
" abang kira kamu ganti baju Mai !" kata Azka sambil memandang sang adik
" enggaklah bang ! cuman ambil jaket, dompet sama ponsel doang !" jawab Maira
" jadi arahnya kemana nih ?" tanya Nisa
" kita lurus depan aja, nanti aku kasih tahu lagi !" jawab Maira sambil memainkan ponselnya
โ Mas Fardhan
bismillah...
laagi apa Mai, sudah tidur belum ?
โ Maira๐
bismillah...
belum mas, ini lagi keluar sama abang juga kak Nisa. katanya kak Nisa pengen makan pempek, jadi iku ikut aja !
โ Mas Fardhan
oh, mau beli yang dimana ?
โ Maira๐
di tempat langganan aku mas !
mas lagi apa ??
โ Mas Fardhan
mas baru pulang, habis nganterin mama sama paman ke bandara
โ Maira๐
sendirian lagi dong di rumah ??
โ Mas Fardhan
enggak, kan Faridah masih disini ! mau liburan dulu sebentar katanya
โ Maira๐
oh, aku kirain adikmu juga pulang mas !
โ Mas Fardhan
๐
udah dulu ya,, hati hati di jalan...
Setelah berbalas chat dengan Fardhan Maira menjadi tersenyum. Fardhan yang melihatnya hanya menggelengkan kepala melihat adiknya tersenyum. Ia sudah menduganya jika Maira sedang berchat ria dengan calon suaminya. Hal yang sama pun terjadi di dalam mobil yang dikendarai oleh Fardhan
" sibuk bener kak !" kata Faridah mengagetkan Farfhan
" biasa, hubungin calon istri !" jawab Fardhan
" kak, kalau aku lihat lihat kayaknya calon istri kakak itu orangnya baik ya !" kata Faridah
" bukan hanya baik, tapi dia juga lemah lembut, mandiri, pintar lagi !" jawab Fardhan dengan bangganya
" waah, kakak dapetin paket koplit dong !" goda Faridah
" iya dong, kakak beruntung banget bisa dapetin dia !" jawab Fardhan sambil tersenyum
" iya, kakak beruntung banget !" timpal Faridah
tak terasa kini Fardhan juga Faridah telah sampai di rumah. Sesampainya di rumah, Fardhan dan Faridah langsung masuk ke kamarnya masing masing untuk mengistirahatkan tubuh yang terasa lelah setelah beraktifitas.
Sedangkan Maira, Nisa dan Azka sedang asik menyantap pempek langganan Maira.
" pempeknya enak banget ya mas !" kata Nisa setelah menghabiskan pempek pesanannya
" iya, kok kamu tahu sih tempat ini ?" tanya Azka
" aku tahunya udah lama bang, malah aku sering kesini sama Aisyah !" jawab Maira
" kenapa kamu gak pernah bawain kerumah ?" tanya Azka
" ya kan Mai kira abang sama yang lain gak mau ! ya udah, Mai makan aja berdua sama Aisyah disini !" jawab Maira dengan entengnya
" lain kali kalau jajan di luar itu beli juga kek buat yang di rumah ! jangan ingetnya perut sendiri doang !" kata Azka
" iya, kalau nanti Mai beli lagi Mai beliin sekalian buat semua yang di rumah !" jawab Maira
" kalau kita punya usaha sendiri kayak gini kayaknya enak juga ya mas, aku jadi punya kesibukan. gak bosen di rumah terus, kadang mama juga suka bosen kalau di rumah terus !" kata Nisa
" aku tidak mau istriku bekerja ! biar aku saja yang bekerja untuk mencari nafkah, dan kamu sebagai istri harus mengurus suami, anak dan rumah ! bukankah mengerjakan pekerjaan rumah tangga itu sama pahalanya dwngan suami yang mencari nafkah ! jadi kamu jangan berkecil hati, apalagi minder ! mengurus rumah tangga itu selain kewajiban juga pahalanya besar, kamu harus bangga !" kata Azka
" iya, ini juga pelajaran untukmu Mai ! " kata Azka
" iya bang, Mai ngerti. terima kasih ya untuk ilmunya. semoga kelak Mai bisa menjadi istri yang shalehah bagi suami Mai !" kata Maira sambil tersenyum
aamiin ucap Azka dan Nisa
Setelah selesai berbincang bincang, Azka mengajak Nisa dan Maira pulang ke rumah karena waktu sudah menunjukkan pukul sembilan lebih.
" bang, kita pulang yu !" ajak Maira
" ayo ! kita pulang mas, aku ngantuk !" timpal Nisa
" beneran langsung pulang ? gak mau mampir dulu ?" tanya Azka
" gak !" jawab Nisa dan Maira kompak
" oke baiklah kita pulang sekarang !" kata Azka
" gad kuy bang !" kata Maira
" oke siiip !" jawab Azka sambil mengacungkan jempolnya
Azka, Nisa dan Maira sampai di rumah tepat pukul sepuluh. Ketiganya langsung masuk ke kamarnya masing masing untuk beristirahat. Maira masuk kedalam kamarnya dan langsung berbaring, tapi entah mengapa matanya tak bisa terpejam. Saat ini waktu sudah lewat dari tengah malam, tepatnya pukul 01.13. Maira bingung harus melakukan apa hingga ia teringat akan pekerjaannya yang masih belum selesai.
Maira mengambil laptopnya dan mulai melihat ada beberapa file yang belum ia selesaikan. Maira mengerjakan beberapa file tersebut hingga selesai, saking asiknya mengerjakan beberapa file hingga Maira tak menyadari waktu kini sudah shubuh.
Maira beranjak mengambil wudhu kemudian ia shalat sunnah fajar, setelah itu ia melaksanakan shalat shubuh. Maira pergi ke dapur untuk membuat sarapan, rencananya Maira akan membuat bubur ayam special untuk keluarganya.
Setelah beberapa saat berjibaku dengan alat dapur, datanglah bu Siti asisten rumah tangga yang bekerja di eumah papa Salman.
" ya Allah neng, kenapa harus turun kedapur ? biar ibu saja !" kata bu Siti merasa bersalah
" tidak apa bu, lagian saya juga mau ngisi waktu aja. bosen dari semalam gak bisa tidur, bingung harus ngapain !" jawab Maira
" jadi neng belum tidur dari semalam ?" tanya bu Siti
" iya bu, mungkin insomnianya datang lagi bu !" jawab Maira
" sebaiknya neng istirahat sekarang, ibu takut nanti neng sakit !" kata bu Siti
" maunya sih gitu bu, tapi gak bisa !" keluh Maira
" ua sudah, biar ibu saja yang menyelesaikan masakannya neng ! sebaiknya neng duduk saja !" kata bu Siti
" terima kasih bu, tapi ini sudah mau selesai. ibu kerjakan yang lain saja ya !" kata Maira
" ya sudah, kalau begitu" jawab bu Siti
Maira kini telah menyelesaikan masakannya, kemudian ia pergi ke kamarnya untuk bersiap siap pergi ke kantor.
" selamat pagi semuanya !" sapa Maira sambil mencium pipi mamanya
" pagi juga " jawab Nisa dan Azka
" pagi sayang !" jawab mama dan papa
" kata bu Siti ini kamu yang buat ?" tanya mama
" iya ma, Mai buatkan bubur special ini untuk keluarga tercinta !" jawab Maira
" ayo dong kita mulai sarapannya, keburu dingin jadi gak enak !" kata Maira lalu memulai sarapannya
Setelah sarapan, Maira berangkat terlebih dahulu dengan alasan ada urusan dengan teman. Selama ini tidak ada yang menanyakan Maira pergi kemana dan teman siapa, yang mana ? Semua bersikap biasa saja.
kemanakah Maira sebenarnya ????????
.
.
.
.
.
.
TBC
selamat membaca...
jangan lupa tinggalkan jejak ya...
#####