SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
DI MANA BAYU


Bayu dan Fai Long berbelanja.


30 menit mereka berada di pasar.


Nampak 2 orang pria dan wanita celingukan di pasar mencari sosok yang mirip dengan orang di cari,yaitu Bayu.


Pria itu melihat sosok yang mirip dengan Bayu.


" Itu dia..." ucap pria itu sambil menunjuk ke arah pemuda yang mirip Bayu sesuai foto.


Pria itu lantas berlari ke arah orang yang mirip Bayu. Wanitu lantas mengejar rekannya.


Pria itu berhasil menghampiri pria yang mirip dengan Bayu lalu menyentuh pundak orang yang mirip.


" Bayu..." ucap pria itu.


Orang yang di sentuh oleh pria itu menolehkan wajahnya.


Nampak wajah yang menoleh itu giginya tonggos. Mata juling.dan badannya gemuk.


" Kamu siapa?" ucap pria yang yang di sangka Bayu.


" Maaf kami salah salah orang." ucap wanita itu.


Lantas pria yang di sangka Bayu pergi.


" kok beda ya...Dari jauh mirip.." ucap pria itu.


" Kamu mabuk atau apa"


Bayu dan Fai Long melewati mereka,namun terhalang oleh orang lain,sehingga mereka tidak kelihatan.


" Bayu itu tidak gemuk,giginya bagus dan tidak juling.." ucap wanita.


" Ya maaf..." ucap pria.


1 jam kemudian.


Seorang wanita berjilbab dan memakai masker menghampiri mereka. Wanita itu adalah Hana.


Hana datang bersama 5 orang pengawal.


"* Di mana Bayu?" ucap Hana.


" Maaf nyonya...Kami belum menemukannya.." ucap pria.


" *Apa kamu yakin bahwa yang kamu lihat itu adalah Bayu?" ucap Hana menatap wanita itu.


" Yakin nyonya...Wajahnya sama,dan juga tubuhnya juga sama.." ucap wanita itu.


" Sayang....Kamu di mana..." ucap Hana dalam hati mencemaskan keadaan Bayu.


Hana khawatir bila Bayu sakit,tak ada yang merawat,di tambah bila Bayu berada di hutan sendirian.


****


Rumah Fai Long.


Siang hari.


Bayu berada di dalam kamar membaca buku setelah menyelesaikan pekerjaannya di dapur.


Tok...Tok...Tok... pintu kamar Bayu di ketuk.


" Jiang..." suara Ling Ling.


Ling Ling membuka pintu lalu masuk ke dalam dan menghampiri Bayu.


" Kamu sedang apa ?" ucap Ling Ling.


" * Baca buku bi.." ucap Bayu.


Ling Ling menyerahkan sesuatu ke Bayu.


" Ini...Di dalamnya ada kartu untuk handphonemu.." ucap Ling Ling.


Bayu menerima pemberian Ling Ling.


" * Terima kasih bi..." ucap Bayu.


" Kamu bisa memasukkan kartu itu?"


Bayu menggelengkan kepalanya.


" Mana hapemu.." ucap Ling Ling.


Bayu menunjuk ke arah meja.


Ling Ling berjalan ke arah meja,lalu mengambil hape Bayu,lalu berjalan lagi ke arah Bayu kemudian duduk.


" * Berapa harga kartu itu bi..?" ucap Bayu.


" 5 juta..." ucap Ling Ling.


" * Mahal sekali...."


" * Nanti kalau aku ada uang akan aku ganti bi.." ucap Bayu.


Ling Ling mengambil kartu telpon.


" Kamu ini jangan terlalu polos Jiang..."


" Tadi aku hanya bercanda saja..."


Ling Ling memasukkan kartu sim ke hape Bayu.


" Jika ada orang lain yang tahu kamu polos,dan orang itu jahat. Kamu bisa di manfaatin.." ucap Ling Ling.


" *Iya bi... Maaf...Aku benar - benar tidak tahu harga kartu itu.." ucap Bayu.


" Apakah kamu suka membaca..?" ucap Ling Ling.


" * Suka bi..."


"* Dengan membaca,maka bertambah ilmu pengetahuanku.." ucap Bayu.


" Nanti aku akan memberimu buku..Ini uang untukmu." ucap Ling Ling menyerah uang.


"* Terima kasih bi.." ucap Bayu.


Ling Ling berdiri


" Ya sudah... Aku tinggal dulu .."


" Dan ingat...Jangan mudah percaya sama orang yang belum kamu kenal.." ucap Ling Ling.


" * Iya bi..." ucap Bayj.


Ling Ling berjalan keluar lalu menutup pintu kamar.