Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Bertemu kembali dengan oma dan opa


" Mommy sudah menduga kalau anak kita itu sangat mencintai Maya sama seperti daddy yang sangat mencintaiku dan sedih jika mommy pergi dari kehidupan daddy," ucap mommy Gloria dengan nada pelan agar tidak mengganggu tidur Nathan dan Maya.


" Benar kata mommy, daddy mengakui kalau daddy sangat mencintai mommy dan tidak bisa pisah dengan istri yang sangat daddy cintai," jawab daddy Thomas sambil memeluk tubuh mungil istrinya.


" Aku sangat bahagia bisa menikah dengan daddy karena hari - hariku sangat menyedihkan dan penuh air mata tapi sejak bertemu dan kenal dengan daddy hari - hariku tidak menyedihkan lagi," ucap mommy Gloria sambil menyandarkan tubuhnya ke dada bidang suaminya dan tidak terasa air matanya keluar.


Cup


" Sstttttt.. sudah jangan di ingat tentang masa lalu karena dengan mengingat tentang masa lalu daddy merasa sangat bersalah sama mommy," ucap daddy Thomas kemudian mengecup pucuk kepala mommy Gloria.


" Dulu sepeninggal mommy dari hotel setelah kita melakukan hubungan suami istri untuk pertama kalinya, daddy mencari keberadaan mommy karena daddy sangat menyesal telah menyakiti orang yang daddy cintai dan ketika dipertemukan kembali daddy sangat bahagia di tambah orang yang aku cintai hamil anakku," sambung daddy Thomas.


Mommy Gloria mendongak kepalanya ke atas dan melihat wajah tampan suaminya membuat mommy Gloria tersenyum bahagia begitu pula dengan daddy Thomas.


Daddy Thomas menundukkan kepalanya sambil menatap wajah cantik istrinya, wanita yang bertahun - tahun menemani dirinya dan selalu memberikan kebahagiaan karena bagi daddy Thomas harta paling berharga adalah istri berserta keluarga besarnya.


" Daddy, mommy lapar kita makan yuk," ajak mommy Gloria


" Lho tadi pas mommy bilang mau makan di kantin malah duduk di luar pas di tanya katanya tidak lapar," ucap daddy Thomas.


" Memang benar dad tadi mommy belum merasa lapar tapi sekarang mommy lapar benaran," ucap mommy Gloria.


" Baiklah kita makan di kantin," ucap daddy Thomas.


" Ayo dad," jawab mommy Gloria.


Daddy Thomas menutup kembali ruang perawatan meninggalkan Nathan dan Maya yang masih tertidur dengan pulas efek obat yang mengandung obat tidur.


Mommy Gloria memeluk daddy Thomas dari arah samping begitu pula sebaliknya mereka berjalan ke arah kantin sedangkan di tempat yang sama hanya ruangan berbeda Fico duduk di kursi dekat ranjang istrinya sambil menatapnya dengan sendu.


" Sayang, bangunlah aku sangat merindukan dirimu," mohon Fico sambil menggengam tangan Quenby.


" Aku berjanji apapun yang sayangku minta aku akan berusaha menurutinya kecuali memintaku untuk berpisah karena sampai kapanpun aku tidak bisa pisah dengan orang yang aku cintai," ucap Fico.


xxxxxx  Mimpi Quenby  xxxxxx


Quenby berjalan di sebuah taman yang di penuhi dengan bunga - bunga hingga dirinya melihat oma, opa dan sepasang anak kecil sedang bermain sambil tertawa bersama membuat Quenby berlari ke arah mereka. Quenby tidak menyangka bisa bertemu kembali dengan oma dan opa.


" Oma, opa... Quenby kangen dengan kalian," ucap Quenby sambil merentangkan ke dua tangannya.


Grep


Grep


" Oma dan opa juga kangen sama kamu cucuku Quenby yang paling cantik," ucap oma dan opa serempak sambil memeluk Quenby.


" Oma dan opa kenapa ninggalin kami? Kami semua kangen dengan oma dan opa," ucap Quenby sambil membalas pelukan oma dan opanya.


" Suatu saat nanti kita akan dipertemukan kembali." jawab oma sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan opanya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :


Deva Ghazanvar, seorang pria dewasa berusia 30 tahun. Seorang Mafia berdarah dingin, harus membalaskan dendam pada keluarga Darian Emery. Hingga pembantaian pun terjadi, dan hanya menyisakan Putri semata wayang dari keluarga Emery, Davina Emery.


Demi pembalasan dan kepuasannya sendiri, Deva menikahi Davina, membuat wanita itu mati secara perlahan di tangannya. Bagaimanakah cara Deva, menekan istrinya secara perlahan menuju jurang kematian?