
Fardhan kini sedang menemani Maira duduk di kamar sambil memangku laptop. Maira masih memeriksa beberapa dokumen yang dikirimkan oleh Aisyah, Fardhan juga sama ia mengecek beberapa dokumen yang di kirimkan oleh Shandy melalui email.
" mas " panggil Maira
" iya sayang " jawab Fardhan
" sepertinya besok kita harus kembali !" kata Maira
" loh, kenapa ? bukannya kita disini masih tiga hari lagi ?" tanya Fardhan
" ada beberapa masalah di perusahaan mas, sepertinya bang Azka juga sudah tahu ini !" jawab Maira
" baiklah kalau begitu. atau kita pulang bareng saja dengan bang Azka ?" tanya Fardhan
" boleh juga mas !" jawab Maira
" kalau begitu kita berkemas sekarang ! bang Azka kan pulang nanti siang !" kata Fardhan
" iya mas !" kata Maira
Maira dan Fardhan mengemasi pakaiannya kembali. Rencananya mereka akan di Sumedang selama empat hari, tapi nyatanya urusan pekerjaan tidak bisa ditinggalkan karena kondisinya sudah mendesak.
Maira dan Fardhan menyimpan kopernya di dekat pintu agar lebih mudah saat akan berangkat nanti. Hari sudah siang, Maira dan Fardhan tengah bersiap siap untuk pulang begitupun dengan Azka dan Nisa. Maira dan Fardhan menunggu di ruang keluarga bersama mama dan papa. Tak lama Nisa dan Azka pun keluar.
" loh, kalian mau pulang juga ?" tanya Azka
" iya bang, ada sesuatu yang harus di urus !" kata Maira memberi kode
" oh, ya sudah kalau begitu kita berangkat sekarang !" kata Azka
" ma, pa, kita pamit pulang ya. insya Allah sebulan sekali kita kesini tengokin papa sama mama, tapi kalau ada waktu luang insya Allah kita juga akan datang !" kata Azka
" kalian hati hati di jalan ya, jaga kesehatan terutama Nisa jaga kandunganmu dengan baik, jangan banyak beraktifitas yang berat. dan Maira, jaga kesehatan juga, jangan makan sembarangan ! Fardhan, mama titip Maira ya !" kata mama
" iya ma, Fardhan akan jagain Mai dengan baik !" jawab Fardhan
" kalian baik baik disana, kalau ada apa apa kabari mama sama papa ya !" kata papa
" iya pa !" jawab Azka
" kita pamit ya, assalamualaikum !" kata Azka, Nisa, Maira dan Fardhan lalu keempatnya mencium tangan mama dan papa
" waalaikumsalaam, bawa mobilnya jangan ngebut ngebut ya !" kata mama
" iya ma !" kata Azka
Mobil Azka dan Nisa melaju lebih dulu, dan mobil Fardhan dan Maira berada di belakangnya. Saat di perjalanan, Maira menelfon Azka dan meminta berhenti di pinggir jalan untuk membeli Tahu sumedang dan ubi cilembu. Setelah itu kemudian mereka kembali melajukan kendaraannya untuk pulang.
" mas, nanti di perempatan jalan sana berhenti dulu ya ! nanti kan kita arahnya lurus dan bang Azka kan belok jadi kita pamit juga sama abang ya !" kata Maira saat akan tiba di perempatan jalan dekat dengan rumah papa
" iya sayang !" jawab Fardhan
Azka menghentikan mobilnya di dekat perempatan untuk pamit pada Maira. Maira dan Nisa saling berpelukan sebagai tanda perpisahan, dan terakhir Maira memeluk Azka.
" bang, kita bereskan masalahnya besok !" kata Maira
" iya Mai, abang juga berfikir gitu. Takutnya info ini sampai ke papa, takut papa kefikiran nantinya !" kata Azka
" Mai pamit pulang ya bang, jagain kak Nisa ! kapan kapan main ke rumah ya !" kata Maira
" iya, nanti kakak usahakan main ke rumah sama abangmu ini ! kalian hati hati ya, jaga kesehatan. kalau ada apa apa cepat kabari kami !" kata Nisa
" siap kak !" kata Maira dan Fardhan
" ciee, kompak nihye !" goda Azka
" udahlah bang, cepat pulang sana kasihan kak Nisa pasti lelah itu, dia butuh istirahat !" kata Maira
" abang duluan ya, assalamualaikum !" tambah Azla
" waalaikumsalaam " jawab Maira dan Fardhan
Maira dan Fardhan kemudian melanjutkan kembali perjalanan mereka, hingga hampir maghrib Maira dan Fardhan baru tiba di rumahnya.
" assalamualaikum " ucap Maira dan Fardhan saat membuka pintu rumah
" waalaikumsalaam, eh aden sama neng kok udah pulang ? katanya hari rabu baru pulang !" kata bi Titin
" tadinya sih gitu bi, tapi ada sedikit masalah di perusahaan. Jadi kita pulang lebih cepet deh !" kata Maira
" eh iya bi, ini ada oleh oleh khas Sumedang. Nanti bibi sajikan juga di meja makan ya ! " kata Fardhan sambil memberikan kantong kresek berisi Tahu Sumedang dan ubi.
" iya den !" kata bibi
" itu yang kresek yang satunya lagi itu buat bibi sama mang Jajang ya !" kata Maira
" iya neng, terima kasih !" kata bibi
" eh iya bi, tolong bilangin mang Jajang bawain koper di bagasi mobil ya !" kata Fardhan
" iya den !" jawab bibi
Maira dan Fardhan langsung pe4gi ke kamar untuk membersihkan diri dan istirahat. Hal yang sama pun di lakukan oleh Azka dan Nisa, bedanya Azka langsung membuka laptopnya dan Nisa langsung berbaring.
" sayang, kita makan dulu yuk !" ajak Azka
" aku lelah mas, mau langsung tidur saja !" jawab Nisa
" kamu harus ingat sayang, kamu sekarang tidak sendiri ! makan ya, biar mas suruh bibi bawain kesini !" kata Azka
" mas aja yang ambil ya, kita makan sepiring berdua aja !" kata Nisa
" iya, mas ambil dulu ya !" kata Azka lalu pergi ke dapur untuk mengambil makan
Azka mengambil nasi dan lauk dengan porsi lebih banyak, karena akan makan berdua dengan Nisa. Sudah dua hari ini Nisa mau memakan Nasi, tidak seperti hari hari sebelumnya. Setelah selesai mengambil makan, Azka juga membawa dua gelas air minum dan langsung membawanya ke kamar.
" sayang, makan dulu !" kata Azka
" suapin ya !" kata Nisa tersenyum lebar
" iya, mas suapin. tapi harus banyak makannya ya !" kata Azka
" gimana nanti deh !" kata Nisa
Azka pun menyuapi Nisa sambil sesekali ia makan juga, akhirnya nasi satu piring itu di habiskan berdua walaupun porsi Nisa lebih banyak sebenarnya🤭
.
.
.
.
.
TBC
Happy reading...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
terima kasiih🙏🏻🙏🏻