
Khalisa melihat bola mata Diana nampak hitam putih.
"Kalau dia tahu nanti jadi kacau.." ucap Hana dalam hati.
"Put....." ucap Hana.
"Iya bu...."
Khalisa menoleh ke Hana lalu melihat ke Diana.
"Maaf dik...Aku memgerjai....
Khalisa tak melanjutkan ucapannya saat melihat bola mata Diana berubah warna - warni yang awalnya hitam saja. Tak lama kemudian normal kembali.
"Kamu pakai softlens apa dik? kok bisa berubah gitu warnanya?" ucap Khalisa.
"Aku pesan khusus kak, Limited edition...
"Sekarang sudah gak produksi lagi.." ucap Diana.
"Ooo.... Gitu...
"Kenapa kamu pura - pura tidur dik" ucap Khalisa.
"Syukurlah dia percaya..." ucap Diana dalam hati.
"Badanku lemas kak...Ini aja mau gerakin tanganku gak bisa.." ucap Diana.
"Masa seh...?" ucap Khalisa tak percaya.
"Iya...Ngapain juga aku bohong.." ucap Diana.
"Neh makan dulu... Biar gak lemas..." ucap Khalisa memberikan buah anggur pada Diana.
***
Di kamar Bimo.
"Awakmu jek ngentuin Mayumi gak Bim?" ucap Bayu.
"Enggak Bay..." ucap Bimo.
"Tumben enggak..." ucap Bayu.
"Kita tidur berenam di sini Bay..." ucap Bimo.
"Oalah.... Ngono to...
"Mana Lukman sama Daniel?" ucap Bayu.
" Katanya seh mau merokok..." ucap Bimo.
" # Mayumi san..." ucap Bayu.
Fumuki dan Harumi membuka pintu lalu mereka melihat Bayu dan duduk.
Bayu melihat mereka lalu melihat ke arah Mayumi.
"# Iya..." ucap Mayumi.
"# Anoo... Kalau boleh saya tahu, di mana rumahmu?" ucap Bayu.
"# Di Osaka.." ucap Mayumi.
"Oalah...Di Osaka to..." ucap Bayu.
"Dia tinggal di Osaka Bay?" ucap Bimo.
"He eh....Awakmu pengen marani omahe to Bim?" ucap Bayu.( Dirimu ingin datangi rumahnya ta Bim)
"Emboh... " ucap Bimo.
Lukman dan Daniel masuk ke dalam,
Lalu mereka duduk. Di tangan mereka memegang memegang gelas kopi
"Endi kopiku ?" ucap Bayu melihat Lukman meletakkan gelas di depan Bimo.
"Aku mana ngerti yen awakmu rene.... " ucap Lukman.
Bayu mengambil gelas kopi milik Daniel lalu
"Bismillah....
Glek...
"Enak banget kopimu Niel..." ucap Bayu lalu meletakkan kembali.
"Bay...." ucap Bimo.
"Opo Bim?" ucap Bayu.
"Nganu..." ucap Bimo.
"Nganu opo? Kowe ape rabi ta? Kapan ?
"Tanggal piro? Sak iki ta...." ucap Bayu.
"Ora Bay... Rungokno disek to aku ape ngomong" ucap Bimo.(Tidak Bay...Dengarin dulu ta aku mau bicara)
"Yo...Yoo...Ndang ngomongo.." ucap Bayu.
" Ngene loh...
"Pas tadi kita jalan pulang mau sampai rumah, aku nengok kebelakang.." ucap Bimo.
"Kowe delok pocong?" ucap Bayu.
" Jancook.....
"aku ra ndelok pocong...Nanging aku ndelok wong seng belonjo seng nakoni aku kuwi melebu nang jero mobil.. ( aku tidak lihat pocong..Tapi aku lihat orang yang belanja yang nanyain aku itu masuk ke dalam mobil.)
"Padahal kan punya mobil,kok dia jalan kaki"
"Mobil ? " ucap Bayu
"Pas kita foto - foto aku sempat lihat 2 pria itu,lalu masuk dalam mini market.." ucap Bimo.
"Kamu gak salah lihat kah Bim?" ucap Bayu menyakinkan.
"Enggak Bay...Wonge persis banget,gawe masker...Kelambine juga podo.." ucap Bimo.
" Apakah mereka mata - mata ya..." ucap Bayu dalam hati.
"Aku curiga...Jangan - jangan cowok itu pacarnya Mayumi Bay..." ucap Bimo.
" Pacarnya Mayumi...?" ucap Bayu.
"He eh...Lukman juga ndelok...
"Engko aku di labrak terus aku gelut karo de' e " ucap Bimo. (Iya...Nanti aku di labrak terus aku berkelahi sama dia.)
"Iya Bay.. Cuman aku pikir mereka itu warga sini juga yang mau belanja... Pas Bimo lihat masuk ke dalam mobil,aku malah curiga...
"Tadi kita mau ngasih tahu..." ucap Lukman.
"Pacar atau mata - mata ya..."ucap Bayu dalam hati
"Bentar...Aku tanyakan ke Mayumi.
"# Mayumi san..Apakah kamu punya seorang kekasih?" ucap Bayu.
Mayumi menggeleng - gelengkan kepala.
"Dia gak punya pacar Bay?" ucap Bimo.
"Iya...Dia gak punya pacar...
" Lalu siapa cowok itu ya..?" ucap Bayu.
" Mata - mata musuh Bay..." ucap Daniel.
"Hem.... Kalian jangan ganggu aku dulu...." ucap Bayu lalu memejamkan matanya.
Teman - teman Bayu memperhatikan Bayu,begitu pula dengan ke tiga cewek jepang.
Sukma Bayu keluar dari raganya. Lalu melesat ke arah luar untuk mengecek ucapan Bimo.
"Bayu mau ngapain Bim?" ucap Daniel.
"Embooh..." ucap Bimo.
---***----
Jakarta.
Cafe Mantan.
Pukul 7.10.
Paijo baru saja sampai di Cafe mengendarai sepeda motornya.Ia melepas dan meletakkan Helm di sepeda motornya.
"Assalam mua'alaikum kang..." ucap Paijo menyapa anak buah yang bertugas di parkiran bernama Riki.
"Wa'alaikum salam kang..." ucap Riki.
"Fitri sudah datang apa belum kang?" ucap Paijo.
"Belum kang..." ucap Riki.
Paijo masuk ke dalam Cafe.Lalu berjalan ke arah ruangannya berada.
Saat berjalan,nampak para anak buah Bayu sedang sibuk dengan pekerjaannya masing - masing. Ada yang menyapu,mengepel,membersihkan meja, ada yang memasak.
"Assalam mua'laikum..." ucap Paijo sambil berjalan.
"Wa'alaikum salam..." ucap anak buah Bayu serempak.
Setelah sampai di depan pintu ruang kerjanya,Paijo mengambil kunci ruangan di dalam kantong celanya,lalu membuka pintu tersebut.
Ceklek...Ceklek....
Kriiiiieeettt... pintu terbuka.
Paijo kemudian masuk,setelah itu Paijo membersihkan ruangannya.
Saat Paijo sedang menyapu.
Tok...Tok...Tok... pintu di ketuk.
"Assalam mua'alaikum pak.." ucap Fitri.
Paijo menoleh ke arah pintu.
"Wa'alaikum salam...." ucap Paijo.
Fitri mendekati Paijo.
"Sini pak,biar saya yang melanjutkannya..." ucap Fitri.
Paijo menyerahkan sapu yang ia pegang. Ia melihat Fitri sedikit berkeringat.
"Iya pak...." ucap Fitri.
Paijo sudah mengecek hasil rekaman CCTV, apa yang di ucapkan Fitri sesuai apa yang di katakannya.
"Sudah sarapan?" ucap Paijo lalu berjalan ke mejanya kemudian menyalakan komputernya,
"Sudah pak..." ucap Fitri.
Tiba - tiba Paijo kebelet ingin BAB. Lalu ia berjalan sambil mengeluarkan dompet,hpnya,ia meletakkan di meja lalu berjalan cepat menuju WC.
"Aku mau ke WC dulu Fit..." ucap Paijo sambil berjalan.
Tak lama kemudian,Fitri baru selesai menaruh alat kebersihan,lalu berjalan menuju meja kerja.
Saat Fitri membuka folder data D,ia melihat folder bertuliskan nama Paijo.
Karena penasaran,ia pun mengklik folder tersebut.
Nampak beberapa file di dalam folder itu. Ada mata kuliah,musik,foto dan movie.
Fitri mengklik folder movie.
Muncul Folder tulisan jangan di buka dan puluhan film,ada film banyak film luar negeri dan juga dalam negeri,lalu ia mengklik folder jangan di buka.
Nampak puluhan film 18+.
"Eh....!!!??? Fitri terkejut saat melihat isinya.
Fitri mencoba mengklik film tersebut.
Nampak dalam film itu ada seorang wanita cantik dan juga seorang pria duduk berdua di sofa. Hingga akhirnya pria itu ngentu dengan wanita tersebut.
Goa milik Fitri basah akibat melihat Film tersebut. Ia baru pertama kali melihat film tersebut,dan belum pernah melakukannya.
tanpa sadar ia memasukkan tangannya dalam celananya.
Ceklek...Terdengar suara pintu terbuka lantas Fitri buru - buru menarik tangannya lalu menutup Film itu lalu mencari folder pekerjaannya.
Paijo berjalan menghampiri Fitri.
"Kenapa kamu Fit.." ucap Paijo heran melihat muka Fitri tak seperti biasanya.
"Gakpapa pak..." ucap Fitri. Nafasnya agak berat.
"Siaaall...
"Mengapa aku jadi seperti itu seh...
Paijo mengambil berkas lalu duduk di sofa.
"Ternyata orang sedang bercinta seperti itu ya..." ucap Fitri dalam hati.
Paijo melihat ke arah Fitri,ia melihat Fitri diam saja seperti lagi melamun. Lalu Paijo menghampiri Fitri.
" Kamu sakit kah Fit?" ucap Paijo.
"Eng....Enggak pak..." ucap Fitri.
Paijo memegang kening Fitri.
"Kalau sakit bilang ya...." ucap Paijo.
"Iya pak..." ucap Fitri.
Paijo memgambil kertas di meja lalu duduk di sofa. Ia melihat dompet dan hapenya masih di tempat semula. Saat dirinya membuka pintu terdengar suara rintihan wanita. Lalu tak ada lagi suara tersebut.
"Apa dia buka file itu ya...
"Nanti aku hapusin sajalah... Bisa gawat kalau tiba - tiba memperkhossa aku...
"Terus dia minta tanggung jawab.." ucap Paijo dalam hati.
Tiba - tiba radio HT berbunyi.
"Cegah orang pakai jaket hitam topi merah kaos putih,ada tas di taruh di depan...Dia pencopet,Jangan sampai lolos" suara radio.
"Siap..." suara radio.
"Astaga...Isuk - isuk wes ono copet.." ucap Paijo dalam hati memdengar suara radio yang masih di channel anak buah Bayu yang berada di pasar.
"Siap...." suara radio.
"Pak..." ucap Fitri.
"Iya Fit..." ucap Paijo lalu melihat ke arah Fitri.
" Ada yang kecopetan ya pak di Cafe ini?" ucap Fitri.
"Itu di pasar Fit...Bukan di Cafe ini.." ucap Paijo.
"Ooo...Begitu..." ucap Fitri.
Tak lama kemudian.
"Di sini pintu Barat,Kita sudah berhasil menangkapnya ganti..." suara radio.
"Oke...Tunggu aku...Aku segera kesana..." suara radio.
---***----
Jepang.
Fukushima.
Nampak sukma Bayu berada di pinggir jalan. Ia ingin melihat pria yang di maksud oleh Bimo tadi.
Nampak ada 4 mobil terparkir. Lalu Bayu menghampiri mobil yang terpakir tersebut.
Mobil pertama Bayu tak melihat ada orang di dalam mobil,mobil ke dua terdapat 1 orang wanita duduk di samping kursi supir.
"Ini loh cewek..." ucap Bayu lalu beralih ke mobil ke tiga.
Bayu melihat 2 pria. Ke dua pria itu tak menggunakan masker. Salah satunya sedang memakan cemilan sambil melihat ke arah rumah Kiyoshi yang tertutup pagar tembok.
"Eh....!!!!??? Bayu teringat 2 orang pria yang pernah ia lihat.
"Ini kan orang yang ada di stasiun,lalu salah satu satunya menginap di hotel...
"Mencurigakan..
Bayu keluar dari mobil,lalu ia menghampiri ban mobil. Bayu melihat tutup penthil ban ujungnya bisa membuka penthil ban tersebut.
Bayu membuka lalu mencopot penthil ban mobil itu.
Jheeeeeessss......... ( suara angin keluar)
Salah satu pria keluar dari mobil yang duduk di kursi kemudi. pria itu mendengar suara dari luar yang bergitu nyaring..
Bayu yang melihat pintu itu terbuka lantas melesat untuk melepas kunci tersebut.Bayu berhasil melepas Lalu membuang kunci mobil tersebut.
"Oke....Saatnya memberi tahu ayah..." ucap Bayu.
Bayu melesat kembali ke raganya.
Setelah sukma Bayu kembali ke dalam raganya,ia membuka mata.
"Kamu ngantuk kah Bay?" ucap Daniel.
"Enggak... Aku tinggal dulu..." ucap Bayu lalu berdiri dan meninggalkan kamar tersebut.
Bayu berjalan menyusuri ruangan. Lalu ia bertemu dengan Akihiro yang sedang berjalan berlawanan arah..
"Maaf Paman Akihiro...
Akihiro menghentikan langkahnya
"Apakah paman tahu di mana ayah?" ucap Bayu.
"Ada di sana Bayu san..." ucap Akihiro sambil menunjuk.
"Terima kasih paman..." ucap Bayu.
Bayu berjalan ke arah yang di tunjuk oleh Akihiro.
Setelah berjalan akhirnya Bayu melihat ayah mertuanya sedang berbincang - bincang dengan seorang pria yang belum Bayu kenal.
"#Maaf mengganggu ayah...." ucap Bayu.
Kakashi menoleh ke arah Bayu.
"#Ada apa Bayu chan...?" ucap Kakashi.
Bayu berjalan lalu duduk di samping Kakashi.
Ia memgeluarkan hapenya. Lalu membuka folder foto,lalu mencari foto yang mana di dalam foto itu ada pria yang ada di dalam mobil.
"# Orang ini mengikuti kita...
Bayu memberikan hapenya ke Kakashi. Lalu Kakashi memperhatikan foto tersebut.
"# Saat kami pergi belanja,temanku di tanya oleh pria ini..
"# Kemudian saat hendak berjalan masuk le pintu pagar...
"# Temanku yang bernama Bimo melihat pria yang bertanya pada Bimo masuk ke dalam mobil,dan mobil itu tak jauh dari sini..." ucap Bayu.
Bayu memberi tahu nomor plat kendaraan tersebut.
"#Fujitora....
Kakashi memanggil anak buahnya agak nyaring.
Tak lama kemudian datanglah seorang pria..
Kakshi berdiri lalu memperlihatkan foto yang ada di hape Bayu.
"# Tangkap mata - mata ini hidup - hidup...
"# Dia ada di mobil hitam dengan plat 36 - 49 tak jauh dari rumah ini. Sekarang..." ucap Kakashi.
"#Siaap...." ucap Fijitora lalu pergi.
Kakashi mengembalikan hape Bayu.
"#Kalian jangan ada yang keluar rumah..." ucap Kakashi.
"# Siap ... Bayu tinggal dulu yah.." ucap Bayu lalu pergi meninggalkan ayah mertuanya.
Bayu berjalan menuju kamar temannya.
Setelah sampai di depan pintu kamar,Bayu masuk ke dalam.
"Kalian jangan ada yang keluar rumah...Tetaplah di dalam kamar.." ucap Bayu.
.
¤¤¤¤¤¤¤
Maaf update tipis dulu. Semoga terhibur.