritakan dari awal Quenby yang ingin makan rujak dan Dita yang menginginkan gulali hingga mereka berdua mengalami kecelakaan.


Nathan menatap tajam ke arah Dita dengan penuh kebencian karena gara - gara Dita membuat istrinya kecelakaan hal itu membuat Dita ketakutan sambil memeluk mommy Gloria.


" Nathan, jangan membuat Dita takut," ucap mommy Gloria sambil menatap tajam ke arah Nathan.


" Tapi mom, gara - gara Dita istriku mengalami kecelakaan," jawab Nathan.


" Itu sudah takdir kita tidak bisa mencegah takdir," jawab mommy Gloria.


" Apa yang dikatakan mommy mu benar, sekarang kita hanya bisa berdoa semoga Maya dan Quenby baik - baik saja begitu pula dengan janin Maya," sambung daddy Thomas.


" Tapi dad..." ucapan Nathan terpotong oleh suara pintu ruang operasi terbuka.


Mereka serempak berjalan ke arah dokter tersebut yang wajahnya sudah bisa di tebak oleh mereka.


" Bagaimana keadaan istriku dok?" tanya Fico dan Nathan bersamaan dengan wajah cemas sekaligus takut terjadi sesuatu dengan istrinya.


" Kalau nyonya Nathan kondisinya sangat kritis dan maaf terpaksa kami melakukan operasi untuk mengeluarkan janinnya karena kalau tidak bisa membahayakan ke duanya. Apakah tuan Nathan setuju?" tanya dokter tersebut.


" Lakukan yang terbaik dok dan tolong selamatkan Maya dan ke lima anak kami," mohon Nathan untuk pertama kalinya.


" Baik tuan Nathan kami akan melakukan semampu kami dan silahkan tuan Nathan mengikuti perawat untuk menandatangani surat pernyataan," ucap dokter tersebut sambil melambaikan tangannya ke arah perawat yang kebetulan sedang lewat.


Nathan berjalan mengikuti perawat tersebut dengan ditemani oleh Aleandro karena dirinya tahu bagaimana saat ini perasaaan adik kembarnya.


" Lalu bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya Fico dengan wajah cemas.


" Nyonya Fico dalam kondisi kritis dan maaf kami sudah berusaha tapi dua janin nyonya Fico tidak bisa diselamatkan," jawab dokter tersebut dengan wajah sedih karena tidak bisa menyelamatkan pasiennya.


" Maksud dokter istriku hamil anak kembar tapi janinnya tidak bisa di selamatkan?" tanya Fico mengulangi perkataan dokter tersebut.


" Benar tuan," jawab dokter tersebut


Duar                     Duar


Bagai petir di siang hari itulah yang dirasakan oleh Fico ketika mengetahui kalau istrinya mengalami keguguran membuat pandangan mata Fico menggelap dan menarik kerah dokter tersebut namun daddy Thomas dan Maximus menarik tangan Fico.


" Bagaimanapun caranya hidupkan ke dua anakku!!' perintah Fico.


" Fico," panggil daddy Thomas


Grep


" Daddy... hiks... hiks... aku jadi orang yang tidak berguna tidak bisa menjaga istri dan ke dua anakku yang belum sempat kami lihat. Seandainya saja hiks,,,, hiks.... hiks... aku tidak berkerja dan menemani istriku hal ini tidak mungkin terjadi," ucap Fico sambil terisak sambil memeluk daddy Thomas.


Fico sangat terpukul ketika mengetahui kalau istrinya hamil dan mengalami keguguran membuat tubuh Fico langsung melemas, dirinya tidak perduli dikatakan cengeng karena saat ini hatinya sangat terpukul sekali.


" Daddy mengerti akan perasaanmu," jawab daddy Thomas yang juga mengeluarkan air matanya karena kehilangan ke dua cucu yang belum sempat dilihatnya.