
Keesokan harinya, semua beraktifitas seperti biasa. Week end kemarin dihabiskan dengan quality time bersama keluarga dan orang tersayang seperti halnya sekarang, Maira mengantar kepergian Fardhan ke kantor.
" mas hati hati bawa mobilnya ya " kata Maira
" iya sayang. Kamu juga hati hati dirumah, usahakan jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak " kata Fardhan sqmbil mengusap pucuk kepala Maira
" iya mas, oh iya mau aku bawakan makan siang gak mas nanti ?" tanya Fardhan
" gak perlu, nanti biar mas aja yang pulang dulu kesini " sahut Fardhan
" oke, terserah mas aja ! nanti Mai yang masak buat mas menunya special " kata Maira
" iya sayang, mas berangkat ya ! assalamualaikum " pamit Fardhan setelah mengecup singkat kening Maira
" waalaikumsalaam " jawab Maira setelah memberi salam ta'zim pada suaminya
Setelah kepergian Fardhan, Maira kembali masuk kedalam rumah. Ia merasa bosan jika hanya terus berdiam diri saja, makanya ia masuk kedalam ruang olah raga. Ia bermaksud akan melatih kebugarannya. Setelah cukup lama berada di ruang olahraga, Maira kembali ke kamarnya dan membersihkan diri. Setelah selesai Maira dikejutkan dengan kedatangan Zahra ke rumahnya.
" hai Ra, tumben kesini pas hari kerja " kata Maira setelah bersalaman
" iya, Aisyah sengaja menyuruhku datang kemari untyk menyerahkan ini padamu " kata Zahra memberikan sebuah map
" apa ini ?" tanya Maira
" entahlah, aku juga tidak tahu karena aku tidak membukanya " jawab Zahra
" oke, terima kasih " kata Maira
" aku langsung pamit ya, aku gak bisa lama disini ! Kasihan Aisyah kalau sendirian " kata Zahra
" iya, hati hati Ra. Lain kali mainlah kesini, sekalian ajak Aisyah " kata Maira
" insya Allah nanti diusahakan ya " jawab Zahra sambil nyengir
Usai Zahra pulang, Maira membuka isi dari map yang siberikan Zahra tadi. Maira melihat laporan keuangan bulan ini yang memperlihatkan kenaikan pesat. Maira merasa senang dengan pencapaian ini, tapi kok tidak seperto biasanya.
" kok Aisyah ngasih laporannya langsung begini ya ! biasanya kan ia akan mengirimnya lewat email " gumam Maira
Maira pun membuka lembar selanjutnya, dilihatnya ada sebuah kertas yang ditulis sendiri oleh Aisyah.
📄 aku mengundangmu untuk datang makan malam dirumahku nanti. Aku tunggu bersama keluarga besarmu
" ck, ada ada saja ni orang ! biasanya juga lewat chat lah ini dibikin ribet begini " gumam Maira
Maira pun menyimpan map tadi dan pergi ke dapur untuk memasak makan siang. Maira sendiri memasak menu makan siang, bi Titin hanya membantu memotong sayuran saja.
" ini sudah semua neng " kata bi Titin
" neng jangan terlalu capek neng, jangan sampai sakit lagi ! Bibi gak tega lihatnya neng, biar hibi bantu ya biar cepat selesai masaknya " kata bi Titin
" terima kasih bi, tapi biar Mai aja yang masak sendiri " kata Maira
" ya sudah, bibi kebelakang dulu kalau begitu " pamit bi Titin
Setelah selesai memasak, Maira menata masakannya dimeja makan. Maira senang dengan hasil karyanya. Tak lama kemudian terdengar sura mobil masuk dan berhenti. Maira bersiap mengganti bajunya, karena baju yang tadi sudah terkena cipratan minyak dan kotor.
" assalamu'alaikum sayang " ucap Fardhan
" wa'alaikumsalaam mas " jawab Maira sambil menyalami Fardhan dan dibalas dengan kecupan diwajahnya
" ayo mas " Maira mengajak Fardhan langsung menuju meja makan
" waaah, makan enak nih ! terima kasih sayang " kata Fardhan menghadiahkan kecupan dibibir Maira
Fardhan makan dengan lahapnya, masakan Maira memang selalu menjadi juara.
" mas, Aisyah ngundang kita makan malam dirumahnya nanti malam " kata maira
" nanti malam ?" tanya Fardhan
" iya. Tapi kalau mas sibuk gak apa apa kok, nanti aku kasih tahu Aisyah " kata Maira
" nanti mas usahakan ya, soalnya kalau tidak salah mas ada meeting dengan klien dari luar " kata Fardhan
" iya mas, tidak apa " kata Maira tersenyum manis
.
.
.
.
.
TBC
Happy reading😊
Dikit dulu yaa, ntar Rose lanjut ngetik lagi soalnya masih sibuk ini😁