
Sebuah mobil travel melaju dari Jogjakarta menuju ke arah Jakarta. Di dalam mobil itu terdapat seorang pemuda yang tengah terlelap di kursi belakang.Pemuda itu adalah Bayu Saktiawan Mahendra.
Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh. Mobil travel itu berhenti di depan rumah bercat hijau muda tingkat 2.
"Mas...Sudah sampai mas..." ucap supir melihat Bayu tertidur.
"Hoaaaam......
Bayu bangun lalu celingukan kesana kemari.
"Kok berhenti pak....?" ucap Bayu.
"Sudah sampai mas...." ucap supir.
Bayu kemudian turun dari mobil.
"Terima kasih pak....." ucap Bayu.
"Sama - sama..." ucap supir.
Lalu Bayu berjalan ke rumah cat warna Hijau muda bertuliskan Terima Kos alamat.Pintu rumah terbuka.
Bayu mengeluarkan kertas di kantong bajunya.
"Hem....Benar..." gumam Bayu.
Bayu berjalan ke pintu pagar.
"Assalam mu'alaikum... " ucap Bayu nyaring.
"Wa'alaikum salam " suara wanita dari dalam rumah.
Lalu seorang gadis muncul di balik pintu,lalu berjalan menghampiri Bayu.
"Maaf... Apa benar ini rumah bu Clara...?" ucap Bayu.
"Benar.... Abang siapa?" ucap gadis tersebut.
"Saya Bayu dari desa sidodadi mbak..." ucap Bayu.
"Ooo.... Bayu...
Gadis itu membuka pintu pagar. Bayu berjalan mengikuti wanita muda tersebut.
"Bentar ya Bang..." ucap gadis. itu.
"Iya..." ucap Bayu menunggu di depan pintu.
Gadis itu masuk ke dalam lagi,lalu tak lama muncul kembali.
"Ini kunci kamarnya Bang,mari ikut saya..
Gadis itu berjalan ke samping rumah,bayu mengikutinya.
"Abang naik saja ke atas Nomor 1 kamar abang.." ucap gadis itu sambil menunjuk arah atas tempat di mana kamar itu berada.
"Terima kasih mbak..." ucap Bayu.
"Sama - sama bang..."ucap gadis itu.
Bayu berjalan naik tangga tersebut.
Nampak kamar berjejer. Ada 6 kamar di lantai tersebut.
Bayu berjalan ke kamar nomor 1,lalu membuka pintu.
Ceklek....Kriiieeet.....
Bayu masuk ke dalam kamar.
Bayu melihat terdapat kasur,lemari pakaian,ac,dispenser 3 keran,tv,dapur mini dan kamar mandi di dalam.
"Ini kossan apa hotel ya?" ucap Bayu dalam hati saat melihat fasilitas kos tersebut.
Kemudian Bayu meletakkan tasnya.Kemudian membuka kulkas tersebut.
Nampak kulkas itu sudah ada isinya,di antaranya teh kotak,choki - choki,Sosis,susu UHT,buah - buahan, dan bir kaleng.
"Jancook... Ini mah seperti di rumahnya Daniel..." ucap Bayu dalam hati.
Lalu Bayu berjalan ke arah kamar mandi.
"Wuuiiiihh.....
Bayu melihat ada Shower,keran panas dan dingin,lalu ia berjalan ke dapur, kemudian membuka lemari di atas kompor.
Ada puluhan bungkus mie instan.
"Bajingaaan....." ucap Bayu.
Bayu kemudian mandi,selesai mandi ia melaksanakan kewajibannya,setelah itu ia berjalan ke dapur.
Bayu memasukkan air dalam panci kecil,lalu menaruh di atas kompor gas.
Cetek....
Lalu Bayu mengambil Pop mie.
"Mayanlah... Buat ganjel perut sementara..." ucap Bayu dalam hati sambil membuka penutup pop mie.
Setelah mendidih,Bayu menuangkan air panas itu. Lalu berjalan ke depan. Ia menyalakan tivi.
"Sepinyaaaa....
Bayu mengambil hapenya,lalu menekan panggilan terakhir.
tuuuut.....Tuuuut....Tuuuutt... Suara nada dering
"Assalam mu'alaikum...."suara Hana.
"Wa'alaikum salam bu....
"Bayu dah sampai di kossan bu.."ucap Bayu.
"Syukurlah... Jangan lupa makan dan shalat ya nak..." suara Hana.
"Iya bu... Ne lagi mau makan habis shalat.
"Oh iya bu..." ucap Bayu.
"Iya..." suara Hana.
"Di sini fasilitasnya lengkap banget bu... Seperti di rumah Daniel..." ucap Bayu.
"Rumah Daniel..??? Maksudnya apa nak?" suara Hana.
"Ya seperti di rumah Daniel bu...
"Terus pas Bayu buka kulkasnya itu sudah ada isinya bu...
"Ada Teh,susu,buah apel,pir,anggur,sosis dan Bir buu..." ucap Bayu.
"Birr...??? Bir minuman keras kah nak?" suara Hana.
"Iya bu....terus di lemari dapur ada puluhan bungkus indomie..." ucap Bayu.
"Birnya jangan kamu minum ya nak...Buang saja..." suara Hana.
"Iya bu... Bayu gak akan minum kok.." ucap Bayu.
"Ibu bulan depan akan ke sana nak..." suara Hana.
"Heeeeh....!!!?? Serius bu... Ibu mau ke sini?" ucap Bayu terkejut.
"Iya... Ibu takut kamu kenapa - kenapa di sana...
"Tadi ada orang datang kerumah..
"Orang itu nawarin ibu untuk tinggal di sana..." suara Hana.
"Terus rumah gimana bu...?" ucap Bayu.
"Rumah ya gak di bawalah nak.. Ibu gak sanggup angkat..." suara Hana.
"Asemmm.... Bukan itu bu..
"Maksud Bayu itu rumah kita siapa yang jaga?" ucap Bayu.
"Ya kosong nak... " suara Hana.
"Bu...." ucap Bayu.
"Kok Bayu merasa ada yang bantu kita ya..." ucap Bayu.
"Sama.... Ibu juga merasakannya,tapi ibu gak tahu mereka itu siapa. Pas ibu tanya,itu semua sudah termasuk fasilitas kampus.." suara Hana.
"Apakah ayah....???" ucap Bayu.
"Ibu gak tahu nak..." suara Hana.
"Kalau ini pemberian ayah,Bayu gak mau kuliah di sini bu...Lebih baik Bayu di kampung saja..." ucap Bayu.
"Ibu yang akan mencari tahu,kamu fokuskan kuliah saja ya nak.." suara Hana.
"Iya Bu..." ucap Bayu...
Tuut...Tuuutt...
Bayu melihat le layar hp.
"Bu... Batrei Bayu mau habis... Dah dulu ya.." ucap Bayu.
"Iya Nak...Jangan lupa makan dan Shalat.." suara Hana.
"Iya bu...Assalam mu'alaikum...." ucap Bayu.
Hape Bayu tiba - tiba mati.
"Yaaah....Dah mati duluan...Yo wes lah.." ucap Bayu melihat hapenya mati.
Kemudian Bayu membuka penutup pop Mie.
"Jiangkreeek.... Kelamaan di rendam jadi membesar...
Bayu memakan pop mie tersebut.
Selesai makan,Bayu mengambil charger hapenya,lalu mencolokkan chargernya,lalu bayu berjalan ke dapur untuk membuang sampah.Lalu Bayu mengambil gelas untuk minum.
Karena Jenuh,Bayu keluar kamar.
Antara dinding kamar dengan Pagar pembatas jaraknya 2 meter. Ada tempat jemuran pakaian.
Bayu melihat kamar ujung di depannya ada pakain yang di jemur.
"Kirain cuman aku saja yang ngekos di sini.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu melihat rumah tingat 2 di depan.Jaraknya 10 meter.
Ceklek... Suara pintu terbuka.
Bayu menoleh ke sumber suara.
Muncul seorang gadis,lalu gadis itu duduk di depan kamarnya,lalu menoleh ke arah Bayu.
"Kok mukanya gak asing ya... Tapi siapa...?" ucap Bayu dalam hati.
"Mirip Bayu...Tapi gak mungkin dia Bayu." ucap gadis itu dalam hati.
---***---
Di suatu sebuah ruangan yang mewah. Terdapat 2 orang duduk di kursi saling berhadapan,hanya meja yang menjadi pembatas. Satu berambut putih semua tapi mukanya seperti nampak masih muda dan satunya masih muda sekitar kepala 3,mereka memakai jas hitam.
"Apakah Bayu menerima Universitas itu?" ucap pria tua.
"Iya pak.. Bayu telah menerimanya...Dan kita sudah menyiapkan segala keperluan saat Bayu kuliah nanti.Saat ini Bayu sedang dalam perjalanan." ucap pria muda.
"Lalu teman - temannya Bayu bagaimana?" ucap pria tua.
"Untuk Daniel, dia ingin kuliah di UGM. Untuk Lukman dan Bimo terjadi kesalahan pak.." ucap pria muda.
"Kesalahan... Kesalahan apa itu?" ucap pria tua.
" pihak kantor pos di Jakarta menghilangkan surat untuk Bimo dan Lukman pak." ucap pria muda.
"Segera di selesaikan.. Aku akan tunggu laporanmu" ucap pria tua.
"Siap pak..."ucap pria muda.
Pria muda itu keluar dari ruangan tersebut.
"Aku tidak ingin Bayu pendidikannya rendah...
"Setelah itu,aku akan menjadikan dia penggantiku.....
"Aku dah lelah ,ingin sekali menikmati hari tua ini tanpa bekerja" ucap pria tua.
Lalu pria tua itu memandang sebuah foto hitam putih di atas meja.
"Aku akan menebus segala kesalahanku,dan aku akan menjaganya..
"Aku tidak ingin Bayu pendidikannya rendah dan semoga saja dia adalah Sang Penerus...." ucap pria tua.