
Semenjak Bayu naik pangkat dari Taruna ke Letnan satu,Bayu pindah kelas khusus Letnan Satu.
Setiap pagi hari,Bayu selalu berlari,meskipun badai salju datang melanda. Atasannya Bayu yang melihat Bayu berlari hanya bisa geleng - geleng kepala,ia tidak bisa melarang Bayu,sebab ketika di tanya apakah kedinginan,Bayu menjawab tidak.
Atasan penasaran,lantas memperhatikan pola makan Bayu. Setiap hari bayu makan nasi,sayur,lauk ikan dan ayam. Tak pernah menyentuh makanan daging. Juga tidak pernah minum alkohol.
Bayu duduk selonjor di bawah pohon,setelah 2 jam berlari mengelilingi lapangan. Berhubung musim dingin,badannya tidak mengeluarkan keringat.
" Apakah aku bukan manusia ya?"
Bayu memgingat kembali,saat dirinya meminum racun bersama Shoutang. Lalu tak merasakan dingin di saat masuk ke kolam air yang suhunya sangat dingin.
" Aku kebal racun..."
" Terus kebal dingin..."
" Yang lainnya gak kebal racun dan dingin.."
" Hemm...."
" Jangan - jangan aku..."
" Anaknya Superman..."
" Tapi..."
" Masa seh aku anak Superman.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu berdiri lalu mengambil sikap seperti Superman yang ia tonton di rumah Fai Long.
" Terbang..."
Bayu melompat,agar dirinya bisa terbang.
" Ayoo terbang..."
Bayu melompat lagi.
" Asemmm..."
" Gak bisa terbang..."
Bayu mengambil baju dan senjatanya,lalu berjalan menuju tempat untuk sarapan.
" Aku gak bisa terbang,tapi kebal racun dan kebal dingin.." ucap Bayu dalam hati sambil berjalan.
" Sayang... Kowe lali karo awakmu dewe.." suara Jalu tiba - tiba muncul. ( Kamu lupa sama dirimu sendiri..)
Bayu menghentikan langkahnya sambil melihat sekeliling dirinya. Bayu tak menemukan orang yang barusan bicara. Lalu Bayu lanjut berjalan lagi,ia menganggap suara itu berasal dari suara angin.
Setelah Bayu selesai sarapan,Bayu berjalan ke perpustakaan karena hari ini adalah hari libur,sehingga ia bebas mau melakukan apa saja.
Sesampai di perpustakaan. Bayu berjalan di rak buku yang tersusun rapi.
Mata Bayu melihat buku tentang indonesia,lalu Bayu memgambil buku tersebut. Lalu berjalan ke meja kursi.
Sstwlah sampai ia duduk meletakkan senjata di sampingnya lalu membuka buku tersebut.
Halaman pertama terdapat peta wilayah indonesia.
" Ooo... Begini to Indonesia itu...."
Tiba - tiba Bayu teringat bahwa dirinya pernah melihat buku Atlas.
Bayu meraih senjatanya lalu berjalan untuk mengambil buku atlas tersebut.
Setelah menemukan buku Atkah,Bayu duduk kembali dan membuka buku Atlasnya.
Bayu memperhatikan peta dunia.
" Jancook..."
" Indonesia jauh juga..."
" Ku pikir dekat...Gak tahunya jauh.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu membuka buku tentang indonesia. Terdapat gambar monas dan kota Jakarta.
" Hemm..."
" Indonesia mempunyai banyak suku,budaya dan agama..."
" Agama yang terbesar adalah Islam.."
" Lalu kristen,kemudian Hindu,Budha dan khonghucu..." gumam Bayu.
Bayu melihat pakaian adat,dan rumah adat di setiap daerah.
Bayu membalik halaman berikutnya.
Nampak gambar kekayaan alam negara indonesia.
Lalu membuka halaman berikutnya.
Tak lama kemudian,Bayu melihat tabel kode nomor telpon di setiap wilayah indonesia.
" Hemm...Pakai kode rupanya.." ucap Bayu dalam hati.
Tiba - tiba ia teringat bahwa dirinya lama tidak menghubungi Ling Ling.
Bayu berdiri lalu mengembalikan buku itu ke asalnya,lalu keluar dari perpustakaan menuju kamarnya.
Setelah sampai di dalam kamar,Bayu segera mengambil hapenya,lalu menghidupkan hapenya.
Setelah hapenya menyala,Bayu menekan nomor telpon Ling Ling. Namun tak bisa. Karena Bayu mendengar suara operator bahwa kartunya sudah masuk masa tenggang,dan harus mengisi pulsa.
" Asem...Masa tenggang lagi..."
" Jika aku isi pulsa...Tempatnya gak tahu..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu memperhatikan nomor panggilan keluar selain nomor Ling Ling.
" Ini nomor siapa ya.. 0812****** terus 0852******"
" Hemm...."
" Apakah ini nomor dari indonesia..?"
Sebab sebelumnya ia pernah mencoba menelpon nomor tersebut,namun tidak bisa.
" Jika indonesia,maka aku perlu kode negara indonesia terus nomor ini..."
" Tapi sayang...."
" Kartuku masa tenggang..."
" Jancoook..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu mematikan hapenya,lalu menyimpan kembali.
Seorang pria masuk dalam kamar,dia adalah teman Bayu bernama Shi Dong.
" Kamu tidak keluar Jiang..?" ucap Shi Dong.
"* Tidak...Oh iya... Isi pulsa di mana ya?" ucap Bayu.
" 400 meter sebelah kanan dari gerbang barat.."
" Apakah kamu membawa ponsel?" ucap Shi Dong.
"* Iya...Tapi selalu aku matikan,ini baru aku hidupkan.." ucap Bayu.
" Jangan sampai senior atau petugas lihat ponselmu..."
" Mereka akan menyitanya jika ketahuan maen pinsel ketika bertugas.." ucap Shi Dong.
"* Iya...Aku tahu itu..."
"* Ini kan hari libur..." ucap Bayu.
" Di luar sedang ada badai salju,kemungkinan tutup.." ucap Shi Dong.
"* Apa kamu bawa ponsel?" ucap Bayu.
" Aku tidak punya ponsel..."
" Oh iya,itu pionsel kamu beli berapa?" ucap Shi Dong.
" * Ini hadiah...Saat aku berjalan malam hari.." ucap Bayu.
" Ku lihat setiap pagi kamu selalu berlari,kadang sedang hujan salju juga.. Apa kamu tidak kedinginan?" ucap Shi Dong.
" Jawab jujur apa enggaknya..."
" Hemmm...."
" Bohong sajalah... Kalau jujur bisa kacau.."ucap Bayu dalam hati.
" * Dingin...Tapi aku tahan...Supaya aku kuat menjalani latihan ini..." ucap Bayu.
" Apakah kamu minum minuman beralkohol dulu sebelum berlari?" ucap Shi Dong.
" * Tidak...Jika aku minum itu,pasti aku mabuk.." ucap Bayu.
Bayu berdiri lalu berjalan ke pintu untuk pergi ke perpustakaan.
" Mau kemana...?" ucap Shi Dong.
"* Mau pacaran..." ucap Bayu asal bicara.
" Kamu memiliki pacar? Apakah pacarmu orang terkaya di China ini" ucap Shi Dong.
" * Bukan hanya di china..Tapi sampai luar negeri.." ucap Bayu.
" siapa nama kekasihmu?" ucap Shi Dong.
" * Rahasia...." ucap Bayu sambil membuka ointu lalau berjalan.
Di saat Bayu jalan ke perpustakaan,Shi Dong memgikuti Bayu dari belakang. Ia penasaran dengan sosok kekasih Bayu.
Bayu tahu ia di ikuti,lantas membiarkan saja.
Sesampai di perpustakaan,Bayu mencari buku tentang agama,mulai dari Islam,lalu kristen,Budha dan Hindu.
Setelah menemukan buku yang di cari,bayu duduk di kursi dan membaca buku tersebut.
Bayu membuka buku tentang Kristen.
" Hemm....Bukan..Aku tidak menyembah ini.." gumam Bayu lalu meletakkan buku tentamg agama kristen. Lalu memgambil buku tentang agama Buddha.
Shi Dong memperhatikan Bayu sambil berpura - pura membaca,padahal ia menunggu kekasih Bayu datang.
" Tidak..." ucap Shi Dong berbohong.
" * Aku tahu kamu berbohong,.."
" * Pacarku itu adalah buku.Bukan seorang wanita.." ucap Bayu sambil meletakkan buku tentang Buddha.Lalu memgambil buku tentang islam.
Nampak tulisan tentang kepercayaan orang - orang beragama islam.
" Eh...!!! Bayu terkejut. Karena agama islam ada kata muhammad dan Allah .
Lalu ia teringat akan mimpinya bertemu dengan sosok yang wajahnya bersinar terang.
" Apakah yang aku temui itu nabi Muhammad SAW..Lalu tuhanku Allah SWT?" ucap Bayu dalam hati. Sebab dalam sujudnya(shalat),ia menyebut nama Allah dan Muhammad .
Bayu membuka lagi halaman,untuk mencari tahu tata cara agama islam beribadah.
Deg... Bahu tersentak kaget,karena cara beribadahnya sama seperti apa yang di lakukan.
" Jadi..Aku ini islam...!!" gumam Bayu.
Bayu mengeluarkan identitasnya.
Nampak di kartu identitasnya Bayu beragama Atheis. Yaitu tidak punya kepercayaan.
" Juancook..."
" Aku bukan Atheis...Asem...Asem.." ucap Bayu dalam hati.
***
Detik berganti menit. Menit berganti jam, Jam berganti hari Bayu lalui di asrama pendidikan.
Bayu memiliki libur 1 hari saja. Setiap kali hendak sujud,Bayu selalu izin meskipun di jam pelajaran.
Bayu dapat menyusul pelajaran di kelas Letnan satu.
Di waktu senggangnya,Bayu mengambil senjata di ruang penyimpanan. Petugas yang berjaga yang hapal dengan Bayu, mempersilahkan saja. Sebab ia tahu Bayu selalu bisa menggunakan senjata yang di pinjam. Kecuali bom.
Saat ini Bayu berada di dalam kelasnya.
" 5 hari lagi akan ada tes tertulis.."
" Jika kalian lulus dengan nilai sempurna,maka akan mengikuti tes di lapangan.."
" Kalian akan membidik sasaran sejauh 600 meter dan berjalan kaki sejauh 210 KM..."
" Ketika berhasil memalui tes itu,kalian langsung ke Kapten bahkan bisa Mayor bila lulus sempurna dalam 2 tes itu.." ucap pelatih.
" Ke Mayor ya..."
" Hem...."
" Menarik...." ucap Bayu dalam hati.
***
4 hari kemudian.
Nampak Bayu sedang berlatih menembak dengan senjata serbu..
Door.....Dooor....Dooor...Dooorrr....
Dooor... Doorr....Dooorrr....Dooor....
Bayu menghentikan tembakannya. Lalu melihat ke arah papan target dengan teropongmya.
" Lumayan..." gumam Bayu melihat hasil tembakannya.
Lalu Bayu mengambil senjata yang biasa di pakai para Sniper.
Bayu masukkan Magazin peluru lalu menarik tuas,lalu membidik target dengan teropong.
Bayu melihat papan target sejauh 400 meter. Papan target itu ada tumpukan salju yang menempel bagian atasnya.
" Jika aku mengenai target,pasti saljunya terhambur.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu menarik pelatuk senjata itu sambil menahan,agar daya ledakannya tak membuat tembakannya meleset.
Doooorrr.....
Bayu merasakan sentakan senjata itu sangat kuat,Ia berusaha menahan efek ledakan tersebut.
Peluru melesat dengan cepat ke arah target.
Salju yang berada di papan taget terhambur saat peluru mengenai papan target.
" Siaal...Tembakanku sedikit meleset..." ucap Bayu dalam hati.
Lalu Bayu mencoba lagi,agar ia lulus dalam ujian tersebut.
Dooorrr......
peluru sedikit mengenai target.
" Oooo...Jadi begitu too...Ya...Ya...Aku paham.." gumam Bayu mengetahui sela bidikannya.
Lantas Bayu mencoba lagi.
Doooorr....
Peluru melesat sangat cepat dan mengenai papan target. Tembakan Bayu tepat sasaran,lalu Bayu mencoba lagi dan lagi,agar mahir menggunakan senjata Sniper.
Bayu mencoba target yang jauh lagi. Ia ingin tahu tingkat ke akuratan senjata itu.
Setelah tahu sela bidikan agar tembakannya tidak meleset,ia segera menembaknya lagi hingga lubangnya saling berdekatan. Kemudian mencoba ke target lebih jauh,Yakni 1 KM.
Dooor....
" Heemm... 1 kilo tingkat keakuratannya semakin melemah.."
Bayu menembak lagi.
Dooorr....
Peluru mengenai papan target.
" He...He...He...He...Akhirnya aku bisa..." ucap Bayu dalam hati.
Esok paginya.
Bayu mengikuti tes ujian tertulis.
Ia membaca soal di kertas.
" Untung aku banyak baca buku,jadi tahu jawabannya.." ucap Bayu dalam hati tak mengalami kesulitan saat menjawab soal.
Setelah selesai menjawab soal,Bayu berdiri lalu meletakkan kertas jawaban.
" Apakah kamu sudah selesai Jiang?" ucap Phong Zhi yang sebagai pengajar di kelas Letnan satu yang berpangkat Mayor
" Siap pak... Sudah pak..." ucap Bayu.
Mayor Phong Zhi lantas melihat jawaban Bayu.
" Jawabannya benar semua..." ucap Mayor Phong Zhi dalam hati melihat semua jawaban Bayu.
" *Maaf pak,apakah aku boleh keluar?" ucap Bayu.
" Boleh...Silahkan.." ucap Mayor Phong Zhi.
" Pantas saja pak Mayor Jendral Tang Shin sangat perhatian kepada dia..Rupanya dia mempunyai bakat yang luar biasa.Dari yang tidak pernah sekolah,lalu bisa menjawab soal - soal yang aku berikan pada dia..." ucap Mayor Phong Zhi dalam hati.
Bayu berjalan di sebuah lorong.
Nampak 2 tentara berjalan bersama anjing pelacak yang jaraknya dengan Bayu 40 meter.
Kedua anjing itu mencium sesuatu yang membuat ketakutan,seolah - olah seperti manusia melihat hantu.
Begitu di persimpangan jalan mereka bertemu.
" Waaassssuuuu..." ucap Bayu spontan kaget ketika 2 anjing itu muncul sambil melompat.
Kedua anjing itu juga kaget melihat Bayu.
Lalu ketakutan,karena mencium aroma dari tubuh Bayu.
" * Kamu kalau menggigitku,akan kupotong lalu ku lempar ke jalan.." ucap Bayu.
" Jangan....Nanti kita di marahin.." ucap salah satu tentara yang memegang tali pengikat anjing.
" * Bercanda..."
Bayu melihat ke dua anjing tersebut.
" * Duduk...."
Kedua anjing itu duduk mendengar ucapan Bayu.
"* Pintar "
" * Berguling - guling"
Kedua anjing itu berguling - guling.
"Mlaku( berjalan) Ngesot(menyeret)..." ucap Bayu.
Kedua anjing itu berjalan ngesot.
Kedua tentara itu heran dengan 2 anjing tersebut, dengan patuhnya menuruti ucapan Bayu,mereka juga tak pernah melihat Bayu berinteraksi dengan Anjing.
Ha....Ha....Ha...Ha....Ha...Ha.... Bayu tertawa melihat kedua anjing itu jalannya ngesot.
"Berdiri..." ucap tentara satunya membawa anjing.
Namun anjing itu tetap berjalan ngesot.
" Kok anjing itu nurut sama ucapanku,terus paham ucapanku"
" Atau hanya kebetulan....Aku coba lagi aja pakai bahasa indonesia lagi..." ucap Bayu dalam hati.
" Wes cukup..Ojo mlaku ngesot,mlaku biasa wae.." ucap Bayu.
???? kedua tentara yang membawa anjing itu tak paham ucapan Bayu.
Kedua anjing itu berjalan seperti biasa.
" Weee... Berhasil...Jancook..."
"Wedalah.... Iki Asune songko indonesia ,kok weruh yen aku wenehi titah .." ucap Bayu dalam hati.( Ini anjingnya dari indonesia,kok tahu kalau aku memberikan perintah.." ucap Bayu dalam hati lalu pergi meninggalkan ke dua anjing tersebut.