
" pokoknya rencana kali ini harus berhasil ! aku mau wanita itu segera mati. Aku tidak ingin melihatnya lagi " kata si wanita
" tidak bisa begitu ! jika kau inginkan dia mati lantas untuk apa aku membantumu ? sia sia saja kalau begitu " timpal si pria berbadan tegap
" tapi aku sungguh benci wanita itu ! gara gara dia ayahku masuk penjara " sahut si wanita penuh emosi
" jika kamu ingin seperti itu aku mundur dari rencanamu ! lakukan apapun yang kamu mau, karena aku tidak mau melukai wanita yang aku cintai. Yang memasukkan ayahmu kedalam penjara itu suaminya, bukan istrinya ! Dan lagipula itu salah ayahmu sendiri yang melakukan kecurangan, jadi jangan salahkan dia " sambar si pria tadi.
wanita itu adalah Kirana. Dia dendam dengan Maira, pasalnya sedari dulu ia ingin kembali pada Fardhan tapi ia masih saja tidak berhasil dan malah menikah dengan Maira. Disitulah awal kebencian itu yang dipupuk kian sering hingga iini membuahkan dendam. Ditambah lagi sekarang mama Fardhan juga mulai melunak dengan Maira. Jadi dukungan untuk dirinya bisa mendapatkan Fardhan menjadi hilang.
Dan lelaki itu adalah Rizal, dia lelaki yang menaruh hati pada Maira tapi ditolak oleh Maira. Sebenarnya dia juga menaruh benci pada Fardhan karena ayahnya yang harus mendekam di penjara. Walau ayahnya yang bersalah karena kasus korupsi itu, tapi ia tidak bisa menerima kenyataan itu.
Akhirnya datanglah Kirana padanya untuk mengajak kerja sama sekalian ia bisa membalaskan kebenciannya. Kini niat ingin memiliki Maira juga kian menggebu, ia merasa ada teman untuk bekerja sama. Ya, Kirana tidak hanya menjanjikan keuntungan materi saja pada Rizal. Tapi ia juga menjanjikan Maira yang akan menjadi miliknya juga, karena Kirana sangat yakin bisa memliki Fardhan.
" oke, oke aku mengalah ! kita teruskan langkah selanjutnya. Aku ingin kita segera bertindak, aku mau semua cepat selesai dan aku bisa bersama dengan Fardhan jadi kamu juga bisa segera memiliki Maira " kata Kirana menyeringai licik
" oke, tapi sebaiknya kita melihat aituasi dulu. Jangan sampai kita membahayakan diri sendiri. Bukannya berhasil malah kita yang akan celaka, apalagi sampai masuk bui " sahut Rizal bergidik membayangkannya
Setelah obrolan keduanya selesai, Rizal pergi dari rumah itu. Ia telah merencanakan penculikan bersama Kirana. Dan kali ini Kirana optimis jika rencananya akan berhasil, walau tak bisa menampik juga ada sedikit rasa khawatir akan gagal juga dengan rencananya.
Kirana telah menyiapkan beberapa orang suruhannya untuk berjaga di tempat yang ia pijak kini, entahlah apa alasannya menyuruh tempat ini untuk dijaga. Tapi yang jelas semua demi keamanan dan keselamatannya juga.
Kirana juga pergi meninggalkan bangunan tadi dan kembali pulang ke rumah barunya. Ya, setelah kejadian dimana ayahnya masuk kedalam penjara dengan kasus penggelapan uang yang melibatkan salah satu karyawan Fardhan di perusahaan akhirnya semua bukti menunjukkan jika ayah Kirana adalah dalang dari penggelapan dana tersebut.
.
.
.
.
.
TBC
Happy reading😊
Segini dulu ya😁 bukan pelit ya, tapi waktunya yang mesti kejar kejaran dengan pekerjaan yang lain😂
Ntar kalo udah agak senggang Rose bikin part seperti biasa ya, harap maklum ya readers🙏🏻🙏🏻
Maaf ya, masih banyak kurangnya. Kadang typo juga bertebaran, kadang bikin Rose gak PD buat up. Takutnya readers bosen dengan ceritanya, tapi mulai dari part ini suasana bakal agak tegang dikit ya. Tapi gak tegang amat kok, tenang aja karena Rose bukan specialist buat adegan yang bikin tegang sampe susah nafas😂😂
Ditunggu part selanjutnya ya🥰